KETIK, JAKARTA – Kanker merupakan salah satu penyakit mematikan yang sudah banyak memakan korban jiwa. Kanker memiliki banyak jenis, tergantung di bagian tubuh mana penyakit tersebut menyerang tubuh.
Salah satu bagian tubuh yang rentan terkena kanker adalah Paru- Paru. Menurut World Health Organization (WHO), kanker paru merupakan pembunuh terbanyak dari semua jenis kanker.
Penyebab dari penyakit ini umumnya karena kebiasaan merokok (perokok aktif) dan juga karena sering menghirup asap rokok (perokok pasif). Selain itu juga terdapat beberapa sebab lain seperti faktor genetik, riwayat medis dan juga paparan zat kimia lain.
Seperti jenis kanker lainnya, kanker paru memiliki 4 tahapan sesuai dengan tingkat keparahannya, yakni mulai dari tingkat /stadium 1 hingga stadium 4. Pada saat masih stadium 1 penyakit ini tidak menunjukkan gejala, namun ketika berangsur-angsur naik maka penderitanya akan merasakan beberapa gejala.
Baca Juga:
Makan Sebelum Kenyang, Hara Hachi Bu: Rahasia Umur Panjang Warga OkinawaBerikut ini adalah gejala kanker saat sudah memasuki tingkat keparahan yang tinggi.
• Sakit kepala
• Kelelahan
• Batuk yang tak kunjung mereda
Baca Juga:
Tropicana Slim Dorong Remisi Diabetes Melalui Beat Diabetes 2026• Nyeri dada, terutama saat batuk
• Pembengkakan pada kelenjar getah bening
• Jaunice, atau warna kulit berubah kekuningan
• Kesulitan bernapas
• Kehilangan nafsu makan
• Berat badan menurun drastis
• Nyeri dan bengkak pada sendi
• Nyeri pada tulang, terjadi ketika kanker bermetastasis ke tulang
• Gangguan penglihatan dan kejang, jika kanker bermetastasis ke otak
• Mual dan kembung, terjadi jika kanker bermetastasis ke organ hati
Pada saat sudah menunjukkan tingkat keparahan yang tinggi, dalam penanganannya kanker paru tidak bisa dikatakan sembuh total.
Dalam dunia kesehatan istilah yang digunakan adalah 'remisi penyakit'. Di mana pada kondisi ini gejala penyakit sudah berkurang atau bahkan tidak terlihat. Kondisi ini bisa terjadi secara parsial maupun keseluruhan.
Oleh karena itu dalam penanganannya dokter akan berfokus pada menekan atau mengurangi gejala yang ditimbulkan. Karena dalam kondisi remisi gejala yang ditimbulkan oleh kanker paru masih sangat tinggi.(*)