KETIK, JEMBER – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meminta pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Jember dipercepat. Permintaan itu disampaikan setelah ia meninjau tiga lokasi proyek KNMP, termasuk kawasan Pantai Cemoro Sewu, Puger, yang progres pembangunannya baru mencapai 32,91 persen hingga akhir Oktober 2026.
Dalam kunjungan kerja pada Jumat, 30 Oktober 2026, Sakti meninjau tiga titik pembangunan KNMP, yakni Pantai Paseban di Kecamatan Kencong, Pantai Cemoro Sewu di Kecamatan Puger, serta Pantai Payangan di Kecamatan Ambulu.
Di kawasan Pantai Cemoro Sewu, Desa Pugerkulon, Kecamatan Puger, proyek senilai Rp5,29 miliar tersebut masih dalam tahap pengerjaan pondasi dan tiang. Pembangunan itu berdiri di atas lahan seluas 10.000 meter persegi.
Sakti meminta pelaksana mempercepat pekerjaan agar proyek dapat selesai sesuai target pada akhir November 2026. Ia juga ingin mengetahui kendala yang menyebabkan progres pembangunan belum optimal.
"Saya cek sejauh mana pembangunananya, dan saya minta dipercepat. Apakah ada masalah, karena saya minta akhir November ini sudah selesai," katanya.
Setelah pembangunan fisik rampung, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan melengkapi kawasan tersebut dengan berbagai fasilitas penunjang aktivitas nelayan.
KKP juga mengkaji kemungkinan mengintegrasikan KNMP Pugerkulon dengan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) setempat yang saat ini dikelola Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Sakti menilai keberadaan ribuan kapal nelayan di kawasan Puger perlu didukung fasilitas pelelangan ikan dan infrastruktur yang memadai. Karena itu, KKP akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi jika pengembangan TPI membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah.
"Kita lihat di sini ada ribuan kapal nelayan, terus di sana ada TPI. Nanti kita lihat, apakah TPI itu perlu di-upragde, jika punya Pemda kami akan berkoordinasi dengan Gubernur. Terus juga ada pendangkalan di sini, tentu ini juga perlu perbaikan," ujarnya.
Selain pengembangan TPI, pemerintah turut menyoroti persoalan pendangkalan di kawasan tersebut. Penanganan masalah itu dinilai penting untuk mendukung aktivitas perikanan dan kelancaran kegiatan nelayan.
Kawasan KNMP Pugerkulon nantinya dilengkapi sejumlah fasilitas utama, seperti pabrik es, bengkel kapal, gudang pendingin (cold storage), dan tempat penampungan hasil tangkapan ikan (shelter).
Sakti menyebut pabrik es menjadi salah satu fasilitas prioritas untuk membantu nelayan menjaga kesegaran hasil tangkapan. Pemerintah juga merencanakan penyediaan tempat air minum guna memenuhi kebutuhan nelayan selama beraktivitas.
"Yang utama itu pabrik es, dan juga nantinya ada tempat air minum untuk kebutuhan nelayan," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan kawasan perikanan di daerahnya. Ia berharap kunjungan Menteri Kelautan dan Perikanan tersebut dapat membuka peluang dukungan lebih besar bagi Kabupaten Jember.
"Kami ucapkan terima kasih atas kedatangan Pak Menteri, dan pastinya akan ada banyak bantuan turun untuk Kabupaten Jember," tandasnya. (*)
