Pompa Air Tenaga Surya Lorentz, Solusi Pertanian Lebih Hemat, Ini Kelebihannya

Editor: Aziz Mahrizal

13 Nov 2025 14:09

Thumbnail Pompa Air Tenaga Surya Lorentz, Solusi Pertanian Lebih Hemat, Ini Kelebihannya
Pompa Air Tenaga Surya Lorentz. (Foto: Naufal/ketik.com)

KETIK, JAKARTA – Teknologi pompa air tenaga surya (PATS) kini menjadi solusi vital bagi sektor pertanian di Indonesia, terutama untuk menjawab tantangan irigasi di lahan terpencil yang tidak terjangkau jaringan listrik. Pompa merek Lorentz asal Jerman disebut mampu memangkas biaya operasional petani secara signifikan sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

Habibie, Manager Area Jawa Lorentz, menjelaskan bahwa produk ini dirancang khusus untuk efisiensi dan mengatasi kendala infrastruktur di area pertanian.

"Kami lebih ke arah efisiensi. Wilayah sawah seringkali jauh dari jangkauan listrik, sehingga produk ini sangat cocok. Namun, untuk area yang sudah ada listrik pun, pompa tenaga surya tetap efisien karena meniadakan biaya operasional bulanan," ujar Habibie kepada Ketik.com, baru-baru ini.

Menurutnya, teknologi ini menjawab kebutuhan program strategis pemerintah, seperti food estate (cetak sawah), yang seringkali membuka lahan baru di daerah tanpa akses listrik.

Baca Juga:
Kekeringan Panjang, Arum Sabil Ingatkan Upaya Antisipasi Sebelum Debit Menyusut

"Banyak program cetak sawah berada di lahan yang tidak ada listriknya. Nah, Produk ini menjawab solusi tersebut. Airnya bisa diambil dari ngebor dulu, lalu pompa mengalirkannya menggunakan tenaga surya," jelasnya.

Foto Pompa Air Tenaga Surya Lorentz. (Foto: Naufal/ketik.com)Pompa Air Tenaga Surya Lorentz. (Foto: Naufal/ketik.com)

Keunggulan utama yang ditawarkan adalah pemangkasan biaya operasional. Habibie mengklaim efisiensi yang didapat petani bisa mencapai hampir 50 persen dibandingkan penggunaan genset atau listrik konvensional.

"Kalau dihitung kasar, modal pembelian alat bisa kembali (balik modal) dalam 4-5 tahun, karena setelah itu praktis tidak ada biaya operasional lagi," ungkapnya.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Siapkan 10 Pompa Air! Ternyata Ini Pemicu dan Tantangan Penanganan Banjir Pasuruan

Untuk kebutuhan persawahan, model yang paling banyak diminati adalah kapasitas 3-5 HP (Horsepower).

"Satu pompa kapasitas 3 HP saja sudah efektif untuk mengairi lahan seluas 5 hingga 10 hektar," tambahnya.

Produk ini telah banyak terpasang di berbagai wilayah di Jawa Timur seperti Sumenep, Lumajang, Malang, dan Kediri, terutama untuk mengatasi masalah kekeringan saat kemarau panjang.

Meski identik dengan pertanian, aplikasi pompa Lorentz ternyata beragam. Mulai dari irigasi perkebunan, penyediaan air bersih (SPAM) untuk desa dan perumahan, hingga kebutuhan di sektor pariwisata dan pabrik.

Foto Pompa Air Tenaga Surya Lorentz. (Foto: Naufal/ketik.com)Pompa Air Tenaga Surya Lorentz. (Foto: Naufal/ketik.com)

Habibie juga menyoroti ironi yang sering terjadi di lapangan, di mana banyak sawah kekeringan padahal letaknya bersebelahan dengan sungai besar.

"Di sepanjang Bengawan Solo atau Brantas, misalnya. Ada sawah kekeringan padahal di sebelahnya sungai. Selama ini mereka pakai genset. Jika beralih ke tenaga surya, operasionalnya jadi nol. Ini solusinya," tegasnya.

Terkait keamanan, Habibie menjamin produknya relatif aman dari pencurian karena sistem modern Lorentz tidak lagi menggunakan baterai, yang biasanya menjadi incaran. Alat ini juga dilengkapi protektor untuk mengamankan sistem dari sambaran petir.

Dengan kantor pusat di Surabaya dan perwakilan di Indonesia Timur seperti Kupang dan Flores, Lorentz menawarkan paket lengkap dengan harga mulai dari Rp40 jutaan untuk kapasitas terkecil.

"Harga itu sudah satu paket, termasuk panel surya, pompa, dan jasa instalasi di seluruh Indonesia. Kami tidak hanya menjual, tapi juga menyediakan maintenance, pendampingan, dan after sales. Unit yang sudah terpasang 8-10 tahun pun tetap kami pantau," tutupnya. (*)

Baca Sebelumnya

Viral! Bullying Anak di Malang, Konselor UIN Malang Ungkap Penyebab dan Cara Mengatasinya

Baca Selanjutnya

Pusat Pastikan Bangun Kembali Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Tahun Ini

Tags:

Pompa Air Tenaga Surya Lorentz tenaga Surya pompa air

Berita lainnya oleh Aziz Mahrizal

Lantunan Ayat Suci Hafizah Aisyah Ar-Rumy Sejukkan Halalbihalal RT 06 De Cassablanca Malang

12 April 2026 14:28

Lantunan Ayat Suci Hafizah Aisyah Ar-Rumy Sejukkan Halalbihalal RT 06 De Cassablanca Malang

Momen Halalbihalal, RT 06 De Cassablanca Kota Malang Perkuat Kolaborasi

12 April 2026 12:05

Momen Halalbihalal, RT 06 De Cassablanca Kota Malang Perkuat Kolaborasi

Waka BGN Sony Sonjaya: Program Makan Bergizi Gratis Serap 166 Ribu Tenaga Kerja di Jawa Timur

9 April 2026 14:19

Waka BGN Sony Sonjaya: Program Makan Bergizi Gratis Serap 166 Ribu Tenaga Kerja di Jawa Timur

Sekjen GAPEMBI Hasan Basri: Menjaga Gizi Nasional adalah Investasi Masa Depan

9 April 2026 11:20

Sekjen GAPEMBI Hasan Basri: Menjaga Gizi Nasional adalah Investasi Masa Depan

Bos Dapur MBG Se-Jatim Kumpul di Malang, Ada Apa?

9 April 2026 09:01

Bos Dapur MBG Se-Jatim Kumpul di Malang, Ada Apa?

Dilantik Hari Ini, Berikut Susunan Lengkap Pengurus DPW GAPEMBI Jatim

9 April 2026 08:59

Dilantik Hari Ini, Berikut Susunan Lengkap Pengurus DPW GAPEMBI Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar