KETIK, MALANG – Unggahan video akun Instagram @moodpendidikan.co yang memperlihatkan aksi guru laki-laki saat menertibkan seragam siswi di SMKN 4 Malang viral dan memicu amarah warganet. Video berdurasi singkat itu menuai kecaman keras serta desakan pengusutan lantaran menarasikan dugaan sang guru membuka jilbab muridnya di lapangan sekolah.
"Tolong diusut gurunya. Saya sebagai ibu yang punya anak remaja perempuan tidak terima ya. Udah dididik menutup aurat sejak balita, giliran udah baligh ada oknum bernama pendidik tanpa adab buka-buka dan menampakkan aurat murid perempuannya di depan banyak orang," tulis akun @rimbi.story di kolom komentar.
Senada dengan hal tersebut, akun @iethanu.er turut menyayangkan tindakan dalam narasi yang beredar. "Kenapa sudah pakai hijab masih dirazia rambutnya, harusnya ditertibkan sebatas jangan sampai rambut terlihat saat berhijab aja kan," tulisnya.
Menanggapi gejolak di media sosial tersebut, Kepala SMKN 4 Malang, Gunawan Dwiyono, angkat bicara dan memberikan bantahan tegas. Ia memastikan bahwa narasi yang beredar sama sekali tidak benar dan tidak melalui proses verifikasi.
"Gak ada yang berani seperti itu. Berita di medsos itu bukan berita yang diverifikasi," tegas Gunawan, Rabu, 4 November 2026.
Gunawan menjelaskan, peristiwa sebenarnya dalam video tersebut adalah kegiatan razia kelengkapan seragam pramuka, khususnya mengecek penggunaan atribut hasduk yang kerap tertutup oleh kerudung siswi. Guru laki-laki yang bertugas hanya memastikan apakah atribut tersebut dikenakan dengan benar atau tidak.
"Dia sedang mengecek seragam pramuka memastikan apakah pakai hasduk atau tidak. Jadi tidak sampai melepas gitu ya istilahnya. Hanya nyingkap sedikit untuk memastikan penggunaan hasduk," pungkasnya.(*)
