Dua Warga Jember Diduga Korban TPPO di Kamboja, Kadisnaker: Mereka Berangkat Tidak Prosedural

Jurnalis: Muhammad Hatta
Editor: Muhammad Faizin

11 Apr 2025 18:18

Thumbnail Dua Warga Jember Diduga Korban TPPO di Kamboja, Kadisnaker: Mereka Berangkat Tidak Prosedural
Kepala Disnaker Jember, Suprihandoko. (Atta/ Ketik.co.id)

KETIK, JEMBER – Kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja, diduga dialami oleh dua orang warga Jember yang juga masih punya hubungan saudara kandung. Yakni Balqis Safira Nur Firdausi (23) dan Thariq Wachid Ismail (27). 

Saat ini kedua warga asal Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jember itu, dalam proses penanganan.

Terkait kejadian ini, Kepala Disnaker Jember, Suprihandoko mengaku sudah melakukan penanganan untuk upaya pemulangan para korban dari Kamboja ke Indonesia.

"Terkait Balqis dan Thorik ini, begitu viral masuk di mana-mana, kita langsung menugaskan staf untuk jemput pulang, kita datangi orang tuanya, kita minta keterangan secara resmi kronologisnya seperti apa," kata Suprihandoko saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Jumat (11/4/2025). 

Baca Juga:
Target Nol Kemiskinan Ekstrem 2029, Bupati Jember Dorong Optimalisasi Hutan Sosial

"Dan tepatnya di hari libur pada waktu itu, tanggal 5 April, kita sudah langsung tuangkan dalam surat resmi untuk kita kirim kepada pos perlindungan, pos pelayanan perlindungan PMI di Banyuwangi. Tentunya, tembusannya sudah pada Bapak Bupati sebagai laporan pada camat setempat, kepada Disnakertrans Provinsi Jawa Timur, PTP2TKI, yang tentunya nanti proses perpulangannya itu nanti pasti kita akan koordinasi dengan PTP2TKI," sambungnya menjelaskan.

Dengan upaya ini, kata Suprihandoko, diharapkan dua korban tersebut dapat segera dipulangkan ke Jember, Jawa Timur, Indonesia.

"Itu semuanya sudah oke, saya kira tidak ada kendala, mudah-mudahan orang tuanya, keluarganya juga semua bisa tenang. Karena tidak bisa kita memulangkan PMI, apalagi bermasalah itu dengan tiba-tiba, pasti prosedur harus kita lalui seperti itu," ucapnya.

Terkait adanya proses yang harus dilalui, lanjutnya, sebagai upaya pemulangan korban dari Kamboja ke Indonesia.

Baca Juga:
2 Kali Kalah, Langkah Brunei Darussalam Semakin Berat di ASEAN U-17 Boys Championship 2026

Suprihandoko mengungkapkan jika kedua korban tersebut terungkap berangkat ke Kamboja secara tidak prosedural alias ilegal.

"Artinya yang bersangkutan ini memang keberangkatan tidak mendaftar ke Disnaker, sama sekali tidak ada goresan atau registrasi di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Jember," ungkapnya.

"Sehingga bisa dipastikan bahwa mereka berangkat adalah tidak prosedural. Oleh karena itu, ini menjadi pelajaran yang berharga bagi kita semua," imbuhnya.

Terkait kejadian ini, lebih jauh mantan Kepala DP3AKB Jember ini menyampaikan, untuk para calon tenaga kerja Indonesia (TKI) yang akan bekerja ke luar negeri. Harus melalui mekanisme legal dan sesuai aturan.

"Harapan kami bahwa setiap yang mau ke luar negeri, pastikan berangkat secara prosedural. Pastikan memiliki kompetensi sesuai dengan standar yang sudah dilakukan, bersertifikat BNSP, kemudian ada job pekerjaan, jangan spekulasi, dan kelengkapan persyaratan harus semua dipenuhi dengan lengkap," tegasnya.

"Sehingga tidak menjadi pendatang haram di negara orang. Maka akan berjuang sebagai pekerja migran yang terhormat di negara lain," imbuhnya.

Lebih lanjut Suprihandoko menambahkan, sampai hari ini pihaknya terus memantau proses pemulangan dua warga asal Jember itu ke Indonesia.

"Sampai hari ini, informasi terakhir. Saya dapatkan bahwa mereka sudah ada di KBRI (Kamboja). Jadi, di sana tentunya akan mendapatkan fasilitas-fasilitas bagaimana PMI-PMI yang lain, yang bermasalah di luar negeri," tuturnya. (*)

Baca Sebelumnya

Warga Grujugan Lor Bondowoso Polisikan Tetangganya Setelah Cekcok Berujung Dibogem

Baca Selanjutnya

Meresahkan Warga, Polsek Marbau Labura Sisir Dua Lokasi Sarang Narkoba

Tags:

Kepala Disnaker Jember Suprihandoko TPPO perdagangan orang Kamboja Jember SBMI judol sindikat Kadisnaker

Berita lainnya oleh Muhammad Hatta

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

5 April 2026 21:15

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

4 April 2026 11:51

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

4 April 2026 11:25

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

4 April 2026 11:00

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

4 April 2026 10:00

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

4 April 2026 09:05

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H