Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

Jurnalis: Fenna Nurul
Editor: Muhammad Faizin

2 Des 2024 15:34

Thumbnail Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej
Seremoni peluncuran Zona KHAS di FEB Unej, sebagai upaya pengembangan ekosistem halal. (Foto: Fenna)

KETIK, JEMBER – Upaya pengembangan ekosistem halal terus diwujudkan, salah satunya melalui Zona Kuliner Halal Aman dan Sehat (Zona KHAS) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unej yang diluncurkan pada Senin, 2 Desember 2024. 

Zona KHAS FEB Unej ini merupakan hasil kolaborasi dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember, Universitas Jember (Unej) dan Pemkab Jember. 

Zona KHAS ini menjadi salah satu ikhtiar untuk mewujudkan kota yang ramah muslim dan terjamin kehalalan kulinernya.

Berdasarkan dari data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) per Juni 2024, Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbesar kedua, yakni mencapai 87,06 persen atau 245,93 juta jiwa.

Baca Juga:
Lanjutkan Pertumbuhan Ekonomi Jatim, Gubernur Khofifah Ungkap Berbagai Hal Strategis Hadapi Dinamika Global

"Sehingga ini peluang besar bagi negara kita untuk menjadi pemain utama dalam sektor industri halal untuk sekaligus menjadi tantangan dalam pengembangan produk halal untuk memenuhi permintaan domestik maupun global terhadap produk halal yang terus meningkat," ujar Kepala KPwBI Jember, Gunawan.

Pengembangan Zona KHAS ini juga memiliki urgensi untuk dikembangkan, berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH). 

Dalam aturan tersebut, seluruh produk yang masuk dan beredar wajib bersertifikat halal, sebagai bentuk perlindungan hak konsumen. 

"Jadi konsumen ini berhak dilindungi melalui pengamalan standar halal, aman dan sehat, sehingga kami melakukan pemetaan dan identifikasi di 16 lokasi," lanjut Gunawan.

Baca Juga:
Lolos SNBP 2026, Siswi SMK Surabaya Pilih Ilmu Hukum demi Cita-cita Jadi Wartawan

Setelah meluncurkan di FEB Unej, KPwBI Jember akan terus mengembangkan program serupa di institusi lain. Saat ini, KPwBI Jember terus masuk ke pesantren, lembaga pendidikan, pusat kuliner dan pusat pembelanjaan yang potensial untuk pembentukan Zona KHAS di lima kabupaten di wilayah kerja KPwBI Jember.

Sebagai informasi, Zona KHAS di FEB Unej merupakan kantin pertama di Jember. Namun menjadi kantin Zona KHAS ke-23 secara nasional serta ke-5 di Jawa Timur. 

Pengembangan Zona Kuliner Halal Aman dan Sehat ini mendapat dukungan penuh dari Pemkab Jember. Menurut Bupati Jember Hendy Siswanto, saat ini di wilayahnya terdapat sekitar 632 ribu UMKM yang tercatat. Jumlah ini menjadi yang terbanyak di Provinsi Jawa Timur. Dari jumlah tersebut yang tercatat aktif sekitar 423 ribuan.

“Saya targetkan dalam lima tahun ke depan Jember menjadi Kabupaten Halal. Selama kami memimpin Jember, kurang lebih 3,5 tahun kami telah membuat sekitar 11 ribu sertifikat halal,” ujar Hendy.

Hendy mengakui, pengurusan sertifikat halal memang butuh biaya yang tidak sedikit. Hal ini juga menjadi keluhan tersendiri dari para pelaku UMKM.

"Karena itu, kita terus mendorong pemangku kepentingan terkait untuk kitanya dapat membantu dan mendorong UMKM agar bisa mengantongi sertifikat halal. Ini penting juga untuk membantu pengembangan bisnis mereka," pungkas Hendy. (*)

Baca Sebelumnya

Mendag Budi Santoso Targetkan Ekspor Produk UMKM Naik 7,1% pada 2025

Baca Selanjutnya

Pilkades Serentak 2026: Ini Daftar Desa di Pacitan yang Bakal Terlibat

Tags:

KPwBI Jember Bank Indonesia Pemkab Jember Universitas Jember FEB Unej Zona KHAS ekosistem halal

Berita lainnya oleh Fenna Nurul

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

17 Desember 2024 08:46

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

2 Desember 2024 15:34

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

13 November 2024 14:56

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

10 November 2024 06:30

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

9 November 2024 18:04

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

30 Oktober 2024 08:02

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar