Prabowo Kritik Program 3 Juta Rumah, Fahri Hamzah Minta Evaluasi Total

Jurnalis: Surya Irawan
Editor: Muhammad Faizin

19 Mar 2026 16:31

Thumbnail Prabowo Kritik Program 3 Juta Rumah, Fahri Hamzah Minta Evaluasi Total
Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo bersama Wamen PKP Fahri Hamzah saat kegiatan pencanangan pembangunan rumah vertikal betbasis TOD di lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) Blok G Manggarai pada Senin 16 Maret 2026 (Foto: Kementerian PKP)

KETIK, JAKARTA – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto mengkritik keras pelaksanaan program 3 juta rumah per tahun karena dinilai belum memenuhi target.

Fahri menegaskan, kritik tersebut menjadi sinyal kuat bagi Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

“Sejak awal Presiden memiliki keinginan besar merealisasikan target 3 juta rumah per tahun. Namun kritik yang muncul, termasuk dari Presiden sendiri, menunjukkan pelaksanaannya belum sesuai harapan,” kata Fahri, Kamis, 19 Maret 2026. 

Ia menyebut, program yang menjadi prioritas pemerintahan Prabowo itu masih menghadapi kendala serius di lapangan, terutama pada aspek implementasi.

Baca Juga:
Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Menurut Fahri, kritik Presiden harus dibaca sebagai dorongan untuk mengembalikan arah kebijakan pada prinsip ekonomi kerakyatan. Ia menilai rumah seharusnya dipandang sebagai kebutuhan dasar dan simbol martabat manusia, bukan sekadar komoditas.

“Rumah adalah simbol kemerdekaan dan hak asasi. Karena itu, pendekatan yang terlalu komersial berisiko melenceng dari tujuan utama,” ujarnya.

Prabowo Soroti Lambatnya Realisasi

Prabowo sebelumnya secara langsung mempertanyakan lambatnya progres program tersebut kepada Ketua Satgas Perumahan Hashim Djojohadikusumo.

Baca Juga:
Hasan Nasbi hingga Fahri Hamzah Tanggapi Pernyataan Kontroversial Saiful Mujani

“Kenapa program perumahan agak lambat?” tanya Prabowo.

Ia menilai terdapat kesenjangan antara target ambisius dan realisasi di lapangan. Selain itu, Presiden juga menyoroti hambatan birokrasi dan kelembagaan yang belum optimal dalam mendorong percepatan program.

Pemerintah Dorong Hunian Vertikal TOD

Di tengah evaluasi, pemerintah mulai mendorong pembangunan hunian vertikal berbasis Transit Oriented Development (TOD) di kawasan Stasiun Manggarai.

Proyek di lahan milik PT Kereta Api Indonesia ini akan mencakup delapan menara apartemen setinggi 12 lantai dengan total sekitar 2.200 unit.

Fahri mengatakan, konsep TOD mengintegrasikan hunian dengan transportasi massal untuk mengurangi ketergantungan kendaraan pribadi dan meningkatkan efisiensi mobilitas warga.

Pengembangan serupa juga direncanakan di sejumlah kota besar, sebagai bagian dari strategi mempercepat penyediaan hunian terjangkau di perkotaan. (*)

Baca Sebelumnya

Ditegur Istri, Dibalas Api: Kisah Kelam di Balik Kebakaran Toko di Garum Blitar

Baca Selanjutnya

Jelang Malam Takbiran Idulfitri 2026, Ini Imbauan Dari Polresta Malang Kota

Tags:

Fahri Hamzah Hashim Djojohadikusumo Satgas Perumahan kementerian PKP Hunian Vertikal Arah Kebijakan Perumahan Prabowo Kritik Target Tidak Tercapai Pemikiran Tokoh Ekonomi Hatta-Margono-Sumitro Evaluasi Menyeluruh Program 3 Juta Rumah

Berita lainnya oleh Surya Irawan

Ramadan 2026, BMI Salurkan Bantuan ke Ribuan Orang

14 April 2026 07:40

Ramadan 2026, BMI Salurkan Bantuan ke Ribuan Orang

Mulai Pukul 18.00 WIB, Listrik Gedung DPR Dibatasi demi Efisiensi

28 Maret 2026 10:00

Mulai Pukul 18.00 WIB, Listrik Gedung DPR Dibatasi demi Efisiensi

Setjen DPR Targetkan Hemat Rp1,5 Miliar BBM, Wacana WFH Jumat Menguat

28 Maret 2026 08:40

Setjen DPR Targetkan Hemat Rp1,5 Miliar BBM, Wacana WFH Jumat Menguat

Setjen DPR Terapkan Efisiensi Anggaran di Tengah Kenaikan Harga BBM Global

28 Maret 2026 07:36

Setjen DPR Terapkan Efisiensi Anggaran di Tengah Kenaikan Harga BBM Global

Pengrajin Difabel di Ponorogo Kembangkan Batik Ciprat Lewat Program Pemberdayaan

28 Maret 2026 07:05

Pengrajin Difabel di Ponorogo Kembangkan Batik Ciprat Lewat Program Pemberdayaan

Bank Muamalat, BMM dan Masjid Istiqlal Santuni 2.026 Anak Yatim

18 Maret 2026 22:30

Bank Muamalat, BMM dan Masjid Istiqlal Santuni 2.026 Anak Yatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar