PDI Perjuangan Jember Tegaskan Larangan Kader Terlibat Bisnis Program MBG

Jurnalis: Muhammad Hatta
Editor: Muhammad Faizin

2 Mar 2026 13:00

Thumbnail PDI Perjuangan Jember Tegaskan Larangan Kader Terlibat Bisnis Program MBG
Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto. (Foto: Atta/Ketik.com)

KETIK, JEMBER – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) Kabupaten Jember memastikan tidak ada kader maupun pengurus partai yang terlibat dalam pengelolaan ataupun pengambilan keuntungan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, menyampaikan bahwa sikap tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai. Seluruh struktur partai di daerah, kata dia, wajib mematuhi kebijakan organisasi dan menjaga integritas dalam pelaksanaan program yang menggunakan anggaran negara.

Ia menegaskan, larangan itu bukan berarti kader atau masyarakat diminta menolak manfaat program MBG. Instruksi DPP, menurutnya, secara tegas mengatur agar kader tidak memanfaatkan program tersebut untuk kepentingan bisnis pribadi.

“Tentu sebagai kader partai, sebagai struktur partai kita tunduk patuh pada instruksi DPP. Yang dimaksud itu bukan sebagai penerima program. Kalau penerima program, tentu ada anggota atau kader yang anaknya sekolah, bukan dalam kapasitas disuruh menolak. Tidak,” ujar Widarto, Minggu, 1 Maret 2026. 

Baca Juga:
Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

Widarto menjelaskan, yang dilarang adalah keterlibatan dalam operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), termasuk memiliki dapur MBG atau menjadi pemasok bahan makanan yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

Menurutnya, program tersebut harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para siswa, tanpa dibayangi kepentingan politik maupun ekonomi dari kader partai.

Seperti diberitakan sebelumnya, DPP PDIP mengeluarkan surat edaran tertanggal 24 Februari 2026 yang melarang seluruh kadernya terlibat dalam bisnis maupun pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Instruksi tersebut diteken oleh Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDIP Komarudin Watubun sebagai bentuk penegasan sikap resmi partai.

Dalam edaran itu, PDIP menegaskan kader, baik yang berada di struktur partai maupun yang duduk di legislatif dan eksekutif, tidak diperkenankan memanfaatkan MBG untuk keuntungan pribadi, termasuk terlibat dalam pengelolaan dapur atau rantai pasok program. Kebijakan tersebut diambil untuk mencegah konflik kepentingan serta menjaga integritas partai dalam mengawal program pemerintah.

Baca Juga:
Buntut Dugaan Keracunan Siswa di Tegalombo, DPRD Pacitan Desak Evaluasi Total MBG

Juru Bicara PDIP Guntur Romli menegaskan kembali bahwa partainya tidak pernah mengizinkan kader berbisnis melalui program MBG. Ia menyebut program tersebut merupakan inisiatif pemerintah yang harus sepenuhnya ditujukan bagi kepentingan masyarakat, bukan sebagai ladang usaha bagi kader partai.

Baca Sebelumnya

Ramadan Jadi Momentum Lawan Tipu Daya Dunia, ini Penjelasan Dr. Oki Setiana Dewi

Baca Selanjutnya

Banyak Keluhan MBG, PDI Perjuangan Jember Minta SPPG yang Tak Patuh Ditutup

Tags:

PDIP Jember Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Makan bergizi gratis Bisnis MBG Widarto Wakil Ketua DPRD Jember Ketua PDIP Jember

Berita lainnya oleh Muhammad Hatta

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

5 April 2026 21:15

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

4 April 2026 11:51

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

4 April 2026 11:25

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

4 April 2026 11:00

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

4 April 2026 10:00

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

4 April 2026 09:05

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar