PBB Desak Investigasi Transparan Dugaan Kekerasan Aparat di Demo Indonesia

Editor: Aziz Mahrizal

3 Sep 2025 10:19

Headline

Thumbnail PBB Desak Investigasi Transparan Dugaan Kekerasan Aparat di Demo Indonesia
Ilustrasi polisi menembak gas air mata saat demo. (Ilustrasi: Rihad/Ketik)

KETIK, JAKARTA – Juru bicara Kantor Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia atau OHCHR, Ravina Shamdasani, mendesak adanya investigasi menyeluruh dan transparan atas dugaan penggunaan kekuatan yang tidak proporsional oleh aparat keamanan dalam menangani demonstrasi di Indonesia. Penyelidikan ini diharapkan bisa mengungkap pelanggaran hak asasi manusia yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

“Kami menyerukan investigasi yang cepat, menyeluruh, dan transparan terhadap semua dugaan pelanggaran hukum hak asasi manusia internasional, termasuk yang berkaitan dengan penggunaan kekuatan,” kata Ravina, dikutip dari laman resmi OHCHR, Rabu, 3 September 2025.

Menurut Ravina, dialog adalah jalan terbaik untuk meredam ketegangan dan mencari solusi dari akar permasalahan, seperti kebijakan kenaikan tunjangan anggota DPR di tengah isu efisiensi anggaran negara yang memicu kemarahan publik.

PBB juga mengingatkan aparat keamanan untuk menghormati hak fundamental warga negara untuk berkumpul dan menyampaikan pendapat secara damai.

Baca Juga:
Muslimat NU Serukan Dunia Tanpa Perang, Khofifah dan Arifah Saksikan Deklarasi 9 Tuntutan ke PBB

“Semua aparat keamanan, termasuk militer ketika dikerahkan dalam kapasitas penegakan hukum, harus mematuhi prinsip-prinsip dasar tentang penggunaan kekuatan dan senjata api,” tutur Ravina.

Selain itu, PBB menyoroti kebebasan pers dan mendesak jurnalis diberi ruang untuk meliput peristiwa secara bebas dan independen tanpa intimidasi.

Aksi demonstrasi yang telah berlangsung sejak 25 Agustus 2025 ini dipicu oleh penolakan publik terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak pro-rakyat, kenaikan tunjangan anggota DPR, dan kenaikan berbagai jenis pajak. Sejauh ini, demonstrasi telah menewaskan sedikitnya sembilan orang, empat di antaranya di Makassar. Tiga korban tewas akibat kebakaran di kantor DPRD Makassar dan satu lainnya meninggal dunia setelah dikeroyok massa.

Kematian pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan, yang terlindas kendaraan taktis Brimob menjadi salah satu insiden yang disorot dalam aksi unjuk rasa. (*)

Baca Juga:
Kasus Andrie Yunus Picu Aksi Mahasiswa di Malang, Dinilai Jadi Alarm Ancaman Demokrasi

Baca Sebelumnya

Gubernur Jatim: Pasar Murah Dekatkan Akses Kebutuhan Pokok Terjangkau untuk Masyarakat

Baca Selanjutnya

Gedung DPRD Dirusak, 12 Pelaku Demo Anarkis di Cilacap Ditetapkan Tersangka

Tags:

PBB OHCHR demo kekerasan aparat Ravina Shamdasani demonstrasi

Berita lainnya oleh Aziz Mahrizal

Lantunan Ayat Suci Hafizah Aisyah Ar-Rumy Sejukkan Halalbihalal RT 06 De Cassablanca Malang

12 April 2026 14:28

Lantunan Ayat Suci Hafizah Aisyah Ar-Rumy Sejukkan Halalbihalal RT 06 De Cassablanca Malang

Momen Halalbihalal, RT 06 De Cassablanca Kota Malang Perkuat Kolaborasi

12 April 2026 12:05

Momen Halalbihalal, RT 06 De Cassablanca Kota Malang Perkuat Kolaborasi

Waka BGN Sony Sonjaya: Program Makan Bergizi Gratis Serap 166 Ribu Tenaga Kerja di Jawa Timur

9 April 2026 14:19

Waka BGN Sony Sonjaya: Program Makan Bergizi Gratis Serap 166 Ribu Tenaga Kerja di Jawa Timur

Sekjen GAPEMBI Hasan Basri: Menjaga Gizi Nasional adalah Investasi Masa Depan

9 April 2026 11:20

Sekjen GAPEMBI Hasan Basri: Menjaga Gizi Nasional adalah Investasi Masa Depan

Bos Dapur MBG Se-Jatim Kumpul di Malang, Ada Apa?

9 April 2026 09:01

Bos Dapur MBG Se-Jatim Kumpul di Malang, Ada Apa?

Dilantik Hari Ini, Berikut Susunan Lengkap Pengurus DPW GAPEMBI Jatim

9 April 2026 08:59

Dilantik Hari Ini, Berikut Susunan Lengkap Pengurus DPW GAPEMBI Jatim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar