Sebelum Jonatan Christie, Ternyata Taufik Hidayat Pernah Jadi Tunggal Putra Nomor Satu Dunia

26 Agustus 2026 11:09 26 Agt 2026 11:09

Hanifuddin Musa, Fisca Tanjung

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Sebelum Jonatan Christie, Ternyata Taufik Hidayat Pernah Jadi Tunggal Putra Nomor Satu Dunia

Taufik Hidayat saat melakoni pertandingan bulu tangkis. (Foto: BPSI)

KETIK, JAKARTA – Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie resmi mencatatkan sejarah baru setelah menduduki peringkat satu dunia dalam daftar ranking terbaru Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) yang dirilis Selasa, 25 Agustus 2026.

Jonatan atau yang akrab disapa Jojo naik dua tingkat ke posisi teratas dengan mengoleksi 87.631 poin. Pencapaian tersebut menjadi tonggak penting dalam kariernya sekaligus mengakhiri penantian panjang Indonesia untuk kembali memiliki tunggal putra di posisi nomor satu dunia.

Namun, sebelum nama Jonatan Christie menghiasi puncak ranking BWF, Indonesia sudah pernah memiliki sosok yang mencapai prestasi serupa. Dia adalah legenda bulu tangkis nasional, Taufik Hidayat.

Taufik menjadi pebulu tangkis Indonesia terakhir yang berhasil menduduki peringkat satu dunia di sektor tunggal putra sebelum akhirnya posisi tersebut kembali diraih Jonatan setelah 26 tahun.

Legenda kelahiran Bandung, 10 Agustus 1981, itu pertama kali menempati peringkat satu dunia pada tahun 2000 ketika usianya baru menginjak 19 tahun.

Saat itu, Taufik menjadi salah satu pemain muda paling menjanjikan di dunia dengan gaya permainan khasnya.

Karier Taufik Hidayat kemudian semakin bersinar. Ia dikenal sebagai salah satu tunggal putra terbaik dalam sejarah bulu tangkis Indonesia dengan pukulan backhand yang menjadi ciri khasnya serta kemampuan teknik yang sulit ditandingi lawan.

Puncak kejayaan Taufik terjadi ketika ia berhasil meraih medali emas Olimpiade Athena 2004. Ia juga pernah menjadi juara dunia pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2005 di Anaheim, Amerika Serikat, serta mengantarkan Indonesia meraih berbagai prestasi di ajang beregu internasional.

Kini, setelah lebih dari dua dekade, Jonatan Christie meneruskan jejak legenda tersebut. Kehadiran Jojo di posisi puncak ranking dunia menjadi bukti bahwa sektor tunggal putra Indonesia kembali mampu bersaing di level tertinggi.

Dalam daftar terbaru BWF, Jonatan berada di posisi pertama dengan 87.631 poin. Posisi kedua ditempati wakil Prancis Christophe Popov, sementara tunggal putra Thailand Kunlavut Vitidsarn berada di peringkat ketiga. Chou Tien Chen dari Taiwan menempati posisi keempat, disusul wakil Denmark Anders Antonsen di posisi kelima. (*)

Tombol Google News

Tags:

taufik hidayat pbsi Ranking Satu Dunia bulu tangkis