KETIK, HALMAHERA SELATAN – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Sambiki, Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, menyalurkan makanan tambahan kepada 160 bayi dan balita sebagai upaya pencegahan stunting sejak dini.
Kegiatan yang berlangsung Kamis 15 Oktober 2026 itu menyasar anak-anak dari dua pos pelayanan terpadu (Posyandu), yakni Cempaka 1 dan Cempaka 2.
Penyerahan makanan tambahan dilakukan langsung oleh Ketua TP PKK Desa Sambiki sekaligus Bunda Posyandu, Darna Haerudin.
Program tersebut merupakan bentuk perhatian PKK terhadap pemenuhan gizi anak, terutama pada masa pertumbuhan yang membutuhkan asupan makanan bergizi dan pemantauan kesehatan secara rutin.
Darna menekankan bahwa keberhasilan menjaga tumbuh kembang generasi muda sangat bergantung pada kepedulian keluarga dalam membangun kebiasaan hidup sehat.
"Kami ingin memastikan setiap anak mendapatkan perhatian yang baik, terutama dalam pemenuhan gizi. Pencegahan stunting harus dimulai dari rumah, dengan dukungan orang tua dan lingkungan sekitar," ujarnya.
Selain pemberian makanan tambahan, Darna mengingatkan pentingnya memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan dasar sebagai sarana pemantauan perkembangan bayi dan balita.
"Posyandu bukan hanya tempat menimbang berat badan anak, tetapi juga menjadi ruang bagi para ibu untuk memperoleh pengetahuan tentang kesehatan dan pertumbuhan buah hati mereka," katanya.
Menurutnya, upaya perbaikan kualitas kesehatan anak memerlukan kerja sama pemerintah desa, kader posyandu, dan masyarakat agar pelaksanaannya berjalan berkelanjutan.
Darna berharap perhatian terhadap kesehatan generasi muda terus menjadi prioritas bersama, sehingga setiap anak memperoleh kesempatan tumbuh dan berkembang secara optimal.
"Harapan kami, anak-anak Sambiki tumbuh sehat, kuat, dan memiliki masa depan yang baik. Karena itu, perhatian terhadap kebutuhan mereka harus menjadi tanggung jawab bersama," tuturnya.
