KETIK, SITUBONDO – Dalam upaya menindaklanjuti kebijakan pemerintah terkait dengan pemasokan telur, Asosiasi Peternak Layer Situbondo (APLS) dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyepakati harga acuan telur sebesar Rp27.500 per kilogram.
Roni Sugiarto Susiawan, Ketua APLS menyatakan bahwa kesepakatan yang diambil untuk periode tiga bulan ke depan ini merupakan langkah strategis untuk mendukung peternak lokal.
"Poin penting dalam kesepakatan ini, harga Rp27.500 per kilogram ditetapkan sebagai harga tetap yang arti harga ini tetap berlaku meskipun di pasar terjadi fluktuasi kenaikan maupun penurunan harga telur," jelas Roni, Kamis 9 Juli 2026.
Dengan penetapan harga ini, sambung Roni, peternak dipastikan mendapatkan nilai keuntungan yang cukup baik, yakni di atas 10 persen, yang dinilai realistis untuk keberlangsungan usaha.
"Pihak pengelola akan melakukan evaluasi setiap tiga bulan sekali untuk memastikan kesepakatan ini tetap relevan dan menguntungkan bagi kedua belah pihak," tegas Roni.
Selain membahas harga telur, sambung Roni, pihaknya menekankan pentingnya kepatuhan terhadap Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) seluruh dapur SPPG program MBG.
"IPAL adalah syarat mutlak yang harus dipersiapkan oleh seluruh mitra dapur, sesuai dengan penekanan dari pemerintah daerah dan pusat. Kita tidak bisa menghindar dari aturan tersebut. Saya yakin teman-teman mitra dapur sudah mempersiapkan hal itu, dan kita menyambut baik harapan pemerintah daerah maupun pusat," ujar Roni.
Pada kesempatan itu, Roni juga mengajak para mitra dapur yang belum tergabung dalam asosiasi untuk segera bergabung. Hal ini bertujuan agar koordinasi antar mitra, penerimaan informasi, serta diskusi terkait pengembangan usaha dapat berjalan lebih efektif dan bermanfaat bagi seluruh anggota. (*)
APLS dan SPPG Sepakati Harga Telur di Angka Rp27.500 per Kilogram
9 Juli 2026 13:19 9 Jul 2026 13:19
Heru Hartanto, Mustopa
Redaksi Ketik.com
Plt Kadisnakkan bersama Rony Ketua APLS saat dimintai komentar sejumlah wartawan di Pendopo Rakyat Situbondo, Kamis 9 Juli 2026 (Foto: Heru Hartanto/Ketik.com)
Tags:
APLS SPPG Harga telur situbondoBaca Juga:
Satu Tahun Mengabdi, SPPG Bako Parangai Perkuat Pelayanan Gizi dan Kepedulian SosialBaca Juga:
Dinas Pertanian Simeulue Uji Residu Pestisida Sayur dan Buah di Dapur MBG Awe KecilBaca Juga:
100 Hari Pimpin BGN, Sudaryono Ungkap Tutup 2.000 Dapur MBG BermasalahBaca Juga:
Tradisi Petik Laut, Wujud Syukur Nelayan Kilensari Situbondo atas Rezeki dan KeselamatanBaca Juga:
Stok Beras Nasional Oktober 2026 Capai 4,56 Juta Ton, Mentan Amran: Tertinggi Sepanjang SejarahBerita Lainnya oleh Heru Hartanto
3 November 2026 13:54
Tekan Angka Kemiskinan, Kecamatan Asembagus Gencarkan Pendataan Perlinsos
2 November 2026 11:50
Tim SAE Rutan Situbondo Lakukan Pengairan Benih Jagung Kristal
2 November 2026 10:01
Universitas Ibrahimy Sukorejo Situbondo MoU dengan Interkoneksi Lintas Profesi Hukum
1 November 2026 14:50
Pawai Budaya Anak Nusantara di Asembagus Jadi Ajang Pelestarian Budaya Bangsa
31 Oktober 2026 20:30
Ini Pesan Wakil Bupati Situbondo saat Melepas Pawai Santri Siswa-Siswi Madrasah Diniyah
