1.637 Titik di RI Alami Hari Tanpa Hujan Ekstrem, Wilayah Mana yang Paling Kering?

17 September 2026 22:11 17 Sep 2026 22:11

Al Ahmadi

Editor
Thumbnail 1.637 Titik di RI Alami Hari Tanpa Hujan Ekstrem, Wilayah Mana yang Paling Kering?

Ilustrasi kekeringan. Peta dan data pemantauan Hari Tanpa Hujan (HTH) BMKG yang menunjukkan 17 provinsi mengalami HTH kategori ekstrem per 10 September 2026, dengan durasi terlama mencapai 131 hari di Daerah Istimewa Yogyakarta. (Foto: Facebook)

KETIK, JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 17 provinsi di Indonesia mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) kategori ekstrem dengan durasi lebih dari 60 hari berturut-turut.

Berdasarkan pemutakhiran data per 10 September 2026, durasi HTH ekstrem terpanjang mencapai 131 hari.

Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi wilayah dengan HTH ekstrem terpanjang, yakni 131 hari.

Posisi berikutnya ditempati Jawa Tengah dengan 130 hari dan Jawa Timur dengan 129 hari.

Secara umum, hasil monitoring BMKG mencatat sebanyak 1.637 titik mengalami HTH kategori ekstrem.

Kondisi tersebut terutama terjadi di wilayah Indonesia bagian selatan, meliputi Lampung, sebagian besar Jawa, Kalimantan bagian selatan, Sulawesi Selatan, Maluku, Bali, Nusa Tenggara, hingga Papua Selatan.

BMKG mendefinisikan HTH sebagai jumlah hari berturut-turut ketika suatu wilayah tidak mengalami hujan atau hanya menerima curah hujan sangat rendah, yakni kurang dari 1 milimeter.

Berdasarkan durasinya, HTH terbagi menjadi enam kategori, yakni sangat pendek selama 0-5 hari, pendek 6-10 hari, menengah 11-20 hari, panjang 21-30 hari, sangat panjang 31-60 hari, dan ekstrem lebih dari 60 hari.

Berikut daftar wilayah dengan HTH ekstrem terpanjang berdasarkan pemutakhiran data BMKG per 10 September 2026:

  1. Daerah Istimewa Yogyakarta: 131 hari

  2. Jawa Tengah: 130 hari

  3. Jawa Timur: 129 hari

  4. Nusa Tenggara Timur: 118 hari

  5. Nusa Tenggara Barat: 115 hari

  6. Bali: 113 hari

  7. Jawa Barat: 110 hari

  8. Banten: 108 hari

  9. Sulawesi Selatan: 102 hari

  10. Maluku: 94 hari

  11. Sulawesi Barat: 91 hari

  12. Kalimantan Selatan: 89 hari

  13. Kalimantan Tengah: 89 hari

  14. Sulawesi Tenggara: 89 hari

  15. Gorontalo: 89 hari

  16. Sulawesi Utara: 88 hari

  17. Maluku Utara: 86 hari

BMKG menyebut kondisi atmosfer yang relatif kering tersebut didukung oleh pengaruh El Nino yang masih berada pada kategori sangat kuat.

Anomali suhu muka laut di wilayah Nino 3.4 tercatat sebesar +2,76 derajat Celsius pada Dasarian I September 2026.

Pemantauan HTH dilakukan BMKG dengan menganalisis curah hujan harian.

Jika pada hari terakhir pengamatan tidak terjadi hujan, jumlah hari tanpa hujan dihitung berdasarkan durasi berturut-turut sesuai kriteria HTH.

Data tersebut menjadi gambaran kondisi kekeringan meteorologis di sejumlah wilayah Indonesia berdasarkan pemantauan BMKG per 10 September 2026.(*)

Tombol Google News

Tags:

BMKG Hari Tanpa Hujan Hth Ekstrem Kekeringan Indonesia El Nino Kekeringan Meteorologis Daerah Istimewa Yogyakarta Jawa Tengah Jawa timur Nusa Tenggara Timur Nusa Tenggara Barat bali Sulawesi Selatan Musim Kemarau Berita Indonesia Info Indonesia