Jangan Diremehkan! Ini Dampak Negatif Menahan Kencing saat Perjalanan Mudik

Jurnalis: Husni Habib
Editor: M. Rifat

13 Apr 2024 20:05

Thumbnail Jangan Diremehkan! Ini Dampak Negatif Menahan Kencing saat Perjalanan Mudik
Ilustrasi menahan kencing. (Foto: Medical News Today)

KETIK, JAKARTA – Mendekati lebaran yang tinggal menghitung hari, biasanya sudah mulai banyak orang melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.

Perjalanan mudik ini tak jarang harus ditempuh dengan waktu yang cukup lama karena jarak yang jauh.

Belum lagi jika jalanan macet karena ramainya arus kendaraan membuat perjalanan mudik menjadi jauh lebih lama. Dalam kondisi seperti ini seringkali para pemudik harus menahan buang air kecil karena jauhnya perjalanan yang ditempuh.

dokter Spesialis Urologi RS Pondok Indah Bintaro Jaya dr. Ima Nastiti Setyaningsih, Sp.U., dalam keterangannya mengatakan hal tersebut ada baiknya untuk dihindari lantaran bisa berdampak negatif bagi kesehatan, Pasalnya hal tersebut bisa meningkatkan resiko terserang infeksi saluran kemih.

Baca Juga:
Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga Okinawa

"Infeksi Saluran Kemih atau ISK terjadi ketika ada bakteri yang masuk ke dalam traktus urinarius melalui uretra dan berkembang biak di dalam kandung kemih," jelasnya.

"Meskipun sistem berkemih telah didesain untuk menghambat masuknya bakteri, kadang-kadang mekanisme pertahanan tersebut gagal," imbuhnya.

Lebih lanjut, pada kondisi tertentu terutama saat tubuh tidak fit dapat terjadi peningkatan perkembangan bakteri di saluran kemih.

Terutama bagi perempuan yang memiliki resiko lebih besar karena anatomi perempuan memiliki uretra yang lebih pendek daripada pria. Sehingga membuat jarak yang ditempuh bakteri untuk mencapai kandung kemih lebih pendek. 

Baca Juga:
Tropicana Slim Dorong Remisi Diabetes Melalui Beat Diabetes 2026

"Penggunaan alat kontrasepsi tertentu, misalnya diafragma dan bahan spermisida juga meningkatkan kemungkinan terjadinya ISK. Kemudian menopause, penurunan hormon estrogen menyebabkan perubahan di saluran kemih sehingga rentan terhadap terjadinya infeksi," tambah dokter Ima.

Bila seseorang telah terlanjut terkena ISK, dapat muncul keluhan-keluhan berupa desakan untuk berkemih, nyeri saat berkemih, sering berkemih, urine keruh, kemerahan, atau berbau, hingga nyeri panggul.

Apabila telah mengalami gejala-gejala tersebut, dokter Ima menganjurkan untuk segera berkonsultasi dengan dokter, khususnya dokter spesialis bedah urologi. Hal ini diperlukan untuk menjalani pemeriksaan guna memperkuat diagnosis dokter.

Hindari membeli obat di apotek tanpa melakukan pemeriksaan dokter terlebih dahulu. Karena tak jarang apotek memberikan obat antibiotik tanpa aturan yang jelas dan tanpa resep dokter.

"Perilaku seperti ini dapat membahayakan dan dapat menyebabkan terjadinya resistensi obat-obatan antibiotika," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Tingkatkan Kewaspadaan! Berikut ini Tips Menghindari Modus Penipuan Sniffing

Baca Selanjutnya

Jelang Lebaran, Sarbumusi NU Cianjur Ingatkan Perusahaan Bayar THR Sesuai Aturan dan Tepat Waktu

Tags:

kesehatan mudik lebaran menahan kencing infeksi saluran kemih bakteri Antibiotik

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar