Fakta di Balik Busa: Apakah Sabun Berbusa Lebih Efektif

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Muhammad Faizin

26 Apr 2025 13:50

Thumbnail Fakta di Balik Busa: Apakah Sabun Berbusa Lebih Efektif
Ilustrasi penggunaan sabun. (Foto: Pexels)

KETIK, JAKARTA – Selama ini kita sering beranggapan saat menggunakan sabun yang menghasilkan banyak busa, maka akan semakin efektif untuk membersihkan tubuh dari kotoran. Namun hal tersebut rupanya tidak selalu berkaitan. 

Berdasarkan penelitian terbaru membuktikan bahwa korelasi antara kandungan busa dengan kemampuan membersihkan sabun tidak selalu berkaitan.

Busa sering dikaitkan dengan kebersihan karena memberikan kesan bahwa sabun sedang bekerja secara maksimal. Padahal, busa bukanlah indikator utama efektivitas pembersihan suatu sabun. Busa sendiri merupakan efek samping dari proses pembersihan dan bukan indikator efektivitas sabun dalam membersihkan kotoran.

Pada kenyataannya sabun bekerja dengan mengikat kotoran dan minyak, lalu membawanya pergi saat dibilas dengan air. Hal ini tidak bergantung pada jumlah busa yang dihasilkan, melainkan pada formulasi bahan aktif dalam sabun tersebut.

Baca Juga:
Rutin! Plt Wali Kota Madiun Nggowes Cek Kondisi di Lapangan

Justru bagi sebagian orang busa pada sabun bisa menimbulkan efek negatif. Busa sendiri berasal dari bahan kimia seperti Sodium Lauryl Sulfate (SLS) dan Sodium Laureth Sulfate (SLES). 

Kedua bahan tersebut menyimpan potensi resiko, berikut ini kami ulas beberapa efek negatif yang disebabkan oleh busa sabun.

1. Iritasi Kulit

Busa sabun rupanya dapat menyebabkan iritasi kulit, kandungan SLS di dalam sabun dikenal sebagai bahan yang keras. SLS dapat menghilangkan minyak alami kulit, sehingga kulit menjadi kering dan kasar. Selain itu juga memperburuk gejala dan menyebabkan reaksi alergi pada orang dengan kulit sensitif atau kondisi kulit seperti dermatitis.

Baca Juga:
Sampah Menumpuk di RSUD Mardi Waluyo Blitar, Keluarga Pasien Resah

2. Pemicu Reaksi Alergi

Tidak dapat dipungkiri banyak sabun yang menggunakan bahan kimia seperti pewarna, pewangi dan pengawet sintetis. Kontak bahan kimia dengan kulit dapat memicu reaksi alergi bagi beberapa orang, khususnya yang berkulit sensitif.

Reaksi alergi ini seringkali dipicu oleh kandungan SLS di dalam sabun. Reaksi alergi yang muncul antara lain kemerahan, gatal, dan mengelupas hingga menyebabkan pecah-pecah di sudut mulut dan sariawan.

3. Mencemari Lingkungan

Kandungan bahan kimia dalam sabun cukup sulit untuk terurai secara alami. Khususnya kandungan SLS, bahan ini dapat berdampak buruk bagi lingkungan, terutama ekosistem air. Alasannya, karena SLS dapat mencemari lingkungan karena terbawa saat membilas produk yang mengandungnya. (*)

Baca Sebelumnya

Keluarga PMI Korban Tenggelam di Korsel Terima Santunan Kematian dari BPJS Ketenagakerjaan

Baca Selanjutnya

DPRD Sidoarjo Desak Pemkab Sidoarjo Segera Rumuskan Perbup Perlindungan dan Layanan Disabilitas

Tags:

Sabun Busa SLS Iritasi kebersihan kulit

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H