Respons Pemkab Gresik Temuan Mikroplastik pada Ibu Hamil, Sebut Sudah Ada Perda

Jurnalis: Daniel Andayawan
Editor: Rahmat Rifadin

5 Des 2025 16:31

Thumbnail Respons Pemkab Gresik Temuan Mikroplastik pada Ibu Hamil, Sebut Sudah Ada Perda
Wanita Pekerja Sampah di TPA Ngipik, Gresik Sedang Memilah Sampah Yang Akan Dijadikan RDF (Foto : Daniel Andayawan/Ketik.com)

KETIK, GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) merespons temuan mengejutkan dari riset Ecological Observation and Wetland Conservations (Ecoton) bersama Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) mengenai paparan mikroplastik pada sampel ibu hamil dan pekerja sampah perempuan di wilayahnya.

Meski mengakui temuan ini sebagai alarm penting bagi kesehatan publik, upaya yang diklaim pemerintah daerah masih terkesan belum memadai untuk menanggulangi risiko paparan yang masif.

Kepala DLH Gresik, Sri Subaidah, menyatakan bahwa pemkab telah berupaya melakukan pengurangan plastik sekali pakai.

Upaya ini disebutnya diwujudkan melalui Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Gresik Nomor 3 Tahun 2021 yang membatasi penggunaan plastik sekali pakai pada ritel modern dan tradisional, serta kewajiban bagi pelaku usaha untuk menyediakan alternatif ramah lingkungan.

Baca Juga:
Ratusan Pelajar Ramaikan Gress of Champions Vol. 2 di Gresik, Perebutkan Piala Bupati 2026

"Ini sudah kita terapkan di ritel-ritel modern, swalayan, dan lainnya. Dan ini merupakan salah satu upaya," katanya.

Namun demikian, pengakuan Sri bahwa masyarakat sangat berisiko terpapar bahaya plastik lantaran penggunaannya yang tak terhindarkan dalam kehidupan sehari-hari, seolah menegaskan bahwa regulasi yang ada belum memberikan dampak yang signifikan.

"Kita semua terpapar mikroplastik mulai dari ban, baju, maupun botol minuman plastik. Serta kosmetik sekarang yang memakai tempat dari plastik," jelasnya.

Sebelumnya, hasil riset tersebut menunjukkan bahwa sampel penelitian ibu hamil dan pekerja sampah perempuan di Gresik positif mengandung partikel senyawa plastik di dalamnya.

Baca Juga:
Wagub Emil Hadiri Groundbreaking PT Geabh, Investasi Rp5,4 Triliun Dorong Hilirisasi Industri Kimia Jatim

Akademisi UNAIR, dr. Lestari Sudaryanti, telah secara tegas mengingatkan pemerintah daerah agar tidak abai. Lestari menekankan bahwa dampak mikroplastik tidak hanya menyebabkan gangguan kesehatan tubuh kelompok perempuan, tetapi juga mengancam kelangsungan generasi yang akan datang.

Alih-alih memaparkan strategi yang lebih komprehensif dan mendesak untuk mengatasi sumber pencemaran, Sri Subaidah justru menutup penjelasannya dengan memberikan saran yang bersifat personal kepada masyarakat untuk mengurangi paparan mikroplastik.

Saran tersebut meliputi mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menghindari memanaskan makanan dalam wadah plastik, menggunakan pakaian berbahan alami, dan menyaring air minum.

"Meskipun sulit dihindari sepenuhnya, kita bisa mengurangi paparan mikroplastik dengan langkah-langkah itu," pungkasnya. (*)

Baca Sebelumnya

Volume Penumpang di Stasiun KAI Daop 7 Madiun Tembus 474.945 Pelanggan,

Baca Selanjutnya

Teater Cloth Angkat Suara Rakyat Lewat Pementasan ‘Asal Bunyi’ di Dies Natalis FE Unesa

Tags:

gresik Wanita Pekerja Sampah Gresik DLH Gresik

Berita lainnya oleh Daniel Andayawan

Ratusan Pelajar Ramaikan Gress of Champions Vol. 2 di Gresik, Perebutkan Piala Bupati 2026

9 April 2026 20:47

Ratusan Pelajar Ramaikan Gress of Champions Vol. 2 di Gresik, Perebutkan Piala Bupati 2026

Kadin Gresik-Jatim Dorong Insentif Industri Imbas Konflik Timur Tengah

1 April 2026 19:07

Kadin Gresik-Jatim Dorong Insentif Industri Imbas Konflik Timur Tengah

Tradisi Pasar Bandeng Gresik, Ikan 19 Kg Dilelang Rp50 Juta di Tengah Kirab Budaya WBTb

17 Maret 2026 14:24

Tradisi Pasar Bandeng Gresik, Ikan 19 Kg Dilelang Rp50 Juta di Tengah Kirab Budaya WBTb

Pertama di Gresik! Gressmall Hadirkan Giri Elevation Courts, Fasilitas Olahraga Basket Indoor yang Buka 24 Jam

11 Maret 2026 10:59

Pertama di Gresik! Gressmall Hadirkan Giri Elevation Courts, Fasilitas Olahraga Basket Indoor yang Buka 24 Jam

Diduga Ancam Petugas JNT dengan Celurit, Seorang Pria di Gresik Diamankan Polisi

9 Maret 2026 21:20

Diduga Ancam Petugas JNT dengan Celurit, Seorang Pria di Gresik Diamankan Polisi

Peringati Malam Nuzulul Quran, SMPN 1 Gresik Bagikan 2.000 Takjil Ke Pengendara

8 Maret 2026 07:48

Peringati Malam Nuzulul Quran, SMPN 1 Gresik Bagikan 2.000 Takjil Ke Pengendara

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar