Pemerintah Harus Berani Larang Pemudik Naik Motor Bawa Anak

Jurnalis: S. Widodo
Editor: Marno

19 Apr 2023 01:00

Thumbnail Pemerintah Harus Berani Larang Pemudik Naik Motor Bawa Anak
Pemudik naik motor membawa anak. Ini sangat bahaya. Seharusnya  pemerintah larang anak anak mudik naik motor. (Foto: Dok.DLAJR)

KETIK, JAKARTA – Motor menjadi salah satu transportasi favorit masyarakat Indonesia untuk menemani aktivitas mudik Lebaran. Meski terbilang kurang aman, kebiasaan itu sulit dihilangkan, pemerintah pun akan susah jika melakukan pelarangan. Oleh sebab itu, pemerintah setidaknya bisa melarang anak-anak mudik menggunakan motor.

Penggunaan motor saat mudik Lebaran jadi pilihan yang banyak dilakukan pemudik buat pulang ke kampung halaman. Sebelum pandemi Covid-19 melanda Indonesia, jutaan motor digunakan untuk mudik setiap tahunnya. Hasil Survey Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan menyebutkan pada 2023 ada potensi 25,13 juta unit motor (pilihan kedua setelah mobil pribadi 27,32 juta unit) yang bakal digunakan selama periode mudik Lebaran 2023.

Wakil Ketua Bidang Pemberdayaan dan Penguatan Kewilayahan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno menilai, seharusnya pemerintah secara tegas melarang masyarakat, khususnya anak-anak, mudik menggunakan motor.

Pemudik Motor Bawa Anak

Baca Juga:
Krisis Minyak Global Imbas Konflik Iran-AS, Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH

Mudik jadi momen yang ditunggu untuk berlebaran bersama keluarga di kampung halaman. Meski berbahaya, tak sedikit warga yang membawa anak untuk mudik naik motor. 

"Pemerintah tidak hanya mengimbau, tetapi juga harus berani menyatakan melarang mudik sepeda motor membawa anak-anak," kata Djoko keterangannya, Senin (3/4/2023).

Apa pun alasannya, setiap pemudik yang ketahuan membawa anak-anak dengan sepeda motor harus dihentikan perjalanannya. Dapat diminta kembali ke rumah atau disediakan kendaraan yang akan membawa ke daerah tujuan.

Berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya, sudah banyak kejadian anak-anak meninggal karena mudik menggunakan motor. Ada yang meninggal karena kedinginan, sebab langsung terkena angin dari depan, dan ada pula yang ngantuk kemudian terjatuh dari motor.

Baca Juga:
Pemerintah Umumkan Kebijakan WFH hingga Pembatasan Penggunaan Mobil Dinas

"Memang tidak ada larangan mudik menggunakan sepeda motor, tetapi jika ada alternatif lain sebaiknya dihindari. Pasalnya, mudik memakai sepeda motor, terlebih motor bermesin kecil, sangat berbahaya dan terlalu banyak risikonya. Apalagi kalau mudiknya berboncengan dan membawa anak. Sebaiknya dipikirkan secara matang," saran Djoko.

Memang semua kendaraan memiliki risiko saat di jalan. Namun sepeda motor kendaraan yang paling berisiko atau rentan, karena tubuh kita tidak dilindungi oleh bagian kendaraan tersebut. Berbeda halnya dengan mobil atau kendaraan lain, tubuh kita lebih terlindungi kalau terjadi kecelakaan di jalan, kata Djoko dengan tegas. (*)

Baca Sebelumnya

Permudah Pengawasan Persaingan Usaha, KPPU Keluarkan Peraturan Baru

Baca Selanjutnya

Kerusakan Akibat Gempa di Tuban Masih Didata, BPBD Jatim Gerak Cepat

Tags:

Pemerintah Mati Doko Setijawarno mudik naik motor

Berita lainnya oleh S. Widodo

Konjen RI Sambut Kloter Terakhir di Jeddah, Ingatkan Jemaah Jaga Kesehatan

24 Juni 2023 21:02

Konjen RI Sambut Kloter Terakhir di Jeddah, Ingatkan Jemaah Jaga Kesehatan

Yaqut Cholil:  Fasilitas Arafah dan Mina Siap 90 Persen

23 Juni 2023 21:45

Yaqut Cholil:  Fasilitas Arafah dan Mina Siap 90 Persen

Komisi VIII DPR RI Menilai, Layanan Petugas Haji di Bandara Baik dan Lancar

23 Juni 2023 13:42

Komisi VIII DPR RI Menilai, Layanan Petugas Haji di Bandara Baik dan Lancar

PPIH Dirikan Pos Kesehatan Utama dan Satelit  Jelang Puncak Haji

22 Juni 2023 20:20

PPIH Dirikan Pos Kesehatan Utama dan Satelit  Jelang Puncak Haji

Menag Tinjau Mina, Toilet Bertambah, Dapur Oke, Layanan Siap 99 Persen

21 Juni 2023 21:35

Menag Tinjau Mina, Toilet Bertambah, Dapur Oke, Layanan Siap 99 Persen

2000 Alumni SMAN 1 Magetan Serbu GOR Ki Mageti Magetan untuk Reuni Akbar

21 Juni 2023 15:55

2000 Alumni SMAN 1 Magetan Serbu GOR Ki Mageti Magetan untuk Reuni Akbar

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar