7 Kepala Daerah dan Tokoh Nasional Tolak Larangan Bukber

Jurnalis: Moch Khaesar
Editor: Rudi

27 Mar 2023 06:31

Headline

Thumbnail 7 Kepala Daerah dan Tokoh Nasional Tolak Larangan Bukber
Surat edaran larangan puasa yang dikeluarkan oleh Presiden Indonesia Jokowi. (Foto : aina mulyana)

KETIK, JAKARTA – Larangan berbuka puasa bersama untuk pejabat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Presiden Indonesia Joko Widodo, menimbulkan berbagai macam polemik.

Banyak yang menolak dengan adanya larangan yang dikeluarkan oleh Jokowi tersebut. Termasuk salah satunya dari tokoh nasional dan kepala daerah yang menolak adanya aturan tersebut.

1. Wali Kota Malang Sutiaji
Dikutip dari Detik.com, Wali Kota Malang Sutiaji meminta penjelasan dari Presiden Indonesia Jokowi dengan adanya kebijakan tersebut. Sehingga kebijakan tersebut menjadi pro kontra di kalangan bupati dan wali kota.

Dengan kondisi ini, Sutiaji membandingkan dengan adanya konser black pink serta acara sepak bola yang mengundang banyak masaa berkumpul.

Baca Juga:
Kepala Daerah Diingatkan Pantau MBG, Gubernur Khofifah Perintahkan Perbaiki Kendala di Lapangan

"Kami khawatir akan menuai polemik di masyarakat. Karena sepak bola boleh, konser (Blackpink) boleh, lalu buka bersama tidak diperbolehkan," tuturnya.

"Kami masih minta klarifikasi dan penjelasan secara detil. Karena sudah beredar di masyarakat dan menjadi pro kontra di grup Bupati dan Wali Kota," terang Sutiaji kepada wartawan di Balai Kota Malang, Jumat (24/3/2023).

2. Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra
Dikutip dari fokusjabar.id, tokoh pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra, menolak kebijakan Presiden Joko Widodo yang melarang kegiatan buka puasa bersama (bukber) pada Ramadan 1444 Hijriah.

Yusril khawatir, kebijakan itu jadi bumerang dan membuat pemerintahan Jokowi dicap anti-Islam.

Baca Juga:
Unik! Mencicipi Menu Fusion, Nasi Kebuli Kambing dengan Salmon Berempah

3. Ketua LPOI Said Aqil Siroj
Dikutip dari Kompas.com Ketua Umum Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) Said Aqil Siroj mengatakan, larangan buka puasa bersama yang diperuntukkan bagi pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) menyinggung perasaan umat Islam.

Menurut mantan Ketum PBNU ini, sebaiknya buka bersama tak perlu dilarang. Hanya saja harus ditekankan pada saat menggelar buka bersama sebaiknya dilakukan secara sederhana.

4. Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti
Dikutip dari tropongistana.com Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menilai pemerintah sangat gegabah dalam mengeluarkan aturan. Seharusnya dalam mengeluarkan instruksi pemerintah melakukan kajian yang komprehensif, berdasarkan data dan fakta.

5. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
Dikutip dari Tajukpolitik, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menolak larangan buka bersama (bukber) yang dibuat oleh Presiden Jokowi.

PPP beralasan Kebijakan yang tidak pro umat Islam tersebut dengan alasan Covid-19 tidak tepat dan tidak lagi relevan dengan kondisi sekarang.

Juru Bicara DPP PPP, Achmad Baidowi atau Awiek, dalam keterangan tertulis, Kamis (23/3/2023). Dirinya menilai alasan pandemi Covid-19 sangat tidak tepat.

“PPP berharap kegiatan buka bersama tidak dilarang. Adanya surat edaran tersebut jangan sampai dianggap menghalangi acara-acara berkaitan dengan umat Islam,” tegas Awiek.

6. Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, Saadiah Uluputty
Dikutip dari laman resmi PKS, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PKS, Saadiah Uluputty, meminta Presiden Jokowi meninjau ulang Surat Sekretaris Kabinet Republik Indonesia Nomor 38/Seskab/DKK/03/2023 terkait pelarangan buka puasa bersama untuk kalangan pejabat hingga pegawai pemerintah selama Ramadan 1444 H.

“Larangan buka puasa bersama oleh Presiden tidak arif. Mesti dicabut”, kata Saadiah Uluputty di Jakarta (25/03/2023).

7. Partai Amanat Nasional (PAN)
Dikutip dari Merdeka.com Partai Amanat Nasional (PAN) meminta arahan Presiden Indonesia Jokowi yang melarang pejabat dan pegawai pemerintah buka bersama tak mengaitkannya dengan upaya diskriminasi terhadap umat Islam.

PAN menilai larangan buka bersama itu lebih kepada pejabat maupun pegawai pemerintah bukan khusus kepada umat Islam.

"Ini bukan larangan kegiatan buka bersama oleh masyarakat. Jangan kemudian dibuat narasi seolah-olah masyarakat dilarang berbuka bersama. Tidak ada sama sekali larangan buka bersama yang dilakukan masyarakat," kata Sekjen PAN Eddy Soeparno. (*)

Baca Sebelumnya

Awal Pekan Harga Minyak Melonjak Hingga US$75,32 per Barel

Baca Selanjutnya

Bupati Bandung Akan Bentuk RDTR Berbasis Digital

Tags:

Kepala daerah Bupati tolak larangan bukber Bukber Buka bersama

Berita lainnya oleh Moch Khaesar

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

24 Oktober 2025 20:01

Bantu Pembangunan Sumber Daya, UWKS Kerja Sama dengan Dua Daerah

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

22 Oktober 2025 19:30

Banyak Lansia Alami Osteoartritis Lutut, Ini yang dilakukan Dosen FK Unusa

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

22 Oktober 2025 19:04

Kasus Pesta Seks di Hotel Ngagel Surabaya, Polisi: Bukan Motif Uang tapi Sensasi dan Kesenangan

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

20 Oktober 2025 06:05

Restoran Indonesia Ini Jadi Solusi Mencari Makanan Halal di Sydney Australia

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

19 Oktober 2025 12:38

GEGER! 34 Pria Digerebek Pesta Gay di Hotel Surabaya, Siapa Dalangnya?

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

18 Oktober 2025 22:41

[FOTO] Momen Persija Berpesta di Markas Persebaya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar