Inilah Sebab Perbedaan Bilangan Rakaat Salat Tarawih Antara NU dan Muhammadiyah

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Mustopa

15 Mar 2024 03:25

Thumbnail Inilah Sebab Perbedaan Bilangan Rakaat Salat Tarawih Antara NU dan Muhammadiyah
Ilustrasi shalat tarawih. (Foto: NU Online)

KETIK, JAKARTA – Salat tarawih adalah salat sunah yang hanya ada saat bulan Ramadan. Dalam pelaksanaannya salat yang dilakukan setelah isya ini memiliki variasi jumlah rakaat antara berbagai kelompok dan organisasi Islam.

Melansir laman NU Online, di Indonesia ada dua ormas terbesar yang perbedaan jumlah rakaat tarawihnya selalu menjadi perhatian yakni Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU). 

Jumlah bilangan rakaat shalat tarawih Muhammadiyah berjumlah 11 rakaat sedang Nahdlatul Ulama (NU) sebanyak 24 rakaat. Di setiap bulan Ramadan selalu muncul pertanyaan kenapa jumlah rakaat salat tarawih kedua ormas itu berbeda.

Perbedaan antara NU dan Muhammadiyah dalam salat Tarawih juga mencerminkan perbedaan dalam pendekatan interpretasi terhadap sumber-sumber Islam, termasuk Al-Quran dan hadis. 

Baca Juga:
PWNU Jatim Gagas Gerakan “NUConomic”, Strategi Baru Bangkitkan Ekonomi Warga NU di Abad Kedua

Perbedaan ini muncul karena tidak ada satu pun hadits yang secara  sahih dan sharih (eksplisit) menyebutkan jumlah rakaat tarawih yang dilakukan oleh baginda Rasulullah Saw. Memang ada hadis sahih riwayat Aisyah berbunyi:

"Bagaimana salat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam di bulan Ramadan? Aisyah menjawab, "Beliau tidak pernah menambah, baik di bulan Ramadan atau selainnya dari sebelas rakaat". (HR al-Bukhari-Muslim).

Lebih lanjut, walaupun dalam hadist tersebut dikatakan 11 rakaat, namun Aisyah tidak dengan tegas mengatakan jika 11 rakaat tersebut adalah bilangan rakaat shalat tarawih.

Akibatnya terjadi perbedaan pendapat dari para ulama, mayoritas ulama dari mazhab Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan Hanbali menegaskan, shalat tarawih berjumlah 20 rakaat. Imam As-Sarakhsi dari mazhab Hanafi menyebutkan:

Baca Juga:
PWNU Jatim Usulkan Pelembagaan Aswaja Center Jelang Muktamar Ke-35 NU

Maka sesungguhnya shalat tarawih itu 20 rakaat, selain shalat witir, menurut pendapat kami. (Lihat: As-Sarakhsi, Al-Mabsuth, juz 2, halaman 144). Sedangkan imam Ad-Dardiri dari mazhab Maliki menuturkan:

"Dan shalat Tarawih di bulan Ramadhan, yaitu 20 rakaat setelah shalat Isya', dengan salam tiap dua rakaat, di luar shalat syafa' dan witir. (Lihat: Ad-Dardiri, Asy-Syarhu Ash-Shaghir, juz 1, halaman 404).

Walaupun terdapat perbedaan antara NU dan Muhammadiyah dalam pelaksanaan Shalat Tarawih, akan tetapi kedua organisasi besar ini tetap memegang teguh nilai-nilai islam dalam menjalankan ibadah tersebut.

Perbedaan dalam pelaksanaan ibadah tidak mengurangi kesatuan umat Islam Indonesia dalam merayakan bulan Ramadan dan menjalankan ibadah secara khusyuk.(*)

Baca Sebelumnya

Sukses Kembangkan Berbagai Unit Usaha, Desa Sukomulyo Gresik Menangi Desa BRILiaN Kategori Pengembangan Wirausaha Terbaik

Baca Selanjutnya

Terkait Kerusakan Jalan Godean, Ini yang Diinginkan Warga Sleman Barat

Tags:

tarawih ramadan Bilangan Rakaat nu Muhammadiyah alquran hadist

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar