Ketua DPD I KNPI Jakarta: Hari Anak Nasional Bukan Seremoni, Saatnya Negara Akhiri Eksploitasi

Editor: T. Rahmat

23 Jul 2025 14:58

Thumbnail Ketua DPD I KNPI Jakarta: Hari Anak Nasional Bukan Seremoni, Saatnya Negara Akhiri Eksploitasi
Ketua DPD I KNPI Jakarta, Husnul Jamil. (Foto: Dok Pribadi)

KETIK, JAKARTA – Dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional, Ketua DPD I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi DKI Jakarta, Husnul Jamil, menyatakan dukungannya terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat perlindungan anak, sekaligus menyerukan agar komitmen itu tidak hanya berhenti di atas kertas.

Ia menegaskan bahwa eksploitasi anak dalam berbagai bentuk masih menjadi luka sosial yang membutuhkan keberanian kolektif untuk diselesaikan. Hal tersebut disampaikan Husnul pada awak media pada Rabu, 23 Juli 2025.

“Sebagai bagian dari elemen pemuda yang berada di sisi pemerintah, kami mengakui bahwa ada langkah-langkah penting yang telah dilakukan negara dalam membangun kerangka perlindungan anak. Namun, kita juga harus jujur bahwa berbagai bentuk eksploitasi anak masih berlangsung dan ini tidak boleh ditoleransi dalam bentuk apa pun,” ujar Husnul.

Menurutnya, keberpihakan negara terhadap anak-anak harus hadir tidak hanya dalam kebijakan normatif, tapi juga dalam implementasi yang konkret dan menjangkau kelompok paling rentan. Praktik-praktik seperti pekerja anak, pemanfaatan anak untuk kepentingan ekonomi jalanan, hingga kekerasan dalam institusi pendidikan, harus direspons dengan tindakan tegas, bukan sekadar imbauan.

Baca Juga:
Dorong Dampak Nyata, Bupati Situbondo Resmikan Program Inovatif untuk Perempuan dan Anak

Husnul menekankan bahwa tugas melindungi anak bukan hanya tanggung jawab Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau Dinas Sosial, melainkan tanggung jawab bersama lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan seperti KNPI.

“Kami berada di pihak pemerintah, tetapi itu justru membuat kami memiliki tanggung jawab moral untuk mengingatkan: anak-anak bukan objek pembangunan, mereka adalah subjek utama masa depan bangsa. Perlindungan terhadap mereka adalah ukuran keberadaban kita sebagai negara,” kata Husnul dengan penuh keyakinan.

Husnul juga mendorong agar pendekatan berbasis komunitas diperkuat, khususnya di wilayah perkotaan seperti Jakarta, di mana kerentanan sosial dan tekanan ekonomi seringkali menjerat anak-anak ke dalam ruang eksploitasi yang sulit terlihat secara kasat mata. Ia menilai penting adanya sinergi antara kebijakan negara dan gerakan masyarakat sipil dalam menciptakan ekosistem yang aman dan adil bagi tumbuh kembang anak.

“Momentum Hari Anak Nasional harus kita jadikan alarm kebijakan. Pemerintah sudah di jalur yang tepat, tapi tantangannya belum selesai. Kita harus bergerak lebih cepat, lebih berani, dan lebih berpihak,” pungkas Husnul Jamil. (*)

Baca Juga:
KNPI DKI Jakarta Apresiasi Tarif Rp3.500 TransJabodetabek Rute Blok M–Soeta

Baca Sebelumnya

BCA Buka Program Pemagangan Bakti, Ini Syaratnya!

Baca Selanjutnya

Masyarakat Belum Rasakan Dampak Nyata dari Predikat Surabaya Kota Layak Anak

Tags:

KNPI Jakarta Hari Anak Nasional Husnul Jamil anak

Berita lainnya oleh T. Rahmat

Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

13 April 2026 12:33

Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

PP AMPG Gelar Bakti Sosial di Nagan Raya, Salurkan 130 Paket Sembako untuk Warga

6 April 2026 18:43

PP AMPG Gelar Bakti Sosial di Nagan Raya, Salurkan 130 Paket Sembako untuk Warga

Kolaborasi Bupati Safaruddin dan Jamaluddin Idham Dorong Kampung Nelayan Modern Abdya

6 April 2026 08:00

Kolaborasi Bupati Safaruddin dan Jamaluddin Idham Dorong Kampung Nelayan Modern Abdya

Jamaluddin Idham, dari Ketua DPD PDI-I Aceh Kini Jadi Bendahara Umum MPTT-I

3 April 2026 19:13

Jamaluddin Idham, dari Ketua DPD PDI-I Aceh Kini Jadi Bendahara Umum MPTT-I

Dari Pesisir yang Terlupa, Jamaluddin Idham Usul Kampung Nelayan di Aceh Jaya

2 April 2026 14:43

Dari Pesisir yang Terlupa, Jamaluddin Idham Usul Kampung Nelayan di Aceh Jaya

ATR/BPN Serahkan 33 Sertipikat untuk Rumah Ibadah di Sulawesi Tengah

1 April 2026 22:27

ATR/BPN Serahkan 33 Sertipikat untuk Rumah Ibadah di Sulawesi Tengah

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar