Gampang Marah saat Berpuasa? Begini Penjelasan Sains dan Perspektif Islam

Jurnalis: Maulidya Hanin Najahah
Editor: Al Ahmadi

4 Mar 2026 05:30

Thumbnail Gampang Marah saat Berpuasa? Begini Penjelasan Sains dan Perspektif Islam
Seseorang menenangkan diri saat berpuasa sebagai bagian dari latihan pengendalian emosi di bulan Ramadan. (Ilustrasi: Maulidya Hanin Najahah/Ketik.com)

KETIK, JAKARTA – Ramadan sering dipandang sebagai momen spiritual yang penuh ketenangan dan kedekatan dengan Tuhan.

Namun bagi banyak orang, salah satu tantangan terbesar justru bukan menahan lapar atau haus, melainkan mengendalikan emosi, terutama rasa mudah tersinggung yang kerap muncul saat berpuasa.

Secara fisiologis, perubahan suasana hati saat berpuasa dapat dijelaskan melalui respons tubuh terhadap perubahan energi.

Ketika tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman dalam waktu lama, kadar gula darah menurun.

Baca Juga:
Ramadan 2026, BMI Salurkan Bantuan ke Ribuan Orang

Kondisi ini memengaruhi fungsi otak yang berperan dalam mengatur kontrol emosi dan konsentrasi.

Penurunan glukosa di otak serta perubahan hormon seperti ghrelin (hormon lapar) dapat membuat seseorang menjadi lebih reaktif dan mudah marah.

Fenomena ini sering disebut hangry, gabungan dari hungry (lapar) dan angry (marah).

Selain itu, dehidrasi ringan serta perubahan pola tidur selama Ramadan, seperti bangun sahur, aktivitas malam seperti tarawih, dan waktu istirahat yang bergeser, turut memengaruhi kestabilan mood dan kemampuan seseorang dalam mengelola stres.

Baca Juga:
Erik Heriana Soroti Makna Kedewasaan dalam Mengelola Emosi Lewat Media Sosial

Di luar faktor biologis, terdapat dimensi psikologis yang turut memperkuat reaksi emosional tersebut.

Perubahan rutinitas harian, beban mental akibat tuntutan spiritual dan sosial, serta harapan tinggi terhadap kualitas ibadah dapat menjadi sumber stres tambahan.

Ketika energi mental menurun, kontrol diri pun melemah, sehingga komentar kecil atau situasi biasa bisa terasa lebih memicu emosi dibanding hari-hari normal.

Psikolog Klinis dari Universitas Indonesia, Dini Rahma Bintari, S.Psi., M.Psi., Ph.D., menjelaskan bahwa kondisi ini justru dapat dipandang sebagai bagian dari pelatihan emosional selama puasa.

“Proses menahan lapar dan haus selama puasa juga mengajarkan seseorang untuk mengenali dan mengelola emosi negatif. Rasa lelah dan emosi negatif yang mungkin muncul justru menjadi sarana latihan untuk tidak melampiaskannya secara berlebihan,” jelasnya dikutip dari laman psikologi.ui.ac.id, Selasa, 3 Maret 2026.

Artinya, mudah tersinggung bukan berarti puasa gagal. Justru kondisi tersebut bisa menjadi panggilan untuk lebih sadar terhadap keadaan batin dan cara seseorang merespons situasi di sekitarnya.

Sementara dari perspektif agama, tantangan emosional ini bukanlah hal yang asing.

Dalam ajaran Islam, puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, melainkan juga menahan perilaku buruk, termasuk ucapan yang tidak baik dan amarah.

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW, “Jika salah seorang dari kalian berpuasa pada suatu hari, maka janganlah ia berkata-kata kotor dan berbuat kesia-siaan.”

Pesan tersebut menegaskan bahwa Ramadan merupakan latihan pengendalian diri secara menyeluruh, bukan sekadar ritual fisik.

Justru kemampuan menahan emosi di tengah tantangan puasa menjadi bagian penting dari makna spiritual yang ingin dibangun selama bulan suci Ramadan.(*)

Baca Sebelumnya

Begadang Usai Tarawih, Kemenkes Imbau Warga Tetap Jaga Pola Tidur di Bulan Ramadan

Baca Selanjutnya

Kentut di Dalam Air Saat Puasa, Batal atau Tidak? Ini Penjelasan Dosen UINSA

Tags:

puasa ramadan #tersinggung Emosi Ramadan 2026 Puasa dan Emosi Hangry Psikologi Puasa Dini Rahma Bintari Psikologi UI Kontrol Emosi Manajemen Stres Kesehatan Mental Ramadan ibadah puasa Spiritualitas Ramadan pengendalian diri

Berita lainnya oleh Maulidya Hanin Najahah

PWNU Jatim Gagas Gerakan “NUConomic”, Strategi Baru Bangkitkan Ekonomi Warga NU di Abad Kedua

14 April 2026 11:07

PWNU Jatim Gagas Gerakan “NUConomic”, Strategi Baru Bangkitkan Ekonomi Warga NU di Abad Kedua

Jatim Resmi Batasi Penggunaan Gadget di Sekolah! Khofifah: Perkuat Karakter dan Interaksi Sosial Murid

14 April 2026 10:29

Jatim Resmi Batasi Penggunaan Gadget di Sekolah! Khofifah: Perkuat Karakter dan Interaksi Sosial Murid

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Selasa 14 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

14 April 2026 08:40

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Selasa 14 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

PWNU Jatim Usulkan Pelembagaan Aswaja Center Jelang Muktamar Ke-35 NU

13 April 2026 18:24

PWNU Jatim Usulkan Pelembagaan Aswaja Center Jelang Muktamar Ke-35 NU

Prakiraan Cuaca Hari Ini 13 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

13 April 2026 09:20

Prakiraan Cuaca Hari Ini 13 April 2026: Jakarta dan Bandung Cerah

Muskerwil I PWNU Jatim di Tuban: Silaturahmi dan Qanun Asasi Ditekankan Kembali Menjelang Abad Kedua NU

12 April 2026 13:20

Muskerwil I PWNU Jatim di Tuban: Silaturahmi dan Qanun Asasi Ditekankan Kembali Menjelang Abad Kedua NU

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar