Konflik PBNU! KH Zulfa Mustofa Ditetapkan Jadi Pj Ketum Versi "Sultan", Ini Reaksi Kubu "Kramat Raya"

Editor: Fiqih Arfani

10 Des 2025 05:32

Headline

Thumbnail Konflik PBNU! KH Zulfa Mustofa Ditetapkan Jadi Pj Ketum Versi "Sultan", Ini Reaksi Kubu "Kramat Raya"
KH. Zulfa Mustafa Wakil Ketua PBNU saat menyampaikan pengajian di kantor MWC NU Pragaan (Foto: Dok Ach. Suni/ketik.com)

KETIK, JAKARTA – KH Zulfa Mustofa ditetapkan sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) usai diumumkan oleh Rais Syuriyah Prof M Nuh di sela Rapat Pleno di Hotel Sultan Jakarta, Selasa, 9 Desember 2025.

"Beliau (Pj ketum) akan memimpin PBNU dan melaksanakan tugas-tugasnya sampai Muktamar," ujarnya di sela konferensi pers usai pleno.

Muktamar ke-35 nanti, kata dia, pelaksanaannya bakal disesuaikan waktunya atau dikembalikan pada siklus semula, yakni sebelum Idul Adha atau Hari Raya Haji 2026.

Sementara itu, Pj Ketum PBNU "Kelompok Sultan" KH Zulfa Mustofa siap menjalankan amanah dan tidak ingin menjadi bagian konflik masa lalu.

Baca Juga:
Resmikan Gedung Gus Dur RSU Muslimat Ponorogo! Gubernur Khofifah Tegaskan Penguatan Layanan Kesehatan Inklusif Berbasis Keumatan

"Tapi saya ingin menjadi solusi jam'iyyah ini di masa depan. Saya mengajak pengurus NU, mari bersatu kembali di rumah besar ini," ucap kiai yang sebelumnya menjabat wakil ketua umum tersebut.

Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar berterima kasih kepada Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) atas pengabdiannya selama empat tahun terakhir.

"Kita masih saudara. Mudah-mudahan ada perbaikan untuk muktamar yang akan datang," tutur dia.

Di sisi lain, PBNU "Kramat Raya" menegaskan Rapat Pleno yang digelar di Hotel Sultan tidak sah karena bertentangan dengan konstitusi organisasi yakni AD/ART serta mengabaikan arahan para kiai sepuh dan mustasyar.

Baca Juga:
Ulama Muda Pecinta NU Usulkan Penetapan AHWA sebagai Majelis Tahkim ‘Aly di Tingkat PBNU

Sekretaris Jenderal PBNU versi "Kramat Raya" Amin Said Husni mengatakan bahwa forum tersebut tidak memiliki landasan konstitusional dalam organisasi.

“Rapat Pleno yang diadakan oleh Rais Aam itu jelas sekali mengabaikan seruan mustasyar dan kiai sepuh di Ploso dan Tebuireng. Para kiai sepuh menegaskan bahwa pemakzulan Ketua Umum berlawanan dengan AD/ART, dan segala langkah yang bersumber dari sana juga melanggar aturan organisasi,” klaim dia.

Selain bertentangan dengan arahan para kiai, menurut dia, rapat tersebut juga dianggap tidak memenuhi syarat formal sebagai Rapat Pleno. (*)

Baca Sebelumnya

Lahan Kebun Apel Kota Batu Terus Menyusut, Perubahan Iklim Jadi Biang Utama

Baca Selanjutnya

Peringati Hakordia 2025, Bupati Sidoarjo, Sekda, dan Inspektorat Terus Gencarkan Pencegahan Korupsi

Tags:

PBNU konflik pbnu Zulfa Mustafa Prof Nuh muktamar 35

Berita lainnya oleh Fiqih Arfani

Innalillahi! Eks Pj Wali Kota Surabaya Nurwiyatno Berpulang

17 April 2026 08:05

Innalillahi! Eks Pj Wali Kota Surabaya Nurwiyatno Berpulang

Program CKG di Jatim Tertinggi Kedua Nasional, Capaian JKN Tembus 97,71 Persen

15 April 2026 09:05

Program CKG di Jatim Tertinggi Kedua Nasional, Capaian JKN Tembus 97,71 Persen

Musrenbang Tak Sekadar Forum Tahunan! Gubernur Khofifah Ingatkan Perencanaan Pembangunan Harus Semakin Presisi  dan Kolaboratif

15 April 2026 07:57

Musrenbang Tak Sekadar Forum Tahunan! Gubernur Khofifah Ingatkan Perencanaan Pembangunan Harus Semakin Presisi dan Kolaboratif

BYE-BYE JUARA! Peluang Persebaya Angkat Trofi BRI Super League Musim ini Tertutup

14 April 2026 06:17

BYE-BYE JUARA! Peluang Persebaya Angkat Trofi BRI Super League Musim ini Tertutup

Beranggotakan Profesor Perempuan Terbanyak se-Tanah Air, Muslimat NU Pecahkan 2 Rekor MURI

12 April 2026 14:32

Beranggotakan Profesor Perempuan Terbanyak se-Tanah Air, Muslimat NU Pecahkan 2 Rekor MURI

Ramah di Kantong Emak-Emak! Ini Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Murah ala Gubernur Khofifah

12 April 2026 13:55

Ramah di Kantong Emak-Emak! Ini Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Murah ala Gubernur Khofifah

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda