Tanggulangi Stunting, GenBI Jember Kampanyekan Kesehatan Gizi Ibu dan Anak

Jurnalis: Fenna Nurul
Editor: Marno

3 Sep 2023 11:57

Thumbnail Tanggulangi Stunting, GenBI Jember Kampanyekan Kesehatan Gizi Ibu dan Anak
Demonstrasi masak pengolahan produk makanan bergizi dengan bahan dasar tempe (2/9/2023) (Foto: GenBI Jember)

KETIK, JEMBER – Kesehatan gizi ibu dan anak merupakan faktor utama terjadinya stunting. Angka stunting di Kabupaten Jember masih cukup tinggi. Hal tersebut mendorong Komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI) Jember melakukan sosialisasi kesehatan gizi.

Program GenBI Sitazi (Sosialisasi Kesehatan Gizi Ibu dan Anak) menyasar warga Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk. Berdasarkan data di Puskesmas Jelbuk, angka stunting di desa tersebut tergolong tinggi sehingga memerlukan perhatian yang lebih.

Kegiatan sosialisasi digelar dalam dua sesi, yaitu pada 29 Agustus dan 2 September 2023. Dalam sosialisasi ini GenBI menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Jember dan diikuti oleh puluhan ibu rumah tangga.

Foto Foto bersama GenBI Jember dan peserta Sosialisasi Kesehatan Gizi Ibu dan Anak di Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk (2/9/2023) (Foto: GenBI Jember)Foto bersama GenBI Jember dan peserta Sosialisasi Kesehatan Gizi Ibu dan Anak di Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk (2/9/2023) (Foto: GenBI Jember)

Baca Juga:
Target Nol Kemiskinan Ekstrem 2029, Bupati Jember Dorong Optimalisasi Hutan Sosial

Ketua Umum GenBI Jember, Reza Maulana, mengatakan sosialisasi ini merupakan fokus divisi yang bergerak di bidang kesehatan. “Divisi GenBI Healthy Care, program kerja yang dicanangkan oleh Bank Indonesia dan Pemkab untuk mewujudkan Jember bebas stunting,” ujarnya.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan mampu diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari oleh para masyarakat desa. “Imbasnya para ibu dapat memberikan asupan gizi yang baik, sehingga anak bisa tumbuh dengan optimal,” sambungnya.

Sementara, Kepala Bagian Kesehatan Masyarakat (Kabag Kesmas), Dwi Handasari, mengatakan permasalahan gizi yang dihadapi di Jember mulai bergeser dari awalnya kekurangan gizi kronis atau yang dikenal busung lapar. 

“Busung lapar pendeteksian masalah dari berat badan berdasarkan umur. Namun, fokus penanganan kali ini lebih ke stunting yang dilihat dari tinggi badan anak berdasarkan umur,” jelas Dwi.

Baca Juga:
Simulasi Rutin Pencegahan Kebakaran di Kejari Lebak, Damkar: Sangat Penting

Sosialisasi diawali dengan deteksi dini stunting dengan pemeriksaan ibu dan balita yang meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, dan pengecekan TBC.

“Hasil pemeriksaan dapat jadikan sebagai bahan pertimbangan untuk kegiatan selanjutnya dengan memberikan pendampingan secara berkala kepada peserta yang terindikasi stunting,” lanjut Dwi.

Tidak hanya sosialisasi kesehatan gizi saja, GenBI Jember mengajak kader posyandu dan ibu-ibu mempraktekan pengolahan produk makanan bergizi dengan bahan dasar tempe guna mendukung tumbuh kembang balita.

Makanan dengan bahan dasar tempe dipilih karena harganya yang ekonomis serta kandungan gizi yang cukup tinggi. Tempe diolah menjadi beberapa olahan makanan seperti nugget tempe, sosis tempe, dan olahan yang lain.

Lilik, perwakilan Pemdes Panduman, menyampaikan apresiasi kepada GenBI berkontribusi dalam pencegahan stunting di desanya. “Terimakasih teman-teman GenBI sudah mau membagi ilmunya. Harapannya masyarakat bisa memahami cara pengolahan makanan bergizi untuk balita,” ungkapnya.(*)

Baca Sebelumnya

Tengok Kemeriahan Jambore CB Jawa Timur 2023 di Kabupaten Pacitan

Baca Selanjutnya

Ze Valente Selamatkan Persebaya dari Hasil Imbang

Tags:

GenBI Jember cegah stunting Sosialisasi Kesehatan Gizi Ibu dan Anak Jember Desa Panduman Dinas Kesehatan

Berita lainnya oleh Fenna Nurul

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

17 Desember 2024 08:46

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

2 Desember 2024 15:34

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

13 November 2024 14:56

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

10 November 2024 06:30

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

9 November 2024 18:04

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

30 Oktober 2024 08:02

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar