Kejar Target Nasional Penurunan Angka Stunting 2024, Ini Strategi Pemkab Jember

Jurnalis: Fenna Nurul
Editor: Muhammad Faizin

27 Okt 2023 14:16

Thumbnail Kejar Target Nasional Penurunan Angka Stunting 2024, Ini Strategi Pemkab Jember
Kepala Dinkes Jember Hendro Soelistijono (27/10/2023) (Foto: Fenna/Ketik.co.id)

KETIK, JEMBER – Target penurunan prevalensi stunting ke angka 14 persen di tahun 2024 terus dikejar oleh Pemkab Jember. 

Dalam Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, Jember menempati urutan pertama di Jawa Timur dalam prevalensi balita stunting. Yakni, mencapai 34,9 persen atau sekitar 35.000 balita.

Meskipun berbeda dengan hasil timbang yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) pada Februari 2023, tetapi pihak Dinkes Jember sepakat hasil survey SSGI menjadi acuan perencanaan penuntasan stunting.

Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, berbagai upaya dilakukan. Salah satunya dengan program edukasi hingga kualitas intervensi kepada para tenaga kesehatan.

Baca Juga:
Viral Kasus Bullying Siswa di Jember, Akademisi Soroti Bahaya Normalisasi Kekerasan Remaja

Kepala Dinkes Jember Hendro Soelistijono mengatakan program edukasi dan intervensi stunting diikuti 1.700 bidan wilayah Sekar Kijang. Meliputi Kabupaten Jember, Situbondo, Bondowoso, Banyuwangi dan Lumajang.

“Hal ini sangat penting untuk dilakukan, karena selain memberi pelatihan pada para bidan, kegiatan ini juga untuk merencanakan program strategi nasional target penurunan stunting 14 persen pada 2024 mendatang bisa tercapai,” katanya di ruang Convention Hall kampus Universitas dr. Soebandi Jember, Jumat (27/10/2023).

Pada kegiatan ini para bidan akan dilatih cara memberikan intervensi terhadap balita selama 1.000 hari kehidupan. Masa tersebut menjadi krusial mengingat 6,3 persen balita mengalami stunting atau sekitar 9.800 populasi berdasarkan data Agustus 2023.

“Mulai dari kehamilan selama 9 bulan sampai usia 20 bulan balita,” papar mantan Direktur RSD dr. Soebandi itu.

Baca Juga:
Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Tidak hanya itu, Dinkes pun meminta kepada seluruh ASN setempat untuk turut aktif memberikan pendampingan kepada masyarakat yang berpotensi mengalami stunting.

“Kita akan bagi habis semua stunting bahkan siklus hidup. Mulai ibu beresiko tinggi, bayi stunting wajib ada pendampingan,” tutup Hendro.(*)

Baca Sebelumnya

Perum Perhutani KPH Blitar - LMDH Sepakati Pengelolaan Hutan Sosial, Ladang Tebu Liar Harus Dihentikan

Baca Selanjutnya

Allahu Akbar! Mekkah Diguyur Hujan Lebat

Tags:

Penurunan stunting Jember tertinggi se-Jatim Dinkes Jember pendampingan ASN intervensi balita Edukasi Pemkab Jember

Berita lainnya oleh Fenna Nurul

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

17 Desember 2024 08:46

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

2 Desember 2024 15:34

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

13 November 2024 14:56

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

10 November 2024 06:30

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

9 November 2024 18:04

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

30 Oktober 2024 08:02

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar