KETIK, JEMBER – Masa jabatan Prof. Babun Suharto sebagai Rektor Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember segera berakhir.
Sebab itu, UIN KHAS Jember resmi membuka penjaringan bakal calon rektor untuk masa jabatan 2023-2027 di Gedung Kuliah Terpadu (GKT) lt. 2, Kamis (8/6/2023).
“Jadi hari ini kita launching sekaligus sosialisasi penjaringan bakal calon Rektor UIN KHAS Jember,” ujar Ketua Panitia Penjaringan Bakal Calon Rektor UIN KHAS Jember, Saihan.
Proses pendaftaran bakal calon rektor akan dimulai pada tanggal 26 Juni - 14 Juli 2023. Verifikasi Persyaratan Administrasi akan dilakukan oleh panitia pada 17 Juli 2023.
Baca Juga:
Terobosan Akademik UIN KHAS Jember, Praktisi Hukum Kini Bisa Raih Sarjana lewat Jalur RPLBakal calon rektor yang dinyatakan lolos tahap penjaringan akan diumumkan pada 18 Juli 2023. Selanjutnya berkas akan diserahkan kepada pihak Senat Universitas untuk pemberian pertimbangan kualitatif pada 20 Juli - 8 Agustus 2023.
“Tahapan penjaringan ini berdasarkan pedoman dari Direktorat Jenderal Pendidikan Islam," kata Saihan.
Saihan menuturkan jika dari pihaknya tidak membatasi jumlah dari penjaringan bakal calon rektor. "Yang penting memenuhi persyaratan bakal calon rektor, berdasarkan rekomendasi verifikasi hasil penilaian kualitatif akan dikirim semua yang terjaring," terangnya.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor UIN KHAS Jember Prof. Babun Suharto berharap proses penjaringan bakal calon rektor yang telah dirancang oleh panitia dapat berjalan lancar.
Baca Juga:
Borong Pengakuan Negara! Seluruh Prodi Syariah UIN KHAS Jember Jadi Tujuan BIB-LPDP 2026"Kita harapkan persyaratan-persyaratan itu tidak keluar dari ketentuan yang ada," ucap Prof. Babun.
Meski masa jabatannya telah berakhir, Prof Babun mengaku akan tetap mengabdi di UIN KHAS Jember. Siapapun yang akan menggantikan jabatannya sebagai Rektor ini diharapkan dapat membawa perubahan yang lebih baik.
"Sebagai dosen sampai hari ini saya tetap berkhidmat di kampus UIN KHAS Jember. Karena saya lahir di sini. Tentunya UIN KHAS menjadi tempat mengabdi saya,” tandasnya.(*)