AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata Dua Pekan, Pembicaraan Damai Segera Dimulai

Editor: Dendy Ganda Kusumah

8 Apr 2026 12:16

Headline

Thumbnail AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata Dua Pekan, Pembicaraan Damai Segera Dimulai
Presiden AS, Donald Trump, disebut telah menyepakati gencatan senjata dengan Iran selama periode dua pekan. (Foto: Instagram/@potus)

KETIK, JAKARTA – Amerika Serikat dan Iran sepakat menerapkan gencatan senjata selama dua pekan sebagai langkah awal menuju pembicaraan damai antara kedua negara.

Kesepakatan tersebut dicapai setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memutuskan menunda rencana pemboman terhadap sejumlah situs energi Iran. Penundaan dilakukan dengan syarat Iran membuka jalur pelayaran di Selat Hormuz secara penuh, aman, dan segera.

Trump menyampaikan keputusan itu usai berdiskusi dengan Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, serta Marsekal Lapangan, Asim Munir. Pakistan disebut berperan sebagai mediator dalam proses gencatan senjata antara kedua negara.

"Mereka meminta saya untuk menahan kekuatan penghancur yang dikirim malam ini ke Iran, dan dengan syarat Republik Islam Iran menyetujui pembukaan Selat Hormuz secara lengkap, segera, dan aman, saya setuju untuk menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu," ujar Trump dalam pernyataan resmi, Selasa, 7 April 2026. 

Baca Juga:
Iran Buka Penuh Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Turun di Tengah Gencatan Senjata

Trump menegaskan bahwa gencatan senjata tersebut akan bersifat dua arah. Namun, ia tidak secara spesifik menyebut peran Israel yang sebelumnya turut melancarkan serangan terhadap Iran dan wilayah di Lebanon.

Ia juga menyebut Amerika Serikat telah mencapai berbagai tujuan militer yang dianggap penting, termasuk membuka peluang tercapainya kesepakatan damai jangka panjang di kawasan Timur Tengah.

Selain itu, Trump mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima proposal berisi 10 poin dari Iran yang dinilai berpotensi menjadi dasar negosiasi lanjutan.

"Periode dua minggu akan memungkinkan perjanjian tersebut untuk diselesaikan dan diwujudkan," kata Trump.

Baca Juga:
Krisis Minyak Global Imbas Konflik Iran-AS, Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH

Sementara itu, Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengonfirmasi adanya kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu dengan Amerika Serikat. 

Dalam pernyataan tersebut disebutkan bahwa kesepakatan dicapai dengan persetujuan Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei. Iran menyebut kesepakatan itu sebagai sebuah kemenangan, sekaligus membuka jalan menuju negosiasi lanjutan.

Pembicaraan damai direncanakan berlangsung di Islamabad, dengan tingkat kehati-hatian tinggi terhadap pihak Amerika Serikat. Iran juga membuka kemungkinan perpanjangan masa gencatan senjata apabila kedua pihak mencapai kesepakatan bersama.

Dewan tersebut menegaskan bahwa selama periode gencatan senjata, Iran tetap mempertahankan kesiapan militernya. Mereka juga mengingatkan bahwa setiap pelanggaran dari pihak lawan akan dibalas dengan kekuatan penuh.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, turut menegaskan bahwa operasi militer Iran akan dihentikan apabila serangan terhadap negaranya juga dihentikan.

Ia menambahkan bahwa selama masa gencatan senjata, jalur pelayaran melalui Selat Hormuz akan dibuka secara terbatas dengan koordinasi militer Iran serta mempertimbangkan aspek teknis keamanan.

Baca Sebelumnya

Dalberto Luan Belo Kembali, Arema FC Dapat Tambahan Amunisi Kala Menantang Persita Tangerang

Baca Selanjutnya

Penanganan Tambang Ilegal di Halsel Belum Tutup Celah, Aktivitas Kerap Lolos

Tags:

Amerika Serikat Donald Trump gencatan senjata Iran Mojtaba Khamenei Abbas Araghchi

Berita lainnya oleh Dendy Ganda Kusumah

Gabriel Silva Cetak Brace, Arema FC Kalahkan Persis Solo 2-0

18 April 2026 17:25

Gabriel Silva Cetak Brace, Arema FC Kalahkan Persis Solo 2-0

Jamu Persis Solo, Arema FC Andalkan Joel Vinicius Sebagai Ujung Tombak

18 April 2026 14:38

Jamu Persis Solo, Arema FC Andalkan Joel Vinicius Sebagai Ujung Tombak

Profil Kolese Kanisius: Jelang Seabad Almamater Tokoh Besar Indonesia

18 April 2026 12:50

Profil Kolese Kanisius: Jelang Seabad Almamater Tokoh Besar Indonesia

5 Fakta Menarik Tentang Brawl Stars Gems

17 April 2026 20:15

5 Fakta Menarik Tentang Brawl Stars Gems

Terancam Tak Bisa Jamu Persebaya di Kanjuruhan, Arema FC Lirik Bali

17 April 2026 08:47

Terancam Tak Bisa Jamu Persebaya di Kanjuruhan, Arema FC Lirik Bali

BNI Bantu Pasar Sawojajar Kota Malang Naik Kelas Jadi Pasar Modern Berbasis Digital

16 April 2026 13:45

BNI Bantu Pasar Sawojajar Kota Malang Naik Kelas Jadi Pasar Modern Berbasis Digital

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda