DPR Ingatkan Trans7 Jangan Lupakan Sejarah! Kiai dan Santri Jadi Kekuatan Kemerdekaan RI

Editor: Aziz Mahrizal

20 Okt 2025 14:30

Thumbnail DPR Ingatkan Trans7 Jangan Lupakan Sejarah! Kiai dan Santri Jadi Kekuatan Kemerdekaan RI
Anggota Komisi XI DPR RI, Imron Amin. (Foto: DPR RI)

KETIK, JAKARTA – Anggota Komisi I DPR RI Imron Amin melayangkan kecaman keras terhadap stasiun televisi TRANS7 terkait penayangan segmen dalam program Xpose Uncensored. Program tersebut dinilai menyudutkan Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, serta Kiai Haji Anwar Manshur.

Politisi Fraksi Partai Gerindra ini menilai, salah satu kalimat dalam tayangan tersebut merendahkan kehidupan di pesantren. 

“Kalimat Santrinya Minum Susu Aja Kudu Jongkok, Emang Gini Kehidupan Pondok? Bagi banyak kalangan, kalimat ini dianggap merendahkan kehidupan di pesantren dan memperolok simbol-simbol keagamaan yang dijunjung tinggi,” ujarnya, mengutip laman resmi DPR RI, Senin, 20 Oktober 2025. 

Imron Amin mendesak Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk mengambil tindakan tegas. 

Baca Juga:
Ahmad Sahroni Bongkar Modus Penipuan Catut KPK, Pelaku Minta Rp300 Juta Berakhir Ditangkap

“KPI tidak boleh tinggal diam. Hentikan programnya dan audit Trans7,” ujarnya. 

Terkait permintaan maaf yang telah disampaikan oleh pihak TRANS7, Imron Amin, yang akrab disapa Ibong, menilai permintaan maaf tersebut belum cukup. Ia menegaskan bahwa Komisi I DPR, yang membidangi urusan penyiaran, akan segera meminta klarifikasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta KPI atas insiden ini.

Ia khawatir tayangan tersebut dapat menimbulkan persepsi keliru terhadap peran besar kiai dan santri dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Imron kemudian mengingatkan kembali beberapa kontribusi penting kalangan pesantren dalam sejarah bangsa.

Ia mencontohkan peristiwa 10 November di Surabaya, di mana kiai dan santri menjadi kekuatan utama setelah KH. Hasyim Asy’ari mengeluarkan Resolusi Jihad. Fatwa yang dikeluarkan pada 22 Oktober 1945 ini, kata Imron, menyerukan umat Islam untuk mempertahankan kemerdekaan sebagai bagian dari kewajiban jihad dan memberikan semangat spiritual yang mendalam bagi para pejuang.

Baca Juga:
Kisah Haru Abd Qodir, Santri Yatim Piatu di Sampang yang Gigih Belajar di Tengah Keterbatasan Biaya

Lebih lanjut, Imron memaparkan bahwa santri juga membentuk laskar rakyat seperti Hizbullah dan Sabilillah yang aktif dalam pertempuran di berbagai wilayah, termasuk Srondol dan Ambarawa. Ia juga menyebut tokoh pesantren seperti KH. Zainal Mustofa dari Tasikmalaya yang memimpin perlawanan bersenjata terhadap penjajah Jepang dan gugur sebagai pahlawan.

Selain peran militer, ia juga menggarisbawahi peran tokoh seperti KH. Wahid Hasyim dalam perumusan dasar negara. Tokoh-tokoh pesantren melalui organisasi massa seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah berhasil memobilisasi masyarakat untuk ikut dalam perjuangan kemerdekaan.

“Dari semua perjuangan yang saya jabarkan, apakah Trans7 sudah melupakan kiai dan santri terhadap perjuangan Kemerdekaan RI? Apakah pantas kiai dan santri dihinakan seperti itu?,” tegasnya.

Imron menekankan, peristiwa ini harus menjadi pembelajaran agar tidak terulang di masa mendatang. Semua pihak, terutama media, harus lebih menghormati simbol-simbol keagamaan dan menghargai sejarah perjuangan bangsa. (*)

Baca Sebelumnya

Terjebak di Kamar Mandi, Dua Warga Palembang Meninggal dalam Kebakaran Rawa Bening

Baca Selanjutnya

Fraksi PKB DPRD Jatim Salim Azhar Usulkan Pansus Evaluasi Kinerja BUMD

Tags:

Lirboyo Kiai santri Trans7 DPR RI

Berita lainnya oleh Aziz Mahrizal

Lantunan Ayat Suci Hafizah Aisyah Ar-Rumy Sejukkan Halalbihalal RT 06 De Cassablanca Malang

12 April 2026 14:28

Lantunan Ayat Suci Hafizah Aisyah Ar-Rumy Sejukkan Halalbihalal RT 06 De Cassablanca Malang

Momen Halalbihalal, RT 06 De Cassablanca Kota Malang Perkuat Kolaborasi

12 April 2026 12:05

Momen Halalbihalal, RT 06 De Cassablanca Kota Malang Perkuat Kolaborasi

Waka BGN Sony Sonjaya: Program Makan Bergizi Gratis Serap 166 Ribu Tenaga Kerja di Jawa Timur

9 April 2026 14:19

Waka BGN Sony Sonjaya: Program Makan Bergizi Gratis Serap 166 Ribu Tenaga Kerja di Jawa Timur

Sekjen GAPEMBI Hasan Basri: Menjaga Gizi Nasional adalah Investasi Masa Depan

9 April 2026 11:20

Sekjen GAPEMBI Hasan Basri: Menjaga Gizi Nasional adalah Investasi Masa Depan

Bos Dapur MBG Se-Jatim Kumpul di Malang, Ada Apa?

9 April 2026 09:01

Bos Dapur MBG Se-Jatim Kumpul di Malang, Ada Apa?

Dilantik Hari Ini, Berikut Susunan Lengkap Pengurus DPW GAPEMBI Jatim

9 April 2026 08:59

Dilantik Hari Ini, Berikut Susunan Lengkap Pengurus DPW GAPEMBI Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar