PBSI Luncurkan Platform "PBSI Sport Science Analytics"

Jurnalis: Caknow
Editor: Muhammad Faizin

15 Jan 2025 21:30

Thumbnail PBSI Luncurkan Platform "PBSI Sport Science Analytics"
Para atlet yang sedang melakukan test dengan platform PBSI Sport Science Analytics

KETIK, JAKARTA – Berbenah dan terus maju dengan inovasi terkini, itu yang sedang dikejar oleh PBSI.

Dicupkik dari laman resmi PBSI, Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) serius dalam menyukseskan rencana transformasi dan inovasi dalam 100 hari pertama.

Melalui kolaborasi bersama tenaga professional untuk manajemen, serta yang mendukung kemajuan atlet dengan rekrutmen terbuka, untuk pelatih teknik, pelatih fisik, dan tim pendukung lainnya, hingga peluncuran platform khusus yakni PBSI Sport Science Analytics berbasis website.

PBSI Sport Science Analytics adalah platform berbasis website yang pada tahap pertama pengembangannya ini berfungsi sebagai pangkalan data kondisi atlet, catatan kejadian yang berhubungan dengan kesehatan, kebugaran dan cedera, serta rekomendasi intervensi dan program pengembangan dari tim pendukung yang meliputi tim medis, fisioterapi, dan nutrisi. Fitur-fitur utama dalam platform ini adalah input data terintegrasi, logbook dari bidang-bidang, dan komparasi atlet.

Baca Juga:
Ini Daftar Skuad Timnas Badminton Indonesia di Piala Thomas dan Uber 2026

“Platform yang diluncurkan saat ini bersifat rintisan, masih belum sempurna, dan akan terus dikembangkan untuk membangun ekosistem sport science yang komprehensif. Untuk itu kami juga menggandeng para profesional dan pakar,” papar Fadil Imran, Ketum PP PBSI dalam acara peluncuran di Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur 13 Januari 2025.

 

Foto Ketua Umum PP PBSI Fadil Imran saat memberikan sambutan. (Foto: PBSI)Ketua Umum PP PBSI Fadil Imran saat memberikan sambutan. (Foto: PBSI)

 

Baca Juga:
Indonesia Juara Umum Thailand Masters 2026, Kabid Binpres PBSI Eng Hian: Regenerasi Mulai Buahkan Hasil

Fadil menambahkan, pada tahap pengembangan selanjutnya, platform ini dapat menyambungkan informasi dari tim pendukung kepada tim pengguna informasi, seperti pelatih teknik, pelatih fisik, fisioterapis, dokter, hingga katering, mencatat bagaimana intervensi dijalankan, serta dampaknya terhadap performa atlet.

Selain meluncurkan platform, pada saat yang sama PBSI juga melakukan pengukuran pertama kondisi atlet yang menjadi baseline bagi pengembangan database ke depan. Para atlet yang sedang berada di Pelatnas menjalani serangkaian tes yang terdiri pengukuran profil medis umum, profil antropometri atau dimensi tubuh manusia yang mencakup ukuran, proporsi, dan komposisinya, profil kebutuhan nutrisi, profil kebugaran dan tingkat kelelahan, komponen biomotor, serta screening aspek fisioterapis untuk mencatat riwayat cedera, ruang gerak sendi, otot, dan kontraksi maksimal otot.

Wakil Ketua Umum I PBSI Taufik Hidayat menceritakan bahwa pilot project program ini telah dicoba oleh Tim Ad Hoc Olimpiade Paris 2024, namun datanya belum terstandarisasi dan masih tersebar di berbagai tempat. Platform ini merupakan transformasi dari data manual ke digital. Dengan platform ini, sambung Taufik, data akan terintegrasi dan terstruktur sehingga dapat digunakan sebagai dasar pembuatan program latihan dan intervensi lainnya.

“Tugas federasi adalah memfasilitasi proses dan menyiapkan suasana yang kondusif bagi perkembangan atlet. Indonesia tidak boleh ketinggalan dalam memanfaatkan sains dan teknologi dalam membekali atlet menghadapi persaingan yang makin keras,” ujar peraih medali emas tunggal putra Olimpiade Athena 2004 ini.

Koordinator Tim Pendukung PBSI Nanang Kusuma menjelaskan, sport science adalah pemanfaatan sains sehingga program latihan dan intervensi lainnya lebih terukur, terdata, dan tertata.

“Apalagi dibantu dengan platform yang memungkinkan semua data dan informasi terintegrasi dalam satu tempat, sehingga perencanaan latihan dapat lebih akurat,” papar Nanang yang menggawangi analisis performa di Tim Ad Hoc Olimpiade Paris 2024 PBSI ini.

 

Foto Sport Science Analytics dari PBSI saat dilakukan test pada atlet. (Foto: PBSI)Sport Science Analytics dari PBSI saat dilakukan test pada atlet. (Foto: PBSI)

 

Nanang menambahkan, untuk tahap berikutnya sudah disiapkan screening psikologis sebagai dasar pemberian latihan mental. Kemudian screening performa teknik untuk mengetahui secara kuantitatif technical error atau enforced error. Terakhir adalah pematangan software untuk menentukan strategi yang dipersiapkan menghadapi setiap pertandingan. Metode ini akan menggunakan basis algoritma kecerdasan buatan.

“Tahap rintisan yang kita luncurkan hari ini menghasilkan integrated athlete monitoring system untuk memantau training load, performance recoring, baik secara harian, mingguan dan bulanan,” simpul Nanang.

Sejumlah atlet yang sedang tidak mengikuti turnamen internasional tampak dalam proses pengambilan data kondisi atlet, seperti Bagas Maulana, Leo Rolly Carnando, Daniel Marthin, M. Shohibul Fikri, Alwi Farhan, Ester Nuruni Tri Wardoyo, Komang Ayu Cahya Dewi, dan lain-lain.

Platform ini memiliki dashboard yang dapat dipantau langsung oleh Ketua Umum, Wakil Ketua Umum I, dan Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas PBSI. Tujuannya agar kondisi atlet dapat terpantau real time, termasuk tindaklanjut yang dibutuhkan.

“Platform ini bukan hanya untuk memantau kondisi atlet, tapi memantau juga kinerja pelatih teknik, pelatih fisik dan tim pendukung dalam mengembangkan program berbasis data,” tambah Taufik.

“Ini semua merupakan ikhtiar dalam menyiapkan dan memfasilitasi para atlet untuk mencapai prestasi tertinggi di Olimpiade Los Angeles 2028. Dengan platform ini, program latihan dapat dirancang secara tailor-made dan sesuai dengan kondisi masing-masing atlet,” pungkas Fadil. (*)

Baca Sebelumnya

Potential Lost Pajak Capai Rp200 Miliar, Bupati Bandung Segera Bentuk Satgas Penertiban Tempat Usaha

Baca Selanjutnya

Sidak Proyek Infrastruktur, Komisi III DPRD Kabupaten Blitar Temukan Masalah di 3 Lokasi

Tags:

pbsi Sport Science Analytics Fadil Imran taufik hidayat

Berita lainnya oleh Caknow

Kadispora Jatim Berharap Pers Dorong Kemajuan Sektor Kepemudaan dan Prestasi Olahraga

10 Februari 2026 16:55

Kadispora Jatim Berharap Pers Dorong Kemajuan Sektor Kepemudaan dan Prestasi Olahraga

IKA Unair Tulungagung bersama Komunitas Peduli Lingkungan Hijaukan Bukit Dondong

8 Februari 2026 17:05

IKA Unair Tulungagung bersama Komunitas Peduli Lingkungan Hijaukan Bukit Dondong

IGI Jadi Motor Penggerak Kompetensi Guru di Era Digital

6 Februari 2026 20:05

IGI Jadi Motor Penggerak Kompetensi Guru di Era Digital

Kunker ke Jatim,  Komite II DPD RI Susun DIM untuk Pemberdayaan Petani

26 Januari 2026 20:05

Kunker ke Jatim, Komite II DPD RI Susun DIM untuk Pemberdayaan Petani

Rayakan Festive Season dengan Baking Class “Holiday Sweet Creation” bersama Zest Hotel Jemursari Surabaya

23 Desember 2025 15:10

Rayakan Festive Season dengan Baking Class “Holiday Sweet Creation” bersama Zest Hotel Jemursari Surabaya

Ibu dan Anak Kompak dalam Kids Yogurt Cooking Class  di Swiss-Belinn Airport Surabaya

22 Desember 2025 16:34

Ibu dan Anak Kompak dalam Kids Yogurt Cooking Class di Swiss-Belinn Airport Surabaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar