Wanita Perisai Gelar Sayembara Pernyataan Ganjar Soal Video Porno

Jurnalis: Sungkara Anwar
Editor: Akhmad Sugriwa

25 Jul 2023 09:04

Thumbnail Wanita Perisai Gelar Sayembara Pernyataan Ganjar Soal Video Porno
Ketua Umum PP Wanita Perisai, Megawaty saat konferensi pers di Jakarta, Selasa (25/7/23).(Foto: Perisai)

KETIK, JAKARTA – Pernyataan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo soal video porno saat podcast di channel youtube Deddy Corbuzier berbuntut panjang. Komunitas perempuan yang tergabung dalam Pengurus Pusat Wanita Pertahanan Ideologi Syarikat Islam (Perisai) merespon pengakuan terbuka Ganjar suka menonton video porno di channel tersebut  dengan menggelar Sayembara Nasional.

Ketua Umum PP Wanita Perisai, Megawaty menjelaskan, alasan digelarnnya Sayembara bertema “Kontroversi Ganjar soal Video Porno” tersebut sebagai respon kekhawatiran dan kegelisan kaum perempuan, khususnya yang tergabung dalam Wanita Perisai terhadap ancaman makin terbuka dan liarnya pornografi.

Menurut Megawaty, pengakuan vulgar Ganjar itu tak boleh dianggap sepele. Sebab dia ungkapkan itu di ruang publik dan tak lepas dari posisinya sebagai pejabat publik. Apalagi, saat ini secara resmi Ganjar sudah diusung sebagai calon presiden dari PDI Perjuangan.

“Saya kira pejabat publik itu omongannya akan berefek panjang kepada publik. Pengakuan Ganjar suka menonton video porno, sangat potensial ditafsirkan liar oleh publik sebagai sinyal bahwa nonton video porno itu biasa. Bayangkan, jika ini direspon dan diiyakan oleh anak-anak kita, generasi muda kita,” ungkap Megawaty dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (25/7/2023).

Baca Juga:
PDIP Kota Blitar Panaskan Mesin Politik, Target Rebut Kembali 10 Kursi dan Kursi Wali Kota

Megawaty merujuk pada data resmi pemerintah yang mengkhawatirkan. Dari Kominfo, ada 1,1 juta konten pornografi di internet sejak 2021. Dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, ada 66,6% anak laki-laki dan 62,3% anak perempuan di Indonesia yang menonton video porno.

Belum lagi, kata dia, jika berbicara efek dari pornografi itu. Bukan saja berdampak pada tindak perilaku kriminal seperti pemerkosaan dan pelecehan seksual seperti banyak diberitakan, juga berdampak buruk pada kesehatan.

Megawaty mengungkapkan, dari hasil penelitian para pakar kesehatan, secara biologis efek adiksi hobi nonton video porno itu mirip dengan orang yang terindikasi narkotika. Yaitu, sangat mempengaruhi neuron transmitter saraf di otak.

Berdasarkan pada adanya potensi ancaman buat generasi muda ke depan itulah, pihaknya merasa perlu merespon pengakuan Ganjar itu dengan serius dan mengkajinya dari berbagai aspek. Salah satunya, melalui Sayembara Nasional yang ingin memberi kesempatan kepada seluruh warga untuk berpendapat, atau menyampaikan sikapnya dengan cerdas dan kreatif. 

Baca Juga:
Jamaluddin Idham, dari Ketua DPD PDI-I Aceh Kini Jadi Bendahara Umum MPTT-I

Melalui sayembara yang digelar bekerjasama dengan FreedomNews ini, lanjut Mega, pihaknya ingin memberi pesan moral kepada Ganjar untuk tidak asal bicara. Apalagi, dalam posisinya hari ini sebagai capres. 

“Jangan sampai sikap Ganjar soal video porno itu menjadi angin segar buat tumbuhnya industri pornografi di Tanah Air saat dia terpilih sebagai presiden,” tegasnya.
Pilpres 2024

Menjawab pertanyaan adanya kemungkinan sayembara ini hanya menjadi alat politik untuk menyerang capres tertentu, Megawaty dengan tegas tak mempersoalkannya. Jika ada sebagian orang menuduh seperti itu, dipersilakan sebagai bagian dari prinsip berdemokrasi. 

“Saya tak ingin hanya gara-gara khawatir dituduh menjadi alat politik, lalu saya dan kawan-kawan harus diam membiarkan adanya potensi ancaman pornografi buat generasi muda. Ini merupakan bagian dari tanggungjawab moral kami sebagai perwakilan ibu-ibu, emak-emak dan umumnya kaum perempuan yang punya anak,” tandasnya.

Megawaty berpendapat, jika mau dikaitkan dengan politik, pihaknya justru ingin menjadikan Pilpres 2024 dan isu pornografi sebagai momentum tumbuhnya tradisi berdemokrasi yang sehat. Yaitu, tradisi berdemokrasi yang memberi ruang yang luas kepada sebanyak-banyaknya publik untuk ikut menyeleksi para calon pemimpinnya, baik melalui kritik, saran, masukan, bahkan protes. 

Dengan begitu, tukas Mega, kontestasi Pilpres itu tak boleh dibiarkan hanya menjadi milik elit politik saja. Partisipasi seluruh rakyat sebagai calon pemilih untuk ikut menentukan calon yang mau dipilihnya wajib dibuka lebar-lebar. (*)

Baca Sebelumnya

Ribuan Pencari Kerja Padati Job Fair Assik yang Digelar Pemkot Surabaya

Baca Selanjutnya

GenBI Jember Peduli Lingkungan, Ajak Masyarakat Desa Jenggawah Sulap Limbah Organik

Tags:

Ganjar Pranowo perisai wania perisai video porno pdi perjuangan

Berita lainnya oleh Sungkara Anwar

Pengawasan Ekstra Panwascam Pasirjambu Hingga ke Pelosok Desa

9 Desember 2023 16:03

Pengawasan Ekstra Panwascam Pasirjambu Hingga ke Pelosok Desa

Panwascam Pasirjambu Belum Temukan Indikasi Pelanggaran di Masa Kampanye

9 Desember 2023 10:09

Panwascam Pasirjambu Belum Temukan Indikasi Pelanggaran di Masa Kampanye

Bupati Bandung Ungkap Kendala Percepatan Investasi Berskema KPBU ke Pemerintah Pusat

7 Desember 2023 16:27

Bupati Bandung Ungkap Kendala Percepatan Investasi Berskema KPBU ke Pemerintah Pusat

Mentan: Percepat Tanam Bisa Tekan Impor Beras

6 Desember 2023 09:45

Mentan: Percepat Tanam Bisa Tekan Impor Beras

Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

6 Desember 2023 08:42

Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

Tata Kelola Satu Data, Impian Bupati Bandung Menuju Big Data

5 Desember 2023 10:48

Tata Kelola Satu Data, Impian Bupati Bandung Menuju Big Data

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H