Eskalasi Perang Rusia Ukraina Meningkat, Kemlu Imbau WNI Tingkatkan Kewaspadaan

22 September 2026 06:01 22 Sep 2026 06:01

M. Rifat, Rahmat Rifadin

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Eskalasi Perang Rusia Ukraina Meningkat, Kemlu Imbau WNI Tingkatkan Kewaspadaan

Ilustrasi perang Rusia dan Ukraina. (Foto: Dok. Intagram BBC)

KETIK, JAKARTA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI meminta warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Rusia dan Ukraina, meningkatkan kewaspadaan menyusul meningkatnya frekuensi serangan udara dalam eskalasi perang kedua negara.

Heni Hamidah Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI mengatakan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kiev dan KBRI Moskow terus memantau perkembangan situasi keamanan sekaligus kondisi WNI di wilayah akreditasi masing-masing.

“KBRI Kiev dan KBRI Moskow mengimbau seluruh WNI di Ukraina dan Rusia untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari perjalanan yang tidak esensial ke wilayah dengan aktivitas serangan,” kata Heni dalam keterangan resmi, Senin (21/9/2026).

Heni meminta WNI mengikuti informasi dan arahan resmi dari otoritas setempat, terutama ketika peringatan serangan dikeluarkan.

“Dalam kondisi terdapat peringatan serangan, WNI diimbau agar segera menuju tempat perlindungan dan memastikan dokumen serta kebutuhan penting mudah diakses,” ujarnya.

Menurut Heni, eskalasi serangan kembali meningkat setelah Ukraina menyerang sejumlah sasaran di Moskow pada 19-20 September 2026. Sejumlah sasaran yang diserang termasuk kilang minyak.

Serangan tersebut kemudian diikuti peningkatan serangan balasan Rusia terhadap sejumlah wilayah di Ukraina.

KBRI Kiev mencatat peningkatan frekuensi serangan drone Rusia di sejumlah wilayah, termasuk Kiev dan Odessa.

Serangan juga terpantau di jalur utama menuju perbatasan Polandia, antara lain wilayah Zhytomyr dan Rivne.

Pada 21 September 2026, militer Rusia kembali melancarkan serangan terhadap sejumlah fasilitas yang menurut pihak Rusia berkaitan dengan kepentingan militer dan logistik Ukraina.

Di tengah eskalasi tersebut, KBRI Kiev dan KBRI Moskow memastikan seluruh WNI yang berada di wilayah akreditasi masing-masing dalam kondisi aman dan selamat.

“KBRI Kiev dan KBRI Moskow terus melakukan komunikasi dengan para WNI untuk memastikan keselamatan dan memperoleh informasi terkini mengenai kondisi mereka,” kata Heni.

Berdasarkan catatan KBRI Kiev per Juni 2025, sebanyak 80 WNI masih menetap di Ukraina. Sementara itu, KBRI Moskow mencatat terdapat 1.325 WNI di Rusia berdasarkan data per September 2025. (*)

Tombol Google News

Tags:

Kemlu RI Kementerian luar negeri perang rusia ukraina