KETIK, JEMBER – Pemerintah Kabupaten Jember memastikan pencairan Beasiswa Cinta Bergema kembali dilakukan pada akhir April 2026. Program ini menyasar ribuan mahasiswa penerima angkatan 2025 yang telah memenuhi persyaratan administrasi.
Bupati Jember, Muhammad Fawait, menegaskan bahwa pencairan tahap ini diperuntukkan bagi mahasiswa penerima beasiswa tahun 2025. Ia menyampaikan hal tersebut saat menghadiri kegiatan Pro Gus’e di RSD Balung, Senin, 27 April 2026.
"Maka beasiswa yang akan dicairkan ini adalah beasiswa untuk penerima beasiswa angkatan tahun 2025," kata dia.
Berdasarkan laporan dari Dinas Pendidikan Jember, sebanyak 6.024 mahasiswa dari total 7.037 penerima telah memenuhi syarat dan siap menerima pencairan dana. Pemerintah daerah menunda pencairan bagi sebagian mahasiswa yang masih belum melengkapi administrasi.
"Ada beberapa (mahasiswa) yang belum menyelesaikan administrasi. Jadi, bagi yang sudah yang melengkapi persyaratan, insyaallah akan segera dicairkan minggu ini," ungkapnya.
Pemkab Jember memberikan tenggat waktu hingga 8 Mei 2026 bagi penerima yang belum melengkapi berkas. Sementara itu, bantuan biaya hidup (living cost) ditargetkan mulai disalurkan paling lambat pada akhir Mei 2026.
Selain itu, pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp75 miliar untuk program Beasiswa Cinta Bergema tahun 2026. Namun, proses pendaftaran baru akan dibuka setelah seluruh tahapan penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi selesai.
"Beasiswa angkatan 2026 akan kita buka nanti setelah pembukaan pendaftaran mahasiswa baru di kampus-kampus selesai," tuturnya.
Ia menjelaskan, penundaan pembukaan pendaftaran bertujuan memberi kesempatan yang adil bagi calon mahasiswa yang masih mengikuti proses seleksi perguruan tinggi. Dengan demikian, seluruh calon penerima memiliki peluang yang sama untuk mengakses program beasiswa tersebut.
