Serial “Can This Love Be Translated?” Jadi Perbincangan, Angkat Romansa dan Bahasa sebagai Tema Utama

Jurnalis: Filza Tiarania
Editor: Fisca Tanjung

21 Jan 2026 04:00

Thumbnail Serial “Can This Love Be Translated?” Jadi Perbincangan, Angkat Romansa dan Bahasa sebagai Tema Utama
Salah satu adegan dalam serial "Can This Love Be Translated?" yang menampilkan para pemeran utama yaitu Kim Seonho dan Go Youn-jung (Foto: IMDb)

KETIK, JAKARTA – Serial drama Korea Can This Love Be Translated? menjadi salah satu tontonan paling banyak dibicarakan sejak dirilis secara resmi di platform streaming Netflix pada 16 Januari 2026.

Serial bergenre komedi romantis ini ditulis oleh Hong Sisters, yaitu Hong Jung-eun dan Hong Mi-ran, duo penulis yang sebelumnya sukses dengan drama populer seperti Hotel Del Luna, The Master’s Sun, dan Alchemy of Souls.

Sementara itu, Yoo Young-eun yang bertugas sebagai sutradara, dikenal lewat karyanya di Bloody Heart.

Salah satu aspek yang membuat drama ini menarik dan banyak diperbincangkan adalah lokasi syutingnya yang tidak hanya diambil di Korea Selatan. Syuting dilakukan di beberapa negara selain Korea Selatan, yaitu Jepang, Kanada, dan Italia.

Baca Juga:
Agensi Konfirmasi Shin Eun-soo dan Yoo Seon-ho Resmi Berpacaran

Keputusan syuting di luar negeri bukan sekadar pemandangan visual saja. Namun menurut sang sutradara, latar tersebut membantu mencerminkan perkembangan emosi tokoh utama seiring perjalanan cerita mereka. 

Di Jepang, adegan awal memperkenalkan hubungan pertama antara Joo Ho-jin dan Cha Mu-hee dengan nuansa budaya dan perjalanan.

Kanada kemudian menjadi setting penting ketika hubungan dua karakter itu makin dekat di tengah pemandangan alam yang luas seperti pegunungan dan danau.

Sementara di Italia, latar kota bersejarah memberikan aura romantis khas Eropa sebagai latar untuk puncak konflik emosional cerita. 

Baca Juga:
Roh Yoonseo Dirumorkan Bergabung di Moving Season 2, Agensi Beri Klarifikasi

Lokasi syuting di Kanada, terutama di daerah seperti Banff, memberikan kesempatan bagi kru, pemain serta penonton untuk menyaksikan pemandangan alam yang menakjubkan, termasuk aurora borealis yang sempat terlihat saat istirahat syuting dan menjadi momen tak terlupakan di balik layar.

Sutradara Yoo Young-eun juga mengakui bahwa setiap latar tidak hanya sebagai backdrop, tetapi menjadi bagian penting dalam menyampaikan perasaan dan konflik internal tokoh, terutama dalam adegan ketika dua karakter utama saling memahami bahasa masing-masing. 

Serial ini dibintangi oleh Kim Seon-ho sebagai Joo Ho-jin, seorang penerjemah multibahasa yang fasih berbahasa Korea, Jepang, Inggris, dan Italia. Kim Seon-ho bahkan berlatih berbicara dalam keempat bahasa tersebut untuk memperkuat karakter yang ia mainkan. 

Sementara Go Youn-jung memerankan Cha Mu-hee, bintang internasional yang harus membagi waktunya antara dunia karier dan cinta dalam sorotan media. Chemistry kuat antara Kim Seonho dan Go Youn-jung menjadi sorotan penonton sejak awal, didukung oleh interaksi mereka di lokasi syuting yang menunjukkan kedekatan mereka. 

Adegan adegan seperti pertemuan awal mereka di Tokyo, perjalanan emosi di tengah keindahan alam Kanada, hingga momen intim di kota-kota Italia, menjadi beberapa momen paling diingat penonton sepanjang drama. 

Dengan penggabungan visual menawan dari berbagai negara, penulisan cerita oleh penulis legendaris, serta chemistry pemeran utama yang kuat, Can This Love Be Translated? dianggap berhasil menyuguhkan romansa lintas budaya yang berbeda dari drama Korea kebanyakan.*

Baca Sebelumnya

PAD DPM-PTSP Halsel 2025 Surplus Rp4 M, 2026 Dipatok Rp8 M

Baca Selanjutnya

Penuh Emosi dan Kesempatan Kedua, Ini 5 Film dan Serial Romansa Time Travel di Netflix

Tags:

Netflix Can This Love Be Translated? drama korea drakor K-Drama Kim Seonho Go Younjung Series Hong Sisters

Berita lainnya oleh Filza Tiarania

Bukan Sedang Mainan, Ini Alasan Kepiting Pantai Membuat Bola-Bola Pasir!

18 Maret 2026 05:00

Bukan Sedang Mainan, Ini Alasan Kepiting Pantai Membuat Bola-Bola Pasir!

Rumah Sakinah Muhammadiyah Luncurkan Tiga Program Pemberdayaan Baru

17 Maret 2026 15:19

Rumah Sakinah Muhammadiyah Luncurkan Tiga Program Pemberdayaan Baru

Jelang Lebaran RPH Surabaya Lakukan Monitoring, Harga Daging Sapi Naik Rp3.000–Rp5.000

15 Maret 2026 13:01

Jelang Lebaran RPH Surabaya Lakukan Monitoring, Harga Daging Sapi Naik Rp3.000–Rp5.000

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp17,499 Miliar untuk Warga Kota dan Kabupaten Madiun

14 Maret 2026 11:05

Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp17,499 Miliar untuk Warga Kota dan Kabupaten Madiun

Jelang Idulfitri, RPH Surabaya Ikut Ramaikan Pasar Murah Ramadan

13 Maret 2026 15:45

Jelang Idulfitri, RPH Surabaya Ikut Ramaikan Pasar Murah Ramadan

Seminggu Sebelum Idul Fitri, Harga Daging di Surabaya Terkendali

13 Maret 2026 12:35

Seminggu Sebelum Idul Fitri, Harga Daging di Surabaya Terkendali

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H