Tim Cyber Unej Gagalkan Sindikat Perjokian Ujian TOEFL Berbasis Teknologi

Jurnalis: Muhammad Hatta
Editor: Muhammad Faizin

18 Okt 2025 08:45

Headline

Thumbnail Tim Cyber Unej Gagalkan Sindikat Perjokian Ujian TOEFL Berbasis Teknologi
Tim UPA TIK Unej melakukan investigasi kepada terduga anggota sindikat joki berbasis teknologi untuk ujian TOEFL . (Foto: Istimewa/ Humas Unej)

KETIK, JEMBER – Universitas Jember (Unej) menegaskan pihaknya akan menjaga integritas akademik dan mencegah kecurangan berbasis teknologi. Menurut Kepala Unit Penunjang Akademik Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPA TIK) Unej, Prof. Bayu Taruna Widjaja Putra, sistem keamanan digital yang dibuat kampus tersebut bekerja efektif untuk mencegah kecurangan.

UPA TIK juga berkomitmen memperkuat perlindungan data dan keamanan siber agar setiap proses akademik tetap bersih, adil, dan terpercaya.

Pernyataan itu disampaikan UPA TIK menyusul keberhasilan mereka membongkar praktik perjokian berbasis teknologi.

Sebelumnya, Tim Cyber yang dibentuk UPA TIK Unej berhasil menggagalkan praktik perjokian yang berlangsung di Unit Pelaksana Akademik (UPA) Bahasa pada Kamis sore (16/10/2025).

Baca Juga:
Mahasiswa UNEJ Ciptakan Insinerator Pengolah Sampah Jadi Listrik, Solusi Limbah dan Energi Terbarukan

Tim Cyber melakukan operasi tangkap tangan dengan membekuk empat orang anggota sindikat joki yang sedang beroperasi. Mereka terdiri atas dua mahasiswa aktif dan dua alumni.

“Dari hasil pemeriksaan sistem, kami menemukan aktivitas jaringan yang mencurigakan. Setelah ditelusuri, ternyata komputer ujian diakses secara jarak jauh oleh pihak luar menggunakan akun mahasiswa yang menggunakan jasa joki,” tutur Bayu pada Sabtu, 18 Oktober 2025.

Teknologi yang digunakan sindikat joki tersebut terbilang canggih karena bisa mengendalikan kompter yang digunakan peserta joki dari jarak jauh. Namun, kecanggihan tersebut masih bisa ditandingi dan diatasi oleh Tim Cyber UPA TIK Unej.

Sindikat joki tersebut bekerja pada tes Computer Based English Profisiency Test (CBEPT) yang digelar Unej. Dalam tes tersebut, pengguna jasa joki tetap mengikuti tes seperti biasa di ruang komputer yang disediakan kampus Unej. Namun, pada komputer pengguna jasa joki, diam-diam terhubung secara remote ke komputer dari sindikat joki. Sehingga pengguna jasa joki bisa terbantu dari jarak jauh. 

Baca Juga:
Viral Kasus Bullying Siswa di Jember, Akademisi Soroti Bahaya Normalisasi Kekerasan Remaja

Begitu menemukan anomali pada sistem keamanan internal, Tim Cyber langsung menelusuri lokasi sumber trafik yang tidak wajar. “Dari hasil pelacakan itu, kami mendapati para pelaku sedang beraksi di dalam laboratorium ujian,” ujar pria yang juga guru besar Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Unej.

Usai para pelaku sindikat joki diamankan, UPA TIK segera berkoordinasi dengan pimpinan universitas untuk melakukan investigasi internal. Dalam pemeriksaan, para terduga pelaku mengaku terlibat dalam praktik tersebut dan bahkan menyebut beberapa mahasiswa lain sebagai pengguna jasa joki.

“Kami tidak akan menoleransi tindakan yang merusak integritas akademik Universitas Jember. Baik pelaku maupun pengguna jasa joki akan dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Bayu.

Ia menegaskan, UPA TIK sudah mengantongi nama-nama mahasiswa yang menggunakan jasa joki. Kasus ini kini ditangani Tim Etik Universitas untuk proses sanksi lebih lanjut.

Bayu menambahkan, insiden ini menjadi peringatan penting bagi pihaknya untuk memperkuat sistem keamanan siber kampus. “Tahun lalu kami juga membongkar kasus serupa pada pelaksanaan UTBK-SNBT. Sejak saat itu, kami terus meningkatkan sistem deteksi dini terhadap aktivitas digital mencurigakan,” jelasnya.

Ia juga memastikan isu kebocoran data mahasiswa yang sempat beredar di media sosial telah ditangani dengan forensik digital dan langkah mitigasi yang ketat.

Dalam kesempatan itu, Bayu mengimbau seluruh sivitas akademika Unej agar berhati-hati dalam membagikan data pribadi di platform digital.

“Banyak kebocoran data terjadi karena penggunaan aplikasi ilegal, seperti judi online, pinjol ilegal, atau tautan media sosial yang tidak jelas sumbernya. Jangan mudah tergoda dengan tawaran instan yang berpotensi melanggar hukum,” pesannya.

Salah satu mahasiswa pengguna jasa joki yang berinisial MT, mengaku terlibat karena tergiur sistem pembayaran yang dianggap mudah dan harga terjangkau. Namun, ia kini menyesali keputusan tersebut.

“Tarifnya bervariasi, antara lima puluh hingga dua ratus ribu rupiah. Pembayaran baru dilakukan kalau hasil ujian dinyatakan lulus,” ujarnya dengan nada menyesal. (*)

Baca Sebelumnya

Bela Kiai dan Pesantren, Ribuan Santri Gelar Aksi Damai Jumat Putih di Polres Malang

Baca Selanjutnya

Desa Sumberdem Kabupaten Malang Lolos 30 Besar Nasional WIA 2025, Disparbud Yakin Juara

Tags:

Jember Universitas Jember Unej Sindikat joki tes TOEFL berbasis teknologi integritas akademik

Berita lainnya oleh Muhammad Hatta

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

5 April 2026 21:15

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

4 April 2026 11:51

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

4 April 2026 11:25

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

4 April 2026 11:00

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

4 April 2026 10:00

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

4 April 2026 09:05

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar