Banjir hingga Angin Kencang Terjang Sumut dan Jateng, Puluhan Rumah Terdampak

Jurnalis: Frederico Yudyanto
Editor: Naufal Ardiansyah

21 Okt 2025 19:46

Headline

Thumbnail Banjir hingga Angin Kencang Terjang Sumut dan Jateng, Puluhan Rumah Terdampak
Wilayah terdampak banjir di Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara, Senin, 20 Oktober 2025. (Foto: Dok. BPBD Kabupaten Nias Utara)

KETIK, JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) merangkum laporan kejadian bencana pada periode 20 hingga 21 Oktober 2025 pukul 07.00 WIB.

Laporan pertama hadir karena hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Gunung Sitoli, Sumatera Utara, pada Senin (20/10) pukul 09.45 WIB.

Bencana ini terjadi di Desa Boyo, Desa Mudik, dan Desa Lasara Bahlil di Kelurahan Pasar, Kecamatan Gunung Sitoli, mengakibatkan 86 kepala keluarga dan 86 rumah terdampak.

Kejadian kedua masih di wilayah Sumatera Utara. Banjir melanda tiga kecamatan di Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara Lotu, Sitolu Ori, dan Tugala Oyo pada Senin, 20 Oktober 2025.

Baca Juga:
Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Sebanyak 108 kepala keluarga dan rumah terdampak. BPBD setempat melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan pihak kecamatan.

Gelombang pasang dan abrasi juga melanda Kelurahan Hajoran Induk, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Senin dini hari, 20 Oktober 2025.

Peristiwa ini mengakibatkan 15 kepala keluarga dan 15 rumah terdampak, serta satu kios rusak akibat hantaman gelombang tinggi.

BPBD Kabupaten Tapanuli Tengah segera turun ke lokasi terdampak dan lakukan upaya penanganan darurat kepada warga terdampak.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

Beralih ke Provinsi Jawa Tengah, hujan deras disertai angin kencang melanda tujuh kecamatan di Kabupaten Klaten pada Senin, 20 Oktober 2025 pukul 15.40 WIB.

Daerah yang terdampak antara lain Kecamatan Juwiring, Cawas, Klaten Utara, Klaten Tengah, Gantiwarno, Trucuk dan Pedan.

Berdasarkan data yang diterima BNPB dilaporkan satu warga luka ringan dan 34 kepala keluarga terdampak, untuk kerugian materil tercatat 34 rumah rusak ringan, lima tempat usaha rusak ringan, satu fasilitas umum, satu jaringan listrik dan satu kandang ternak rusak ringan dan tiga akses jalan terdampak akibat kejadian ini.

Petugas BPBD Kabupaten Klaten segera melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan aparat serta warga setempat untuk melakukan upaya antisipasi.

Mereka bergotong royong memangkas pohon dan dahan yang lapuk guna mencegah potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan warga.

Menanggapi berbagai laporan bencana yang dipicu oleh cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengingatkan masyarakat agar tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, serta pohon tumbang.

“Ketika hujan deras dan angin kencang terjadi, utamakan keselamatan diri dan keluarga dengan tetap berada di dalam bangunan yang kuat, menjauh dari jendela, serta menghindari area yang berisiko roboh. Jika sedang dalam perjalanan, kurangi kecepatan, menepilah di tempat aman, dan hindari berteduh di bawah pohon, papan reklame, atau tiang listrik,” tutupnya. (*)

Baca Sebelumnya

Pemkot Batu Gandeng Polinema Sukseskan Program 1.000 Sarjana

Baca Selanjutnya

DPRD Trenggalek Jadwalkan Kegiatan untuk Bulan Oktober dan November

Tags:

Bnpb bpbd Sumatera Utara Jawa Tengah Angin kencang Hujan deras Pusdalops bencana alam

Berita lainnya oleh Frederico Yudyanto

Usai Liburan, Malas Mau Kerja Lagi? Bisa Jadi Kamu Kena Post-Holiday Blues

4 Januari 2026 12:01

Usai Liburan, Malas Mau Kerja Lagi? Bisa Jadi Kamu Kena Post-Holiday Blues

Dari Glenn Fredly hingga Iwan Fals, Inilah Ragam Makna Januari dalam Musik Indonesia

1 Januari 2026 05:30

Dari Glenn Fredly hingga Iwan Fals, Inilah Ragam Makna Januari dalam Musik Indonesia

Ini Lima Negara dengan Kembang Api Tahun Baru Paling Ikonik! No 1 Dubai

1 Januari 2026 01:00

Ini Lima Negara dengan Kembang Api Tahun Baru Paling Ikonik! No 1 Dubai

BMKG: Cuaca Kota Banda Aceh 31 Desember 2025 Diprakirakan Cerah Berawan, Sejumlah Kota Lainnya Hujan Ringan Hingga Petir

31 Desember 2025 10:15

BMKG: Cuaca Kota Banda Aceh 31 Desember 2025 Diprakirakan Cerah Berawan, Sejumlah Kota Lainnya Hujan Ringan Hingga Petir

Saat Piring Pecah Menjadi Pesan Cinta: Cerita dari Malam Tahun Baru di Denmark

31 Desember 2025 09:01

Saat Piring Pecah Menjadi Pesan Cinta: Cerita dari Malam Tahun Baru di Denmark

Anti-Ribet! Rahasia Liburan Pantai Seru dengan Persiapan yang Tepat

31 Desember 2025 05:30

Anti-Ribet! Rahasia Liburan Pantai Seru dengan Persiapan yang Tepat

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H