Gerakan Sedekah Networking ala Ketua IKA UIN Malang Hasanuddin Wahid

1 November 2026 17:07 1 Nov 2026 17:07

Nurul Aliyah, Gumilang

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Gerakan Sedekah Networking ala Ketua IKA UIN Malang Hasanuddin Wahid

M Hasanuddin Wahid, menyampaikan pidato perdananya usai dilantik sebagai Ketua IKA UIN Malang. (Foto: Aliyah/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Pengurus Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang resmi dilantik oleh Rektor UIN Malang, Prof. Ilfi Nur Diana pada Minggu, 1 November 2026 di Kampus 3.

Sekjen DPP PKB yang juga anggota DPR RI Dapil Malang Raya, M Hasanuddin Wahid didapuk sebagai Ketua IKA UIN Malang. Pria yang akrab disapa Cak Udin tersebut terus mendorong kontribusi nyata alumni.

Dalam momen ini, sejumlah alumni resmi menjadi bagian dari kepengurusan IKA UIN Maliki Malang yang diketuai oleh Hasanuddin Wahid. Pelantikan ini juga menjadi ruang perjanjian para alumni untuk bisa berkomitmen dalam pengembangan kampus.

Hasanuddin Wahid menekankan bahwa rasa cinta kepada almamater harus menjadi sumber gerak untuk aktif di IKA UIN Maliki Malang. Sehingga, target dari Rektor UIN Malang, di mana alumni bisa memberikan kontribusi nyata. 

"Saya tekankan yang pertama, energi cinta kepada almamater ini harus menjadi sumber gerak, sumber kita untuk aktif di IKA UIN Maliki Malang ini," ungkap pria yang juga Sekjen DPP PKB ini. 

Salah satu kontribusi alumni adalah penggalangan dana untuk pengembangan kampus. Hasanuddin menyampaikan bahwa semakin banyak relasi yang dimiliki oleh UIN Malang, dana atau investor akan datang sendiri.

Ia juga menyampaikan bahwa IKA UIN Maliki Malang bisa menjadi ruang gerakan bersama yang biasa disebut dengan sedekah networking.

Menurutnya sedekah networking alumni merupakan gerakan bersatu alumni dengan berbagai latar belakang ekonomi sosial.

Gagasan Sedekah Networking menjadi relevan di tengah realitas dunia profesional yang semakin kompetitif. Tidak sedikit alumni memiliki kapasitas akademik, kompetensi dan pengalaman yang memadai. Mereka belum sepenuhnya memperoleh akses terhadap peluang yang tersedia.

Di sisi lain, terdapat alumni yang telah menempati posisi strategis di berbagai sektor baik pemerintahan, dunia usaha, pendidikan, industri, maupun organisasi masyarakat. Sehingga, organisasi alumni menjadi fasilitator untuk memberikan ruang para alumni mendapatkan rekomendasi.

"Mari kita jadikan IKA UIN Maliki Malang, keluarga almamater UIN Malang ini menjadi dengan sebuah gerakan bersama yang kita sebut Sedekah Networking Alumni," jelas Hasanuddin Wahid.

"Kami semua punya latar belakang profesional yang bermacam-macam, latar belakang ekonomi sosial yang bermacam-macam. Ini semua yang bisa menjadi kekuatan kalau ini digerakkan dengan yang namanya sedekah networking alumni," tambahnya.

Hasanuddin juga menyebut bahwa dalam kegiatan reuni akbar ini, semua alumni membutuhkan kolaborasi dan rekomendasi. Sehingga, beberapa alumni yang memiliki profesi atau jejaring dunia kerja dapat memberikan rekomendasi kepada alumni lainnya.

Ia menegaskan bahwa alumni dapat bergerak dengan cinta untuk UIN Malang, bersama-sama membesarkan kampus. Hasanuddin Wahid menegaskan penguatan organisasi tidak hanya berorientasi pada konsolidasi internal, tetapi juga pemberdayaan ekonomi, pengembangan karier, dan perluasan kontribusi alumni di tingkat nasional maupun internasional.

Melalaui organisasi Ikatan Keluarga Alumni UIN Maliki Malang, Hasanuddin Wahid berkomitmen untuk dapat memperkuat jejaring para alumni demi mengembangkan almamater tercinta UIN Malang.(*)

Tombol Google News

Tags:

Ika Uin Malang UIN Maliki Malang UIN Malang Reuni Akbar Kampus Malang Alumni Uin Malang Sedekah Networking Cak Udin Ketua Ika Uin Malang