KETIK, SURABAYA – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mulai mematangkan persiapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2027 untuk Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Taruna. 

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat yang dipimpin Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, bersama seluruh kepala SMAN Taruna se-provinsi setempat pada akhir Oktober 2026.

Pertemuan ini dilakukan sebagai upaya memperkuat koordinasi dan menyelaraskan pemahaman antarsekolah terkait pelaksanaan penerimaan murid baru. Melalui pembahasan tersebut, setiap sekolah diharapkan memiliki kesiapan yang sama dalam menjalankan seluruh tahapan SPMB 2027.

Sejumlah hal menjadi fokus pembahasan, mulai dari kesiapan teknis pelaksanaan, penyelarasan mekanisme seleksi, hingga pembagian koordinasi antarsekolah. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses penerimaan berjalan secara terencana dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan ketertiban sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:
DPRD Jatim Berduka, Anggota Komisi A Sumardi Tutup Usia

Aries Agung Paewai menyampaikan bahwa pelaksanaan SPMB SMAN Taruna Jawa Timur pada 2027 dijadwalkan berlangsung lebih awal dibandingkan penerimaan murid baru pada sekolah reguler. Oleh karena itu, persiapan perlu dilakukan sejak dini agar seluruh tahapan dapat berjalan optimal.

"SPMB 2027 SMAN Taruna Jawa Timur akan dimulai lebih awal dari SPMB reguler, maka harus kami persiapkan dengan matang sejak awal," ujar Aries.

Ia menegaskan bahwa kejelasan mekanisme pada setiap tahapan menjadi hal penting dalam penyelenggaraan seleksi. Koordinasi bersama seluruh kepala SMAN Taruna juga akan terus diperkuat untuk memastikan pelaksanaan penerimaan murid baru berjalan sesuai dengan rencana.

Melalui persiapan tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur berharap proses SPMB 2027 SMAN Taruna dapat terlaksana secara optimal serta mampu menjaring calon murid yang memiliki potensi dan kualitas terbaik. (*)

Baca Juga:
DPRD-Pemprov Alokasikan Dana Cadangan Rp600 Miliar untuk Pilgub Jatim