KETIK, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menerima rekomendasi pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada sejumlah tokoh bangsa menjelang peringatan Hari Pahlawan pada 10 November 2026.
Rekomendasi tersebut disampaikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat bertemu Prabowo di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 4 November 2026.
Pertemuan itu diunggah melalui akun resmi Sekretariat Kabinet.
Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan, rekomendasi yang disampaikan Fadli Zon merupakan hasil pembahasan Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK).
Menurut Teddy, usulan calon penerima gelar Pahlawan Nasional tersebut telah melalui proses penelitian dan pengkajian secara berjenjang sebelum disampaikan kepada Presiden.
Proses itu dimulai dari Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) di tingkat kabupaten/kota dan provinsi. Hasilnya kemudian diteruskan kepada Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP) Kementerian Sosial.
"Selanjutnya, hasil penelitian dan kajian tersebut dibahas dalam sidang Dewan GTK sebelum disampaikan sebagai rekomendasi kepada Presiden," kata Teddy dalam keterangannya.
Teddy menyebut, proses pemberian gelar tersebut merupakan bagian dari upaya negara untuk memberikan penghargaan atas jasa dan pengabdian para tokoh bangsa.
Selain itu, langkah tersebut juga menjadi bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan Indonesia.
Pertemuan Prabowo dan Fadli Zon berlangsung enam hari sebelum peringatan Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November.
Meski rekomendasi calon penerima gelar telah disampaikan, nama-nama tokoh yang diusulkan belum dirinci dalam keterangan Sekretariat Kabinet.(*)
