Mendagri Ungkap Alasan Pemangkasan TKD 2026

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

9 Okt 2025 23:15

Headline

Thumbnail Mendagri Ungkap Alasan Pemangkasan TKD 2026
Mendagri Tito Karnavian saat Rakornas Binwas 2025 di Pullman Jakarta, Kamis (9/10/25).(Foto:istimewa)

KETIK, JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkap alasan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat dalam Rancangan APBN 2026 hingga sebesar 24,7%.

Intinya, Mendagri meminta pemerintah daerah (pemda) melakukan efisiensi belanja. Tito pun meminta seluruh pemerintah daerah untuk tetap tenang dan tidak panik menanggapi kebijakan pemangkasan TKD oleh pemerintah pusat. 

“Menghadapi dinamika transfer keuangan daerah yang beralih ke pusat, maka satu tipsnya, rekan-rekan di daerah harus melakukan efisiensi belanja, terutama belanja yang birokrasi,” kata Tito usai Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pembinaan dan Pengawasan (Binwas) Tahun 2025 di Pullman Jakarta, Kamis (9/10/2025).

Sebab menurut Tito, masih banyak pemda masih mengalokasikan anggaran terlalu besar untuk kegiatan birokrasi, seperti rapat, perjalanan dinas, pemeliharaan, dan konsumsi.

Baca Juga:
Pemkab Pacitan Belum Terbitkan Surat Edaran Work From Home bagi ASN

“Rapat-rapat, perjalanan dinas, segala macam, makanan-minuman, perawatan, pemeliharaan, itu anggarannya kadang-kadang mohon maaf, berlebihan. Ini harus dikurangi,” tandas Tito.

Ia menegaskan anggaran daerah harus difokuskan pada program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Dalam kondisi fiskal yang terbatas, kata Tito, setiap rupiah anggaran daerah harus memberikan manfaat nyata dan terukur bagi masyarakat. Pemerintah daerah diimbau untuk lebih selektif dalam menyusun program agar tepat sasaran dan efisien.

Selain efisiensi, Tito mendorong pemda agar kreatif mencari sumber pendapatan, selain hibah dari pemerintah pusat tanpa membebani rakyat kecil.

“Di daerah harus bisa cerdas, inovatif, mencari pendapatan, tapi tidak memberatkan rakyat kecil,” tegas Tito.

Baca Juga:
Mendagri Tito Wajibkan ASN WFH bagi Pemda Setiap Jumat, Ini Aturan Lengkapnya

Tito mencontohkan, pemda bisa memaksimalkan pajak restoran, hotel, dan tempat hiburan sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD). Namun, ia pun menyoroti masih adanya kebocoran dalam penyaluran pajak di sejumlah daerah.

“Retribusi parkir misalnya. Ini harus dibuat sistem supaya pajak yang memang sudah ada ini, yang tadinya bocor, bisa masuk ke kas pemerintah daerah,” ungkap Mendagri.(*)

Baca Sebelumnya

Rektor IAIN Kerinci Lepas Mahasiswa Terbaik ke Pradik Menwa di Universitas Merangin

Baca Selanjutnya

Pusat Pangkas TKD 2026, Pengamat Sarankan Langkah Berikut Ini untuk Kepala Daerah

Tags:

TKD RAPBN 2026 apbn 2026 Mendagri Tito Karnavian Pemerintah Daerah

Berita lainnya oleh Iwa AS

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

11 April 2026 15:15

Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

Pastikan Hak Buruh Terpenuhi, Bupati Bandung Perintahkan Disnaker Sidak Perusahaan

10 April 2026 21:15

Pastikan Hak Buruh Terpenuhi, Bupati Bandung Perintahkan Disnaker Sidak Perusahaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar