Kehilangan Ayah Picu Gangguan Psikis Remaja di Jember hingga Sempat Dipasung

Jurnalis: Muhammad Hatta
Editor: Muhammad Faizin

3 Apr 2026 10:00

Thumbnail Kehilangan Ayah Picu Gangguan Psikis Remaja di Jember hingga Sempat Dipasung
AR saat akan dievakuasi oleh petugas Dinsos Jatim untuk mendapatkan pengobatan medis di RSJ Lawang. (Foto: Atta/Ketik.com)

KETIK, JEMBER – Kehilangan sosok ayah menjadi titik balik memburuknya kondisi kejiwaan seorang remaja berinisial AR (16), warga Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember. Peristiwa duka tersebut memicu gangguan emosional yang berujung pada perilaku agresif.

Kondisi psikologis remaja itu dilaporkan sempat stabil setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang. Perbaikan tersebut terlihat dalam beberapa hari setelah ia kembali ke rumah.

Kepala UPT Liposos Dinas Sosial Jember, Roni Effendi, menjelaskan bahwa kedekatan emosional antara AR dan ayahnya sangat kuat sehingga berdampak besar terhadap kondisi mentalnya.

Ia menyampaikan bahwa AR menjadi emosional, mudah marah, dan bahkan sempat melakukan tindakan agresif seperti mencekik ibunya setelah mengingat ayahnya yang telah meninggal dunia.

Baca Juga:
Dinsos Tawarkan Rehabilitasi RSBL, Ini Mekanisme Penanganan ODGJ Tanpa Pemasungan

"Keluarga kemudian menghadapi tekanan psikologis dan rasa takut akibat perubahan perilaku tersebut. Kekhawatiran akan potensi tindakan berbahaya mendorong keluarga mengambil langkah pengamanan yakni dengan cara dipasung," papar Roni, saat dikonfirmasi Jumat, 3 April 2026. 

Langkah pemasungan akhirnya dilakukan oleh keluarga sebagai bentuk perlindungan, meskipun tindakan tersebut bukan solusi yang tepat dalam penanganan gangguan jiwa.

Roni menilai bahwa kondisi ini menunjukkan pentingnya pemahaman keluarga terhadap penanganan gangguan psikotik, terutama dalam situasi emosional yang berat seperti kehilangan anggota keluarga.

"Di sini peran keluarga sangat krusial dalam proses pemulihan pasien, termasuk memberikan dukungan emosional dan memastikan keberlanjutan pengobatan," paparnya. 

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa aspek psikologis, terutama trauma kehilangan, dapat menjadi pemicu serius bagi pasien dengan riwayat gangguan jiwa.

Kasus ini tidak hanya menyangkut faktor keluarga, tetapi juga membuka persoalan lebih luas terkait sistem penanganan dan minimnya pemahaman masyarakat terhadap pasien gangguan jiwa. 

Baca Sebelumnya

Camat Asembagus, Sosialisasi Prapenyaluran Bantuan Kerohiman Tahap Akhir

Baca Selanjutnya

MRP se-Tanah Papua Laporkan Senator Paul Vinsen Mayor ke Dewan Kehormatan DPD RI

Tags:

trauma kehilangan orang tua ODGJ Jember gangguan psikis remaja kesehatan mental keluarga penyebab ODGJ kambuh remaja jember dipasung

Berita lainnya oleh Muhammad Hatta

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

5 April 2026 21:15

Kebakaran di Permukiman Padat Jember, 3 Rumah Terdampak, Kerugian Capai Rp100 Juta

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

4 April 2026 11:51

Video Percikan Api Lokomotif Viral di TikTok, KAI Pastikan Bukan Kebakaran

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

4 April 2026 11:25

Diduga Terpeleset Saat Menimba Air, Perempuan di Puger Jember Tewas Tercebur Sumur

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

4 April 2026 11:00

Terungkap, Dugaan Bullying Siswa SMA di Jember Dipicu Voice Note dan Konflik Lama

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

4 April 2026 10:00

Korban Bullying di Jember Alami Trauma, Dinsos Libatkan Psikolog

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

4 April 2026 09:05

Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar