Rapat Paripurna DPRD Jember Diwarnai Interupsi, Gara-Gara Bupati-Wakil Bupati Tidak Hadir

Jurnalis: Muhammad Hatta
Editor: Muhammad Faizin

15 Mar 2025 13:10

Thumbnail Rapat Paripurna DPRD Jember Diwarnai Interupsi, Gara-Gara Bupati-Wakil Bupati Tidak Hadir
Nur Hasan (tengah), anggota DPRD Jember dari Fraksi PKS yang mempertanyakan ketidakhadiran bupati dan wakil bupati di Paripurna DPRD Jember. (Foto: Atta/ Ketik.co.id)

KETIK, JEMBER – Ada yang menarik dalam Rapat Paripurna Kedua Pandangan Umum Fraksi DPRD Jember. Pembahasan Terhadap Perubahan Kedua Atas Perda Nomor 3 Tahun 2016 Tentang Pembentukan Susunan Perangkat Daerah, Jumat (14/3/2025) malam. 

Saat rapat akan dimulai, diwarnai oleh interupsi yang dilakukan oleh Anggota DPRD Jember Nur Hasan. Ia menyampaikan interupsi itu kepada Pimpinan DPRD Jember.

Menanyakan alasan ketidakhadiran Bupati dan Wakil Bupati Jember Muhammad Fawait-Djoko Susanto dalam rapat paripurna tersebut.

"Mohon izin Ketua, kemana Bupati dan Wakil Bupati. Kok tidak hadir. Rapat Paripurna ini penting, terlebih baru kali ini selama dua periode bupati. Periode sekarang Rapat Paripurna kok tidak dihadiri Bupati-Wakil Bupati. Dimana marwah kita sebagai DPRD Jember?" ujar Nur Hasan dalam rapat.

Baca Juga:
SWI Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS RI, Dorong Sinergi Program Zakat dan Sosial Nasional

Terkait interupsi itu, Ketua DPRD Jember Ahmad Halim menjawab tentang ketidakhadiran Bupati-Wakil Bupati Jember tersebut.

"Bupati tidak dapat hadir dalam rapat dan sudah disampaikan oleh protokol. Kehadirannya diwakilkan oleh Plh. Sekda Jember," ucapnya sambil kemudian meneruskan jalannya Rapat Paripurna. 

Terkait hal ini, Nur Hasan menyayangkan ketidakhadiran Bupati-Wakil Bupati Jember dalam Rapat Paripurna itu.

Menurutnya, dengan ketidakhadirannya dalam Rapat Paripurna. Dinilai menginjak marwah DPRD Jember.

Baca Juga:
DPRD Jember Siapkan Dana Darurat, Warga Mumbulsari Keluhkan Banjir yang Terus Berulang

"Yang pertama, selama dua periode ini, setiap paripurna yang dihadiri oleh bupati atau diwakili oleh wakilnya, atau keduanya, biasanya selalu ada," kata Nur Hasan saat dikonfirmasi sejumlah wartawan usai rapat.

"Namun, anehnya, pada dua periode baru ini, yang ketiga, baru sekarang ini tidak ada. Ini menjadi pertanyaan bagi kami, makanya saya interupsi agar ke depan hal ini tidak terulang lagi," imbuhnya.

Menurut legislator asal PKS itu, meskipun dulu saat Pilkada 2024. Partainya adalah pendukung dan pengusungnya.

"Bupati (saat ini) adalah mitra. Bukan hanya karena kami pendukung, tetapi (sekarang) mitra. Tidak elok bagi kita, ini (DPRD Jember) adalah lembaga yang terhormat, jika terjadi seperti itu. Bupati seharusnya menjadi mitra yang baik dan menjaga hal ini," tegasnya.

"Setiap paripurna, tolong itu dijaga. Intinya, jika besok tidak ada lagi, kita bisa menunda atau tutup saja," tegasnya menambahkan.

Ditanya apakah ketidakhadiran Bupati-Wakil Bupati Jember ini berkaitan dengan santer informasi soal perpecahan diantara keduanya?

"Enggak, enggak, enggak tahu, itu urusan wartawan. Tapi disarankan untuk bisa hadir terkait rapat. Jika tidak hadir, kita bisa menunda sampai bupati bisa hadir di setiap paripurna. Sesuai aturan (diwakilkan) boleh. Cuma, kita juga harus menjaga hubungan baik. Kedua (ini) adalah marwah gedung DPRD yang harus kita jaga. Sederhananya, mitra. Saya adalah partai pendukung, tetapi di sini kita adalah mitra," tandasnya.

Baca Sebelumnya

51 Peserta Surabaya-Malang Ikuti Pesantren Ramadhan Digital Al-Yasmin

Baca Selanjutnya

WALHI Jatim Tolak Penebangan Pohon Demi Proyek Drainase Kota Malang

Tags:

Bupati Jember Gus Fawait Wabup Jember Djoko Susanto DPRD Jember PKS Nur Hasan

Berita lainnya oleh Muhammad Hatta

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

5 April 2026 21:15

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

4 April 2026 11:51

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

4 April 2026 11:25

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

4 April 2026 11:00

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

4 April 2026 10:00

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

4 April 2026 09:05

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar