KETIK, PACITAN – Komunitas Peduli Alam dan Sungai Ranu Grindulu menggandeng Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pacitan serta sejumlah pihak untuk menggelar Tukul Cross Country Run 2026. 

Event lari lintas alam sejauh 9 kilometer ini tidak hanya mengajak masyarakat berolahraga, tetapi juga membawa misi pelestarian lingkungan melalui pembagian bibit pohon kepada peserta.

Kegiatan bertema "Lari untuk Lestari" tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 29 November 2026, mulai pukul 06.00 WIB. 

Lokasinya berada di kawasan Bendungan Tukul, Desa Karanggede, Kecamatan Arjosari, Pacitan.

Ketua Panitia Tukul Cross Country Run, Wibowo Wilujeng, mengatakan kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati delapan tahun perjalanan Komunitas Ranu Grindulu sebagai komunitas yang bergerak dalam kepedulian terhadap alam dan sungai di Pacitan.

Baca Juga:
Unjuk Dukungan, Spanduk Cakades Pacitan Tampilkan Foto Mirip Kadis PUPR dan Staf Ahli Bupati

Menurutnya, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kampanye lingkungan dengan pendekatan olahraga. 

Peserta diajak menikmati keindahan alam di sekitar Bendungan Tukul sekaligus membangun kepedulian terhadap kelestarian ekosistem perairan.

"Selama 8 tahun berdiri, Komunitas Ranu Grindulu terus berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian alam dan kawasan sungai di Pacitan," katanya, Senin, 2 November 2026.

Berbeda dengan kegiatan lari pada umumnya, panitia juga menyiapkan aksi nyata penghijauan. 

Baca Juga:
Empat Titik Longsor di Pacitan Hari Ini, Rusak Rumah Warga hingga Talud Lapangan Voli

Seluruh peserta nantinya akan mendapatkan bibit pohon untuk ditanam kembali di lingkungan masing-masing.

Pembagian bibit tersebut diharapkan dapat memperluas dampak gerakan konservasi. 

"Tukul Cross Country Run bukan sekadar ajang adu ketahanan fisik, melainkan media kampanye simpatik untuk mengajak masyarakat peduli terhadap lingkungan. Kami percaya bahwa setiap langkah lari kita hari ini adalah komitmen untuk masa depan alam yang lebih hijau," ungkap Agus.

Panitia berharap, pesan pelestarian lingkungan tidak hanya berhenti di kawasan Bendungan Tukul, tetapi juga berlanjut hingga pekarangan rumah dan lingkungan tempat tinggal peserta.

Pemandangan kawasan Bendungan Tukul, Kecamatan Arjosari, Pacitan. Selain menjadi lokasi ajang lari lintas alam sejauh 9 kilometer, kegiatan Tukul Cross Country Run juga mengusung kampanye pelestarian lingkungan melalui pembagian bibit pohon kepada peserta.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Pacitan, Tri Ascaryo, mengapresiasi inisiatif Ranu Grindulu yang menggabungkan kegiatan olahraga dengan gerakan pelestarian lingkungan. 

Menurutnya, kegiatan penanaman pohon tersebut sangat tepat dilakukan menjelang musim penghujan.

Momentum memasuki musim penghujan dinilai menjadi waktu yang baik untuk menggerakkan penanaman pohon. 

"Ketersediaan air hujan saat ini diharapkan dapat membantu proses pertumbuhan bibit yang ditanam sehingga gerakan penghijauan bisa memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan," imbuhnya.

Tri mengatakan, PUPR turut mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut, khususnya melalui koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo, guna mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan.

Kolaborasi ini juga melibatkan komunitas lari Pacitan Runners, serta Pemerintah Desa Karanggede.

"Selain mengampanyekan pelestarian lingkungan, kegiatan ini diharapkan dapat memperkenalkan kawasan Bendungan Tukul sebagai ruang aktivitas olahraga luar ruangan," ungkapnya. 

Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai ruang publik berbasis ekowisata tanpa mengabaikan fungsi utama bendungan dan kelestarian lingkungan sekitarnya.

Berdasarkan informasi panitia, Tukul Cross Country Run 2026 mengambil jarak tempuh 9 kilometer dengan rute mengelilingi kawasan Bendungan Tukul. 

Peserta akan mendapatkan sejumlah fasilitas, mulai dari jersey, BIB, goodie bag, medali finisher, tiga water station, refreshments, doorprize, bibit buah, dokumentasi hingga hiburan.

Pendaftaran peserta dibuka mulai 26 Oktober hingga 2 November 2026 dengan biaya Rp170.000. 

Panitia menyebut pendaftaran dapat ditutup sewaktu-waktu apabila kuota peserta telah terpenuhi.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran dan kegiatan Tukul Cross Country Run 2026, dapat menghubungi narahubung panitia 0853 3677 3888 atau 0822 4558 5387.(*)