Alokasi Pupuk Subsidi Turun Drastis, Petani Jember: Kado Pahit 2024

Jurnalis: Fenna Nurul
Editor: Mustopa

2 Jan 2024 12:32

Thumbnail Alokasi Pupuk Subsidi Turun Drastis, Petani Jember: Kado Pahit 2024
Sejumlah petani panen gabah di kawasan sawah Kecamatan Ajung, Jember (Foto: Fenna/Ketik.co.id)

KETIK, JEMBER – Kabar tidak menyenangkan diterima petani Jember menyambut tahun baru 2024. Pemerintah mengurangi alokasi pupuk bersubsidi bagi petani hingga 50 persen.

Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian nomor 744 yang dikeluarkan pada Rabu, 20 Desember 2023 lalu, alokasi pupuk subsidi Jatim jenis Urea sebanyak 574.374 ton dan NPK sebanyak 389.357 ton. 

Sedangkan pengajuan yang diusulkan sesuai dosis anjuran melalui E-Alokasi kebutuhan pupuk subsidi Jawa Timur kurang lebih Urea sebanyak 1,2 juta ton dan NPK sebanyak 1,3 juta ton.

Ketua Asosiasi Petani Pangan indonesia (APPI) Jawa Timur, Jumantoro menyesalkan keputusan pemerintah yang memangkas alokasi kebutuhan pupuk subsidi riil di lapangan.

Baca Juga:
Viral Kasus Bullying Siswa di Jember, Akademisi Soroti Bahaya Normalisasi Kekerasan Remaja

“Kondisi ini tidak mencerminkan keberpihakan pemerintah pada kepentingan petani. Dampaknya bukan swasembada pangan yang didapatkan, tetapi kehancuran pangan yang akan dirasakan,” keluhnya saat dikonfirmasi, Selasa (2/1/2024).

Sesuai Pergub Jatim Nomor 188 tahun 2023 alokasi pupuk subsidi untuk Jember di tahun 2024 Urea hanya sebesar 37.007 ton dan NPK 24.258 ton.

Jumlah tersebut turun jauh dibandingkan realisasi penyaluran pupuk subsidi tahun 2023 dengan jumlah pupuk Urea mencapai 66.000 ton dan NPK 38.200 ton.

“Saya khawatir, nantinya impor pangan akan menjadi andalan pemerintah jika kebijakan ini diberlakukan,” katanya. Bahkan menurut prediksinya para petani akan berebut untuk mendapatkan pupuk subsidi tersebut.

Baca Juga:
Polisi Selidiki Kasus Bullying Siswa SMA di Jember, Diduga Libatkan 10 Remaja

APPI Jatim berharap tahun 2024 alokasi pupuk subsidi bisa dipenuhi sesuai kebutuhan riil petani. Alur distribusinya dipermudah, dan dikembalikan subsidi pupuk untuk 70 komoditas.

"Petani tidak keberatan jika harga pupuk subsidi dinaikkan sedikit, asal petani tak kesulitan membeli pupuk subsidi. Dan tolong lah berikan kami jaminan harga yang menguntungkan saat petani panen," tegasnya.

Pihaknya berharap Kepmentan tersebut dicabut kemudian diganti dengan yang baru sehingga dapat mengakomodir kebutuhan riil pupuk petani dalam negeri.(*)

Baca Sebelumnya

Tekan Genangan Banjir, Pemkab Bandung Gelontorkan Rp6,9 Miliar untuk Drainase Permukiman Andir

Baca Selanjutnya

Revitalisasi Pasar Kebalen Kota Malang Rampung, Tampung Ratusan Pedagang dan PKL

Tags:

alokasi pupuk subsidi turun 50 persen APPI Jatim Jember 2024

Berita lainnya oleh Fenna Nurul

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

17 Desember 2024 08:46

Polije Raih Tiga Penghargaan di Ajang Bergengsi Vokasi Berinovasi

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

2 Desember 2024 15:34

Kembangkan Ekosistem Halal, KPwBI Jember dan Pemkab Luncurkan Zona KHAS di Unej

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

13 November 2024 14:56

Polije Fokus Cetak Agripreneur Muda Melalui Project Based Learning Exhibition and Talkshow

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

10 November 2024 06:30

Utus Rahayu Saraswati ke Jember, Prabowo Pastikan Dukung Gus Fawait-Djoko

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

9 November 2024 18:04

Ketum PP Tidar Rahayu Saraswati Tanam Pohon Bersama Arum Sabil di City Forest Jember

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

30 Oktober 2024 08:02

Cabup Hendy Siap Tingkatkan Program Layak Anak dengan Bangun Fasilitas Ibu dan Anak di Pusat Perbelanjaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar