Mabuk Miras Saat Bulan Ramadan, Pria di Jember Tewas

Jurnalis: Muhammad Hatta
Editor: Muhammad Faizin

27 Mar 2025 10:48

Thumbnail Mabuk Miras Saat Bulan Ramadan, Pria di Jember Tewas
Polisi bersama perangkat desa saat meminta keterangan dari para saksi. (Istimewa)

KETIK, JEMBER – Pria berinisial AG (41) asal Dusun Suling, Desa Bagon, Kecamatan Puger, Jember, tewas diduga akibat mabuk minuman keras (miras). Ia meninggal dunia pada Selasa, 25 Maret 2025, kemarin, tepat di malam ke 25 bulan Ramadan 1446 Hijriah.

Namun, penyebab kematian korban akibat miras, tidak diterima begitu saja oleh pihak keluarga. Istri korban meminta polisi untuk melakukan proses autopsi. Pasalnya pihak keluarga menduga, ada kejanggalan terkait penyebab meninggalnya korban.

Kanit Reskrim Polsek Gumukmas, Aiptu Sugianto membenarkan adanya kematian korban diduga akibat mabuk miras.

"Benar adanya korban meninggal diduga akibat menenggak miras. Kejadiannya Selasa kemarin, sekitar pukul 18.30 WIB," kata Sugianto saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, pada Kamis, 27 Maret 2025. 

Baca Juga:
Target Nol Kemiskinan Ekstrem 2029, Bupati Jember Dorong Optimalisasi Hutan Sosial

Kronologi peristiwa tersebut, lanjut Sugianto, bermula saat korban pada hari kejadian sekitar pukul 16:00 WIB pergi ke warung nasi milik seorang perempuan berinisial NS (25), warga Dusun Sumbersari, Desa Mayangan, Kecamatan Gumukmas, Jember.

Saat itu, korban hendak mengembalikan termos dan membawa semangka empat buah untuk diserahkan kepada NS.

"Saat di warung itu, korban makan bakso. Sekitar pukul 17.00 WIB, korban mengajak saksi NS ke belakang rumah pria berinisial AR. Di sana korban bersama NS dan AR, juga bersama saksi lainnya perempuan berinisial SH, dan pria berinisial IW, melakukan pesta miras dengan minum 3 botol anggur merah," ulasnya.

Dari mabuk miras itu, lanjutnya, diketahui menyisakan setengah botol miras. Korban minta dibelikan sate oleh NS. 

Baca Juga:
Viral Kasus Bullying Siswa di Jember, Akademisi Soroti Bahaya Normalisasi Kekerasan Remaja

"Saat membeli sate itu, korban tertidur. Saat saksi NS datang dengan (makanan) sate. Korban yang tertidur dibangunkan oleh NS. Diketahui tidak bangun, korban meninggal," ucapnya.

Terkait kejadian ini, lebih lanjut kata Sugianto, korban menjalani proses pemeriksaan medis. 

"Korban menurut informasi yang kita dapat, memang punya riwayat sakit lambung," ucapnya.

Dari kejadian ini, Sugianto menambahkan, pihak keluarga korban yang disampaikan oleh istrinya berinisial SM (39). Meminta polisi untuk melakukan proses autopsi kepada korban, guna mengetahui penyebab pasti kematian.

"Selanjutnya yang kami lakukan untuk ungkap jelas penyebab korban meninggal. Sampel darah dan bekas miras (dibawa) ke Polda Jatim untuk keperluan forensik. Jenazah korban berada di kamar mayat RSD dr. Soebandi untuk proses autopsi," kata Sugianto.

Sementara itu, Kepala Desa Mayangan Sunoto juga membenarkan adanya kejadian pria meninggal setelah menenggak miras.

"Kejadiannya Selasa kemarin, ada kasus miras dan korbannya meninggal," ucap Sunoto singkat. (*)

Baca Sebelumnya

Ioniq 5 Limited Edition, Perpaduan Elegan Teknologi Canggih dan Kearifan Lokal

Baca Selanjutnya

Rupiah Sentuh Rp16.600 per Dolar AS, BI Pastikan Ekonomi Indonesia Kuat

Tags:

Jember mabuk miras tewas Kanit Reskrim Polsek Gumukmas Aiptu Sugianto

Berita lainnya oleh Muhammad Hatta

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

5 April 2026 21:15

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

4 April 2026 11:51

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

4 April 2026 11:25

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

4 April 2026 11:00

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

4 April 2026 10:00

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

4 April 2026 09:05

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar