Senter dan Karung Jadi Andalan, Pasar Tako Siang di Obi Tetap Berjalan

Jurnalis: Riman La Maulia
Editor: Mursal Bahtiar

25 Mar 2026 21:37

Thumbnail Senter dan Karung Jadi Andalan, Pasar Tako Siang di Obi Tetap Berjalan
Suasana pasar Tako Siang di Obi tidak ada fasilitas penerangan Rabu 25 Maret 2026 (Foto: Riman/Ketik.com)

KETIK, HALMAHERA SELATAN – Aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, berlangsung dalam pola yang tak biasa.

Berdasarkan pantauan di lapangan pada Rabu 25 Maret 2026, Pasar Tako Siang yang berlokasi di Suwering, Desa Akegual, mulai beroperasi sejak dini hari, tepatnya pukul 03.00 WIT hingga sekitar pukul 06.30 WIT.

Pasar ini tidak beroperasi setiap hari. Pantauan menunjukkan, Pasar Tako Siang hanya berlangsung dua kali dalam sepekan, yakni setiap Rabu dan Sabtu. Dalam dua hari itu, pasar menjadi titik temu utama aktivitas jual beli warga.

Dalam rentang waktu singkat tersebut, pasar terlihat hidup. Pedagang dan pembeli berinteraksi di tengah suasana yang masih gelap. Namun selepas pukul 06.30 WIT, aktivitas mendadak berhenti. Pasar yang oleh warga dikenal sebagai Pasar Takut Siang itu seketika lengang, seolah hanya hidup dalam fase subuh menuju pagi.

Baca Juga:
Nasyir Koda Ingin Bangunan Warga Halmahera Selatan Cepat Legal

Mayoritas pedagang merupakan ibu-ibu yang menjajakan sayur mayur dan ikan hasil kebun serta tangkapan sendiri. Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi berjualan yang masih sangat sederhana.

Foto Suasana pagi para pengunjung mulai berkurang.
( Foto Riman/ketik)Suasana pagi para pengunjung mulai berkurang. (Foto: Riman/Ketik.com)

Para pedagang menggelar dagangan di atas tanah, hanya beralaskan karung bekas. Hasil jualan pun diletakkan di atas karung yang sama agar tidak langsung bersentuhan dengan tanah.

Keterbatasan fasilitas menjadi persoalan utama. Tidak adanya penerangan membuat aktivitas jual beli berlangsung dalam kondisi gelap gulita. Para pedagang hanya mengandalkan senter pribadi sebagai sumber cahaya.

Baca Juga:
Sianida di Halmahera Selatan Hanya Lewat Satu Tangan

“Biasanya kami datang masih gelap, jadi masing-masing bawa senter untuk melihat jualan,” ungkap Wa Nona salah satu pedagang ketika dikonfirmasi.

Situasi ini memperlihatkan bagaimana aktivitas ekonomi tetap berjalan meski dengan sarana yang minim. Di tengah keterbatasan tersebut, para pedagang berharap adanya perhatian dari Pemerintah.

“Kami memohon kepada Pemerintah Desa Akegula, Kecamatan Obi, dan Kabupaten Halmahera Selatan agar bisa memasang lampu penerangan di sekitar pasar Tako Siang,” harap Wa Nona.

Di lain sisi Pasar Tako Siang menjadi gambaran nyata denyut ekonomi masyarakat desa yang bertahan dalam kondisi terbatas.

Dari hasil pantauan tersebut, terlihat bahwa pasar tradisional ini memiliki peran penting sebagai ruang distribusi hasil kebun dan tangkapan laut warga, meski hanya beroperasi terbatas dalam sepekan.

 

Baca Sebelumnya

Suwar-Suwir hingga Prol Tape, Oleh-Oleh Khas Jember Ini Diburu Pemudik Saat Arus Balik

Baca Selanjutnya

Pemkab Bandung Optimalkan Gali Potensi PAD Sektor Pajak dan Aset Daerah

Tags:

OBI Halmahera Selatan Pasar Tako Siang Desa Akegula Harapan Pedagang kaki lima Kecamatan Obi Maluku Utara

Berita lainnya oleh Riman La Maulia

Soft Opening Gedung Baru Puskesmas Jikohay, Layanan Kesehatan Resmi Dimulai

6 April 2026 17:06

Soft Opening Gedung Baru Puskesmas Jikohay, Layanan Kesehatan Resmi Dimulai

Banjir Berulang di Obi, Ketua MPC Pemuda Pancasila Desak Pemerintah Periksa Aktivitas Perusahaan

8 Maret 2026 22:58

Banjir Berulang di Obi, Ketua MPC Pemuda Pancasila Desak Pemerintah Periksa Aktivitas Perusahaan

Kerugian Petani Membengkak, Banjir Berulang di Obi Seret Nama PT Poleko Yubarsons

4 Maret 2026 11:15

Kerugian Petani Membengkak, Banjir Berulang di Obi Seret Nama PT Poleko Yubarsons

Bara Lama 2016 Kembali Disulut, PT Poleko Didesak Angkat Kaki dari Obi Jika Tak Penuhi Tuntutan

27 Februari 2026 03:14

Bara Lama 2016 Kembali Disulut, PT Poleko Didesak Angkat Kaki dari Obi Jika Tak Penuhi Tuntutan

Warga Obi Segel Kantor PT Poleko Yubarsons, Tuntut Tanggung Jawab Kerusakan Hutan

25 Februari 2026 21:30

Warga Obi Segel Kantor PT Poleko Yubarsons, Tuntut Tanggung Jawab Kerusakan Hutan

Dinilai Janggal, KNPI Halsel Minta Pemda Bertindak Hentikan Aktivitas PT Poleko di Obi

23 Februari 2026 18:45

Dinilai Janggal, KNPI Halsel Minta Pemda Bertindak Hentikan Aktivitas PT Poleko di Obi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H