Hashim Djojohadikusumo Ingin Indonesia Jadi Pusat Pelatihan dan Pelestarian Bambu Dunia

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

20 Jun 2025 10:37

Thumbnail Hashim Djojohadikusumo Ingin Indonesia Jadi Pusat Pelatihan dan Pelestarian Bambu Dunia
Hashim Djojohadikusumo menerima sejumlah tokoh dan pakar di bidang bambu di Jakarta. (Foto: Istimewa)

KETIK, JAKARTA – Gerakan menanam bambu di sejumlah daerah belakangan ini mendapat apresiasi positif dari Utusan Presiden Bidang Energi, Iklim dan Lingkungan Hidup, Hashim S. Djojohadikusumo.   

Bahkan, Hashim menginginkan ke depan Indonesia menjadi Pusat Pelatihan dan Pelestarian Bambu Dunia. Hal ini penting, karena Indonesia memiliki beragam jenis bambu dengan kualitasnya terbaik di dunia. 

Karena itulah, Hashim berpendapat,  siapa pun yang terpanggil untuk menanam bambu, baik dilakukan para penyelenggara negara seperti kepala daerah dan para menteri terkait, maupun atas inisiatif warga masyarakat, harus didukung penuh.

Dukungan Hashim yang juga adik Presiden Prabowo itu mengemuka saat dirinya menerima sejumlah tokoh dan pakar di bidang bambu baru-baru ini. Salah satunya Ketua Yayasan Bambu Indonesia Aki Jatinika Naggamihardja. 

Baca Juga:
Banten Bidik Investasi Malaysia, Gubernur Andra Soni Terima Kunjungan Ismail Sabri

Hashim berpendapat, manfaat dan kegunaan bambu baik untuk kepentingan ekologis maupun ekonomis, bukan hanya menjadi kebutuhan dalam negeri Indonesia, tapi sudah mulai menjadi kebutuhan dunia saat ini.

Adapun pesan penting dari semangat menanam bambu itu, kata Hashim,  harus dimaknai sebagai wujud tingginya kesadaran dan kepedulian kita dalam merawat lingkungan hidup. 

“Ini sangat penting, karena masalah iklim dan lingkungan hidup itu sudah menjadi isu besar dunia. Apalagi, dalam kontek kekhawatiran warga dunia saat ini terhadap krisis iklim, berkurangnya oksigen dan panas bumi yang meningkat,” kata Hashim.

Dalam kontek itulah, Hashim mengajak semua pihak terkait, baik di kementerian maupun provinsi dan kabupaten- kota, untuk bergerak bersama merawat lingkungan yang makin sehat. Salah satunya dengan menanam bambu yang ternyata penghasil oksigen sangat besar.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Terima Kunjungan Dubes RRT, Dorong Investasi hingga Energi Bersih di Jatim

Bukan hanya itu, lanjut Hashim, dari aspek lingkungan hidup, bambu juga termasuk tananam yang memiliki kemampuan menyerap air cukup tinggi. Hal ini penting, salah satunya, untuk mengatasi masalah banjir dan tanah longsor. 

Untuk kepentingan tersebut, tegas Hashim, dari sekarang harus sudah mulai dipikirkan bagaimana cara membudidayakan bambu (hulu). Termasuk memikirkan bagaimana cara memanfaatkan bambu tersebut selain untuk kepentingan ekologis, tapi juga ekonomis (hilir).

Salah satunya, menurut Hashim, mulai dengan berbagai bentuk pelatihan, mulai dari cara menanam sampai menjadikan industri bambu. “Ke depan, saya ingin Indonesia menjadi pusat pelatihan dan pelestarian bambu dunia,” tegasnya.

Hashim mengakui, dalam kontek kepentingan industri bambu, kita masih jauh tertinggal dari China dengan teknologinya yang lebih maju. Sehingga, bambu bisa menjadi arang, sepatu, kain, dan herbal kesehatan yang bernilai tinggi.

Menurut Hashim, ini sebenarnya tantangan sekaligus peluang buat Indonesia. Karena kalau merujuk data dari Bamboo Global Market Report pada 2024, pasar bambu global itu mengalami peningkatan pesat. Dan ada trend ke depan makin meningkat.

Hashim menyebut sejumlah negara seperti Amerika Serikat, India, Jerman dan bahkan China sendiri sekarang mulai tertarik untuk investasi bambu di Indonesia. Kenapa? Karena bambu Indonesia yang khas dengan berumpunnya dinilai paling berkualitas.

“Harusnya ini menjadi peluang besar secara ekonomi. Apalagi, sejarah panjang bangsa ini tak terlepas dari bambu. Dari namanya saja, orang Inggris menyebutnya bamboo. Ini artinya, bambu itu memang milik kita dan harta karun kita,” ungkapnya.(*)
 

Baca Sebelumnya

Bupati Bondowoso Dorong Kolaborasi untuk Pendidikan Anak Usia Dini yang Lebih Maju

Baca Selanjutnya

Sisihkan Uang Hasil Jual Gorengan, Nurul Tak Sangka Mimpi Berhaji Bersama Suami Terwujud

Tags:

Hashim Djojohadikusumo Bambu investasi

Berita lainnya oleh Iwa AS

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

16 April 2026 00:23

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

15 April 2026 20:50

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

15 April 2026 15:39

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H