KETIK, SAMPANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang bersama jajaran pemangku kepentingan memfasilitasi pemulangan seorang warga Sampang berinisial UH (35), yang diduga menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Arab Saudi.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sampang, Iqbal, membenarkan bahwa pihak Kejari Sampang menjemput langsung korban di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur, pada Senin, 2 November 2026. Penjemputan didampingi oleh Kepala Subbagian Pembinaan serta Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Sampang.

"Kami juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait yang turut hadir dalam proses penjemputan korban, yaitu perwakilan BP3MI Jawa Timur, perwakilan KP2MI, serta pihak keluarga korban," ujarnya, Selasa, 3 November 2026.

Ia menjelaskan, rombongan yang membawa korban bertolak dari Bandara Internasional Juanda menuju Kabupaten Sampang sekitar pukul 11.10 WIB.

Rombongan tiba di tempat tujuan pada sore harinya dan mendapat penyambutan dari pemerintah daerah setempat.

Baca Juga:
Kejari Sampang Ungkap Kerugian Kasus Korupsi BLUD RSMZ Lebih Besar dari Dugaan Awal, Capai Rp5 Miliar

"Rombongan bersama korban dan pihak keluarga tiba di Pendopo Kabupaten Sampang sekitar pukul 14.00 WIB dan disambut langsung oleh Bupati Sampang," tuturnya.

Menurut Mohammad Iqbal, begitu menerima laporan terkait dugaan kasus TPPO tersebut, pihaknya langsung mengambil tindakan taktis. Kejari Sampang melakukan koordinasi intensif dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI serta perwakilan diplomatik Indonesia di Arab Saudi untuk melacak keberadaan UH.

"Berkat koordinasi dengan Kejagung dan perwakilan kita di Arab Saudi, keberadaan korban akhirnya terlacak," ungkapnya. 

Ia menambahkan, proses pemulangan UH berjalan lancar berkat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, khususnya dalam percepatan penerbitan dokumen administrasi yang dibutuhkan.

Baca Juga:
Tiga Tahun Korupsi BLUD Terbongkar, Kejari Sampang Tahan Bendahara RSMZ Atas Kerugian Rp5 Miliar

"Segala dokumen administrasi yang dibutuhkan langsung dikebut tanpa hambatan dan pemulangan berjalan lancar," katanya. (*)