Pengamat Sebut Alasan Rizal Ramli Enggan Masuk Parpol, Pilih Koalisi Bersama Rakyat

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Moana

18 Apr 2023 02:57

Thumbnail Pengamat Sebut Alasan Rizal Ramli Enggan Masuk Parpol, Pilih Koalisi Bersama Rakyat
Tokoh Nasional Dr Rizal Ramli.(Dok.KETIK)

KETIK, JAKARTA – Nama Tokoh Nasional Dr Rizal Ramli kian santer dijagokan sebagai salah satu kandidat paling tepat memimpin Indonesia 2024 mendatang. 

Namun hingga kini ia tak kunjung memutuskan diri untuk bergabung di partai politik sebagaimana aturan Presiden Threshold (PT) berdasarkan UU No 7 Tahun 2017 Pasal 222.

Dalam Pasal 222 disebutkan bahwa Pasangan Calon diusulkan oleh Partai Politik atau Gabungan Partai Politik Peserta Pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20% dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25% dari suara sah secara nasional pada Pemilu anggota DPR sebelumnya.

Rizal Ramli bahkan justru berkali-kali menggugat PT tersebut. Tercatat pada 2020 dan 2021 meskipun gugatan itu ditolak Mahkamah Konstitusi (MK). 

Baca Juga:
Gerindra Blak-Blakan Soal Relawan Bisa Jadi Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran

"MK lebih mendengarkan suara kekuasaan. Para hakim di MK tidak memiliki bobot intelektual, kedewasaan akademik, dan argumen hukum yang memadai untuk mengalahkan pandangan kami," ungkap Rizal Ramli kala itu. 

Sementara Rizal Ramli memiliki pendirian atas upayanya mengabdi pada bangsa tanpa intervensi para pembesar partai politik. 

"Kalau saya masuk partai, saya tidak independen. Saya bisa diatur oleh partai, ya kalau sesuai dengan perjuangan rakyat, kalau tidak bagaimana?," kata Rizal. 

Ketika Presiden Jokowi menawarkan jabatan sebagai Menko Maritim, Rizal Ramli sempat berpikir untuk menolaknya dan bahkan sudah menyiapkan nama-nama yang direkomendasikan untuk menjadi Menko.

Baca Juga:
Ribuan Relawan dan Kader Partai Antar Ratu Dewa-Prima Salam Mendaftar ke KPU Palembang

Rizal Ramli baru menerima jabatan tersebut setelah Jokowi mengatakan jika yang menginginkan Rizal menjadi menteri adalah rakyat. 

Pengamat politik internasional, Tulus Sugiharto menyebut koalisi memang ada dalam dunia politik. 

Koalisi dilakukan karena adanya kesamaan kepentingan kelompok. Sebuah partai politik ujungnya adalah memperoleh kekuasaan untuk mengatur masyarakat.

Namun, ia melihat jika pemikiran Rizal Ramli sangat sederhana. Rizal Ramli bisa saja berkuasa jika yang mengharapkan adalah rakyat. 

"Karena saat berkuasa, ia akan berkoalisi dengan rakyat. Sekali lagi Bung RR akan berkoalisi dengan rakyat, sehingga yang diperbuat bukan untuk kelompok tertentu tapi buat rakyat," ucap Tulus, Selasa (18/4/2023). 

Meskipun demikian, Tulus juga mengatakan jika berkoalisi dengan rakyat bukan hal mudah. Karena rakyat juga memiliki beragam kepentingan. Akan tetapi, kelihatannya hal tersebut tidak berlaku bagi Rizal.  

"Saya kira, buat Bung RR tidaklah sulit, karena ia tahu apa yang menjadi keperluan dan kepentingan rakyat. Dia senang berbicara, menerima masukan, memberikan solusi out of the box agar kepentingan rakyat banyak akan terpenuhi," ucap Tulus.(*) 

Baca Sebelumnya

Lebaran 2023 Diprediksi Berbeda antara Muhammadiyah dan Pemerintah

Baca Selanjutnya

Lontong Sayur Tempe, Krecek Pedas Kuliner  Lebaran di Bantul 

Tags:

Rizal Ramli Tulus Sugiharto Pilpres 2024 Koalisi Presidensial Threshold

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar