KETIK, TULUNGAGUNG – Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini di Tulungagung tidak sekadar menjadi rutinitas upacara seremonial yang berlalu begitu saja. Pesan itu disampaikan oleh Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, Rabu, 28 Oktober 2026.
Mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”, Plt. Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, SM., M.M., menyampaikan pesan tegas bahwa sumpah masa lalu harus bertransformasi menjadi karya nyata di masa kini.
"Tantangan zaman yang kian kompleks, mulai dari disrupsi teknologi hingga persaingan global, membutuhkan lebih dari sekadar kecerdasan intelektual, melainkan karakter yang utuh," ujar Plt Bupati Tulungagung.
Dalam arahannya saat itu, Ahmad Baharudin juga membedah tiga nilai krusial yang wajib dimiliki oleh generasi muda Tulungagung untuk menghadapi masa depan:
1. Patriotisme Kontekstual
Bukan lagi tentang mengangkat senjata, melainkan bagaimana menjaga persatuan di tengah keberagaman, menaati aturan sosial, serta memberikan kontribusi positif sekecil apapun bagi daerah.
2. Kegigihan Tanpa Batas Mentalitas tahan banting yang tercermin dari kemauan untuk terus belajar, berinovasi, dan tidak mudah menyerah di tengah jalan.
3. Empati Sosial
Kepekaan untuk peduli terhadap sesama di tengah individualisme era digital, menjadikan teknologi sebagai alat pemersatu, bukan pemecah belah.Bijak Berteknologi, Produktif Berkarya
Isu digitalisasi turut menjadi sorotan tajam. Plt. Bupati mengingatkan agar kecanggihan teknologi dimanfaatkan secara produktif dan kritis.
"Ruang digital harus bersih dari hoaks dan ujaran kebencian, serta dialirkan menjadi wadah untuk melahirkan inovasi kreatif di bidang ekonomi, sosial, maupun budaya," pesannya.
Ajakan ini sekaligus menjadi angin segar bagi keterlibatan kaum muda di Tulungagung. Pemerintah daerah membuka seluas-luasnya ruang kolaborasi agar gagasan segar dari anak-anak muda dapat langsung diintegrasikan ke dalam pembangunan daerah.
Pada akhirnya, Sumpah Pemuda ke - 98 di Tulungagung meninggalkan satu pesan mendalam, perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil di lingkungan terdekat.
"Dengan semangat bersatu dan berkarya, pemuda Tulungagung siap membuktikan bahwa mereka adalah solusi bagi masa depan bangsa yang lebih bermartabat," tuturnya. (*)
