Berobat di Singapura, Enembe Izin ke KPK Lewat Kuasa Hukum

Editor: Shinta Miranda

29 Nov 2022 04:36

Thumbnail Berobat di Singapura, Enembe Izin ke KPK Lewat Kuasa Hukum
Lukas Enembe. (Foto: Papua.go.id) 

KETIK, JAYAPURA – Tim kuasa hukum Gubernur Papua Lukas Enembe meminta KPK mengizinkan kliennya untuk berobat ke Singapura. Kuasa hukum Enembe meminta izin kepada KPK dengan mengatasnamakan hak asasi dan kemanusiaan.

Ketua tim hukum Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening mengatakan kondisi penyakit kliennya tersebut kian parah. Sehingga pihaknya kemudian bersurat ke KPK agar Lukas Enembe diizinkan berobat ke Singapura.

"Kami telah mengirim surat permohonan izin berobat kepada KPK," ujar Stefanus Roy Rening dilansir detik.com, Senin (28/11/2022).

Roy Rening menjelaskan kondisi kesehatan Lukas Enembe ini diketahui berdasarkan surat dari dr. Patrick Ang selaku Senior Consultant Cardiologis di M Royal Health Care Singapura. Surat tersebut diterima pihak Lukas Enembe pada Rabu pekan lalu (23/11/2022).

Baca Juga:
Waduh! Usai KPK OTT Bupati Tulungagung Kota Malang Juga Disorot, Sinyal Bahaya?

"Jadi tanggal 23 November 2022 lalu kami menerima surat dari tim dokter Lukas Enembe di Singapura bahwa kesehatan klien kami semakin memburuk," tuturnya.

Roy Rening mengatakan ada 3 poin isi surat yang dia kirim ke KPK. Pertama, tim dokter RS Mount Elisabeth memberikan pelayanan yang optimal selama bulan Oktober 2022 dan melakukan perawatan terhadap Gubernur Papua dengan pemeriksaan darah rutin. Di samping itu, pemeriksaan melalui zoom (online) juga dilakukan secara teratur.

"Kita juga memonitor gula darah serta tekanan darah sejak tanggal 1 November 2022, keadaannya memburuk dengan cepat sejak 1 minggu terakhir," jelasnya.

Dalam surat itu juga disebutkan bahwa fungsi ginjal Lukas Enembe ada pada batas kritis (5,75mg/dl). Oleh sebab itu Lukas Enembe perlu melakukan cuci darah. "Tekanan darah berada pada rentang 190-200/80-100 mmHg, hal itu mengakibatkan risiko penyakit yang lebih berat hingga kematian," terangnya.

Baca Juga:
Detik-detik Menegangkan OTT Bupati Tulungagung, Gatut Sempat Bersembunyi di Mobil

Kemudian pada poin ketiga, Lukas Enembe telah disarankan untuk dievakuasi ke Singapura dengan izin langsung masuk RS Mount Elizabeth. "Dari poin-poin tersebut, Gubernur Papua perlu mendapatkan perawatan khusus secara intensif oleh tim dokter yang merawatnya. Atas nama hak asasi manusia dan kemanusiaan, mohon kiranya agar Ketua KPK memberikan izin berobat," ucap Roy Rening.

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disebut akan mengadakan rapat guna mengkaji permohonan Gubernur Papua, Lukas Enembe berobat ke Singapura itu. 

Sebagaimana diketahui, pengacara Lukas sebelumnya mendatangi KPK dan mengabarkan bahwa kondisi kliennya memburuk. Ia mengklaim dokter dari luar negeri yang merawatnya menyarankan Lukas segera dibawa ke Singapura. 

“Kemudian masalah pengacara Lukas Enembe meminta berobat terhadap kliennya keluar negeri ya tentunya akan kita bahas di rapim (rapat pimpinan) ini,” kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto dalam konferensi pers di kantornya, Senin (28/11). 

Menurut Karyoto, permintaan Lukas itu tidak bisa diputuskan pihaknya sendiri, melainkan oleh seluruh unsur pimpinan di KPK. (*)

Baca Sebelumnya

Jokowi Ingatkan Masyarakat di Pemilu 2024, Jangan Ada Adu Domba 

Baca Selanjutnya

Tok! Gubernur Khofifah Tetapkan UMP Jatim 2023 Naik 7,8%

Tags:

Gubernur Papua Lukas Enembe KPK

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar