KETIK, MALANG – Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Malang menyabet penghargaan sebagai Fakultas Paling Inovatif dari Rektor UIN Malang pada kegiatan Sidang Senat Terbuka UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam rangka Dies Natalis ke-65, Rabu, 28 Oktober 2026.
Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag., menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bentuk di mana Fakultas Syariah telah menciptakan beberapa trobosan yang unik.
Ia menjelaskan bahwa trobosan tersebut mulai dari Family Corner yang dibentuk menjadi satu unit untuk pengabdian banyak dosen. Family Corner hadir sebagai tempat konsultasi terkait keluarga. Unit ini juga membawahi mahasiswa dalam program Bimbingan Remaja Usia Nikah (BRUN) dan juga pembimbingan remaja usia nikah serta konselor sebaya.
"Family Corner itu menerima segala bentuk konsultasi, kemudian pendampingan keluarga, kemudian mereka yang mau konsultasi keluarga, kemudian juga membawahi mahasiswa dengan programnya Brun, pembimbingan remaja usia nikah, kemudian konsuler sebaya, dan lain-lain," ujar Prof. Umi Sumbulah.
Selain itu, unit Family Corner yang membuat Fakultas Syariah meraih penghargaan Fakultas Paling inovatif.
Baca Juga:
Akademisi Fakultas Syariah UIN Malang Tembus Forum Internasional, Perluas Jejaring ke Malaysia, Thailand, Hingga SingapuraUmi Sumbulah menuturkan bahwa Fakultas Syariah juga telah menjadi fakultas hukum terbaik keempat di Indonesia yang memiliki jurnal terindeks Scopus, yakni De Jure dan Jurisdictie.
Tak hanya sampai di situ, ia juga menuturkan bahwa jurnal terindeks Scopus milik Fakultas Syariah telah terakreditasi Sinta 1. Serta, SCImago Journal Rank (SJR) kedua jurnal internasional tersebut juga meningkat.
"Kemudian juga ada peningkatan grade jurnal yang terindeks Scopus itu dua-duanya itu menjadi terakreditasi Sinta 1, kemudian SJR-nya juga naik semuanya. 0,8 dan yang satu adalah 0,4. Jadi itu target yang sitasinya naik, SJR-nya juga naik," ungkap Prof. Umi Sumbulah.
Baca Juga:
Dorong Mahasiswa Kritis, UIN Malang Gelar Dialog Kebangsaan Bersama Tiyo ArdiantoMenurut Umi Sumbulah, pencapaian ini adalah hasil dari kerja sama semua sivitas akademika Fakultas Syariah UIN Malang. Sehingga, pencapaian ini juga merupakan prestasi bersama.
"Penghargaan ini adalah capaian selama satu tahun. Jadi saya kira ini kerja yang panjang, kemudian juga kerja bersama, tidak kerja orang per orang, tetapi kerja bersama seluruh sivitas, seluruh keluarga besar Fakultas Syariah. Jadi karena ini adalah kerja bersama, maka ini adalah prestasi untuk bersama," pungkasnya.
Kebahagiaan juga disampaikan oleh Wakil Dekan III Fakultas Syariah UIN Malang, Dr. H. Miftahul Huda, S.H.I., M.H. Ia menyampaikan rasa syukur atas pencapaian sebagai Fakultas Paling Inovatif di tahun 2026.
"Alhamdulillah, Fakultas Syariah meraih prestasi sebagai Fakultas Paling Inovatif. Ini adalah kebanggaan sekaligus hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh warga fakultas. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi, berkarya, dan memberikan layanan terbaik," tuturnya.
Melalui penghargaan Fakultas Paling Inovatif, Fakultas Syariah UIN Malang berkomitmen untuk terus mengembangkan kreativitas dalam menghadirkan trobosan sebagai fasilitas perkuliahan yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh sivitas akademika Fakultas Syariah UIN Malang.(*)